Sabtu, 11 Januari 2020

Ayo Main ke Kerinci!

Gunung Kerinci di Jambi menyimpan segudang eksotika dan keindahan untuk berwisata. Berbagai sudutnya indah untuk diabadikan. Ayo, ke Kerinci!

Sejumlah wahana, villa, dan berbagai area wisata menjadi magnet sendiri  untuk kita eksplorasi di Kerinci. Berlibur di Kerinci tidak cukup rasanya hanya dalam satu hari. Berusahalah jauh-jauh hari mencari penginapan yang akan membuat Anda nyaman.

Salah satu homestay yang sedang viral di media sosial, Swarga Lodge. Bangunan yang khas dan unik berbentuk segitiga berwarna cokelat, ukiran tadisional dengan sentuhan bergaya Eropa. Mengusung tema 'back to nature', area ini menawarkan penginapan sekaligus panorama keindahan Gunung Kerinci dan hamparan kebun teh dari kawasan wisata Kayu Aro yang dijuluki oleh warga setempat sebagai 'Puncak Rindu'.

Di kawasan yang sama anda juga dapat menyewa homestay Family, Bintang Kerinci Hotel. Di balik jendela penginapan, Anda dapat mengintip mahakarya tuhan dengan mata telanjang. Untuk menikmati keindahan daratan tinggi sekitar kaki Gunung Kerinci, Anda dapat berkeliling  menggunakan sepeda motor, rental mobil atau menyewa odong-odong kereta api.

Apa yang dapat anda nikmati di sana? Dari yang paling ujung barat terdapat air terjun Telun Berasap, sempatkan untuk mengililing Rawa Bento dengan perahu, bercengkrama sejenak dengan keluarga di taman Aroma Pecco, agrowisata di kawasan pabrik kebun teh, atau apabila anda punya lebih banyak waktu dan tenaga lebih baik mendaki dua mahkota wisata Kerinci, yaitu Danau Gunung Tujuh sebagai danau tertinggi di Asia Tenggara, dan Gunung Kerinci sebagai atap pulau Sumatera.

Dari kawasan Gunung Kerinci, beranjak ke Danau Kerinci, posisinya dihubungkan oleh Kota Sungai Penuh dan sebuah jembatan sepanjang 800 meter, dengan konstruksi cakar ayam. Jembatan ini diberi nama Jembatan Kerinduan.

Awal mulanya berfungsi untuk mengatasi banjir, lama kelamaan tempat ini menjadi tempat bertemunya warga untuk saling melepas rindu, berkreasi, berfoto, mancing ikan, hingga santai sejenak untuk makan-makan. Hanya dengan jarak 5 KM, anda akan sampai di kawasan wisata, Danau Kerinci.

Satu Danau Kerinci menumbuhkan puluhan wisata, Jika anda bermaksud  mengunjungi pusat keramaian dan Museum Kerinci bisa datang ke Sanggaran Agung. Ketika Anda ingin merasakan suasana sawah, pondok bebatuan serta keunikan pohon-pohon besar di pinggir danau datanglah ke Pantai Pasir Panjang, Taman Husein, serta Ujung Pasir.

Apabila ingin makan di warung yang pondoknya langsung di atas danau layaknya rumah makan terapung bisa anda temui di Desa Pidung dan Pulau Tengah. Ketika anda ingin mencebur merasakan sensasi mandi di danau Kerinci ada di Koto Petai, di sana airnya dangkal, tenang dan ombak akan datang menjelang sore. Kini pinggir danau Koto Petai disediakan fasilitas seluncur, ban renang, serta kapal besar untuk keliling dan mengakrabkan diri dengan Danau Kerinci.

Selain mandi anda juga dapat mengail ikan dan mencari berbagai jenis seafood. Kawasan danau Kerinci dan gunung Kerinci disesaki oleh pengunjung. Menjadi tugas besar masyarakat dan pemerintah daerah Kerinci untuk mempromosikan wisata Kerinci ke kota-kota besar.

Dengan potensi besar dan nilai tambah wisata yang masih alami, serta diferensiasi dengan daerah wisata terdekat lainnya seperti Sumetera Barat yang mengandalkan pada laut dan pantai. Kerinci  menawarkan pilihan yang berbeda.

Kini, warga mulai berlomba-lomba mengemas wisata terbaru yang membuat anda terpanggil untuk datang ke Kerinci, sejumlah wisata seperti Air Terjun Talang Kemulun, Air Terjun Pancuran Rayo, Taman Pertiwi, Danau Lingkat, Puncak Kerinci, dan Bukit Khayangan serta sejumlah wisata yang akan terus bertambah dan bertambah lagi.

Sekarang tinggal apalagi, ayo ke Kerinci.

Cara 'Merakyat' Bos Virgin Airlines Hadapi Keluhan Soal Menu di Pesawat

Penumpang pesawat tentu ingin layanan prima dari maskapai. Keluhan soal makanan lumrah terjadi. Ada pelajaran menarik dari bos Virgin Airlines, Sir Richard Branson.

Menangani keluhan penumpang pesawat, apalagi soal makanan tentu tidak sembarangan caranya. Sikap maskapai bisa membuat urusan jadi beres atau justru tambah runyam.

