Senin, 13 Januari 2020

Modus Guide Ilegal Rusia Cari Tamu di Bali: Ajak Minum

Keberadaan guide ilegal asal Rusia membuat gerah para pemandu wisata lokal di Bali. Begini modus yang dilakukan para guide ilegal itu untuk mencari tamu.

"Praktiknya mereka begini, pertama masing-masing WNA ini sudah punya tempat. Jadi kalau yang di Nusa Dua dia malam ke Bali Collection cari tamu Rusia dengan mengajak minum. Kalau di Kuta, Legian, Seminyak itu spot center mereka mencari tamu. Kalau sesama Rusia itu agak cepet komunikasinya, jadi pola-pola seperti itu dilakukan untuk menjual tur ke wisatawan," kata Ketua DPD Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Bali Nyoman Nuarta ketika dihubungi via telepon, Jumat (12/7/2019).

Nuarta mengatakan keberadaan guide ilegal ini semakin marak ketika para tamu asal Rusia ikut menjamur di Pulau Dewata. Dia mengatakan para guide ilegal itu mulanya banyak yang bekerja di travel agent sehingga beberapa di antaranya sudah punya pengalaman.

"Dari dulu sudah ada, cuma modus operandinya berbeda. WNA Rusia itu kebanyakan bekerja di travel agent, karena modus operandi seperti itu gampang terdeteksi, akhir-akhir ini dia berubah, dia melakukan pemanduan secara pribadi-pribadi," terangnya.

Dia menambahkan para guide ilegal ini diduga merupakan pelarian dari Thailand. Di Negeri Gajah Putih itu para guide ilegal asal Rusia sudah masuk daftar hitam.

"Jadi para pelaku guide ilegal sejatinya yang sudah terdeportasi di Thailand, karena law enforcementnya ketat dan tegas kalau dia kembali ke negaranya dianggap kriminalis. Salah satunya dia memilih negara ASEAN, Bali, karena dianggap penegakan lemah, masih ada oknumnya yang bisa disuap," urainya.

Dia menambahkan praktik guide ilegal Rusia ini berbeda dengan Tiongkok. Jika guide ilegal Tiongkok memanfaatkan aplikasi Wechat para guide Rusia ilegal ini dengan cara konvensional.

"Dia nggak punya (aplikasi), konvensional. Ini memang orang yang pinter dan bermainnya konvensional tapi diketahui basisnya Rusia," tutur Nuarta.

Dari hasil pemantauan anggota HPI divisi tamu Rusia, ada belasan guide ilegal yang beroperasi di Bali. Namun, belakangan ini mereka mulai jarang terlihat di beberapa tempat wisata karena tahu ada rencana penertiban.

"Kemarin hitungan kita intai 15 guide ilegal. Tanggal 4 Juli Satpol PP meminta saya dan anggota guide Rusia, karena tempatnya berpindah-pindah ini, kemarin kita menurunkan 30 orang ada yang ke Lovina sama sekali nggak ketemu kita jagain betul dari pagi sampai sore nggak ada," tuturnya.

"Itu catatan dari tiyang (saya) apakah ketakutan, atau dia sedang rest, masih gencar-gencarnya melakukan penertiban dia takut," tutup Nuarta.

Pertunjukan Rusia yang Mesti Kamu Tonton di Trans Studio Cibubur

 Trans Studio Jakarta di Cibubur, bukan cuma punya wahana keren. Ada pertunjukan para penari Rusia dengan teknologi multimedia yang tiada dua. Wajib nonton!

Berlokasi di zona Lagoon yang tak jauh dari pintu masuk, traveler bisa melihat panggung besar di sisi kanan. Ya, itu adalah panggung untuk pertunjukan spectacular multimedia show yang menjadi andalan di Trans Studio Cibubur.

Dalam acara opening Trans Studio Jakarta di Cibubur hari Jumat ini (12/7/2019), detikcom pun berkesempatan melihat salah satu atraksi unggulan dari taman rekreasi terbaru Indonesia ini. Dijelaskan langsung oleh Marketing Communication Manager Trans Studio Cibubur, Ferry Arta Kusuma, kalau atraksi ini sangat wajib ditonton.