Sebuah kasus keluhan penumpang soal menu makanan di pesawat dan sempat viral di media sosial, melibatkan maskapai Virgin Airlines milik Sir Richard Branson. Mungkin ini bisa jadi pelajaran bagaimana sebaiknya maskapai bersikap.

Dihimpun detikTravel, Kamis (18/7/2019) dari berbagai sumber, begini ceritanya:

Ini adalah kasus antara maskapai Virgin Airlines milik jutawan Sir Richard Branson dengan penumpang yang akhirnya tidak disebut namanya. Kasus ini heboh pada awal Januari 2009, alias 10 tahun lalu.

Si penumpang membuat surat yang viral di media sosial mengenai pengalaman terbang naik Virgin Airlines dari Mumbai, India ke Heathrow, London pada 7 Desember 2008. Dia mendapatkan makanan dalam penerbangan yang kualitasnya sangat buruk.

Sejumlah foto pun menyertai surat yang viral ini. Ada kue yang entah kenapa dikasih kacang polong, lalu ada bahan makanan yang tidak jelas antara keju, yoghurt atau mustard dan biskuit pun dibungkus plastik bening yang tidak pantas. Foto-fotonya menunjukan kalau makanan di Virgin Airlines tampak menjijikan.

Gaya tulisan yang nyinyir sekaligus mengenaskan membuat pembacanya antara kasihan dan ingin tertawa geli. Perpaduan semua ini membuat urusan makanan di pesawat ini menjadi heboh sampai ditulis berbagai media internasional, misalnya Telegraph dari Inggris.

Lantas apa yang terjadi dengan si penumpang ini, apakah dia dituntut ke pengadilan? Apakah Virgin Airlines marah dan emosional?

Paul Charles, Direktur Corporate Communication Virgin Airlines kepada media mengatakan, bos mereka Sir Richard Branson turun tangan langsung. Ke pengadilan? Bukan! Branson meresponsnya justru dengan cara yang 'merakyat', menelepon langsung si penumpang dan malah berterima kasih. Lho?

Iya, Branson berterima kasih karena surat kritik yang nyinyir itu menurutnya konstruktif untuk perbaikan kualitas maskapai. Pihak Virgin Airlines meminta maaf karena penumpang kecewa dengan makanan di pesawat. Virgin mengatakan menu tersebut sebenarnya populer untuk rute penerbangan ke India dan makanannya dapat penghargaan.

Keluhan penumpang yang viral di media sosial, bisa menjadi krisis kehumasan. Kalau disikapi dengan kepala yang dingin, tentu akan bisa dicapai solusi yang baik untuk semua pihak.

Ayo Main ke Kerinci!

Gunung Kerinci di Jambi menyimpan segudang eksotika dan keindahan untuk berwisata. Berbagai sudutnya indah untuk diabadikan. Ayo, ke Kerinci!

Sejumlah wahana, villa, dan berbagai area wisata menjadi magnet sendiri  untuk kita eksplorasi di Kerinci. Berlibur di Kerinci tidak cukup rasanya hanya dalam satu hari. Berusahalah jauh-jauh hari mencari penginapan yang akan membuat Anda nyaman.

Salah satu homestay yang sedang viral di media sosial, Swarga Lodge. Bangunan yang khas dan unik berbentuk segitiga berwarna cokelat, ukiran tadisional dengan sentuhan bergaya Eropa. Mengusung tema 'back to nature', area ini menawarkan penginapan sekaligus panorama keindahan Gunung Kerinci dan hamparan kebun teh dari kawasan wisata Kayu Aro yang dijuluki oleh warga setempat sebagai 'Puncak Rindu'.

Di kawasan yang sama anda juga dapat menyewa homestay Family, Bintang Kerinci Hotel. Di balik jendela penginapan, Anda dapat mengintip mahakarya tuhan dengan mata telanjang. Untuk menikmati keindahan daratan tinggi sekitar kaki Gunung Kerinci, Anda dapat berkeliling  menggunakan sepeda motor, rental mobil atau menyewa odong-odong kereta api.

Apa yang dapat anda nikmati di sana? Dari yang paling ujung barat terdapat air terjun Telun Berasap, sempatkan untuk mengililing Rawa Bento dengan perahu, bercengkrama sejenak dengan keluarga di taman Aroma Pecco, agrowisata di kawasan pabrik kebun teh, atau apabila anda punya lebih banyak waktu dan tenaga lebih baik mendaki dua mahkota wisata Kerinci, yaitu Danau Gunung Tujuh sebagai danau tertinggi di Asia Tenggara, dan Gunung Kerinci sebagai atap pulau Sumatera.

Dari kawasan Gunung Kerinci, beranjak ke Danau Kerinci, posisinya dihubungkan oleh Kota Sungai Penuh dan sebuah jembatan sepanjang 800 meter, dengan konstruksi cakar ayam. Jembatan ini diberi nama Jembatan Kerinduan.

Awal mulanya berfungsi untuk mengatasi banjir, lama kelamaan tempat ini menjadi tempat bertemunya warga untuk saling melepas rindu, berkreasi, berfoto, mancing ikan, hingga santai sejenak untuk makan-makan. Hanya dengan jarak 5 KM, anda akan sampai di kawasan wisata, Danau Kerinci.