"Spectacular Multimedia Show berisi paduan hologram visual sama atraksi dan akrobatik. Diperankan langsung oleh orang Rusia," pungkas Ferry.

Pada momen ini, panggung spectacular multimedia show menampilkan pertunjukan spesial bertajuk Alvia & The Dark Evil. Ceritanya adalah tentang upaya perjuangan cinta Max dan Alvia dalam melawan Dark Evil yang sakti mandraguna.

Di awal, traveler akan disuguhkan oleh pertunjukan visual full LED akan kisah perjumpaan Max sang pemilik elemen air dengan Alvia sang pemilik elemen air. Kedua karakter utama pun saling beradu akting dan aksi, didukung oleh visual dan sound yang mumpuni.

Hanya saja kedamaian harus berakhir, ketika Max dirasuki oleh Dark Evil yang membuatnya membuka segel sang iblis. Alhasil, dunia pun kacau akibat kebangkitan sang Dark Evil. Merasa bertanggung jawab, Max pun kembali melawan sang Dark Evil bersama dengan sang pemilik elemen tanah dan udara.

Melihat bumi yang kian hancur, Alvia bersama rekan-rekannya sang pemilik elemen air akhirnya ikut membantu Max di Bumi. Aksi kejar-kejaran hingga pertarungan dengan Dark Evil pun tak terhindarkan, walau harus membuat Alvia hampir tewas akibat merelakan kekuatannya.

Tahun Ini Menpar Pasang Target Wisman New Zealand 145 Ribu

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyempatkan waktu untuk melakukan benchmarking ke beberapa titik di sela sela event Pacific Exposition 2019 di Skycity Convention Center Auckland, New Zealand. Ia pun menilai New Zealand adalah pasar potensial, bahkan bisa menjadi tambang buat wisatawan berkualitas di Tanah Air.

"Saya sudah melihat angka-angkanya, New Zealand naik bagus sekali. Tahun 2017 pertama kali tembus di atas 100 ribu. Persisnya saya bulatkan 107 ribu wisman, atau persisnya 106,9 ribu wisman. Trennya naik terus, karena itu saya datang ke Auckland," kata Arief, dalam keterangan tertulis, Jumat (12/7/2019).

Tahun 2018, New Zealand naik lagi menjadi 128 ribu, atau 20% dari tahun sebelumnya yang sudah 107 ribu. Ini pertumbuhan yang cukup bagus, karena ada direct flight dari Denpasar-Auckland oleh Emirates.

"Lagi-lagi, kuncinya adalah direct flights, atau akses langsung," ungkap Arief.

Jebolan ITB Bandung, Surrey University dan Doktor Strategic Management Unpad itu semakin yakin karena Januari sampai Mei 2019 ini sudah 42,7 ribu wisman New Zealand. Mengalami kenaikan 13.26% dari periode yang sama tahun sebelumnya.

"Tahun ini target kita 145 ribu, untuk pasar New Zealand," ungkap Arief.

Selama beberapa hari di Auckland, Arief mendapatkan beberapa hal mengenai pasar New Zealand. Pertama, mereka lebih suka adventure, outdoor, alam, dan sebagian besar destinasi yang dibangun di sana berbasis pada alam. Oleh karena itu tagline national brand nya New Zealand adalah Pure 100%.

"Ini semakin mengonfirmasi bahwa digital campaign kita yang menonjolkan alam untuk target market New Zealand sudah tepat. Tentu, tidak mungkin 100% alam, harus ada sentuhan budaya dan hospitality yang menjadi kekuatan Indonesia," ungkap mantan Dirut PT Telkom ini.

Oleh karena itu, Arief meyakini makin bagus dan lengkap infrastruktur yang dibangun untuk mendukung akses ke pariwisata, akan semakin kuat pula daya saing pariwisata Indonesia. Apa yang diprogramkan Presiden Jokowi untuk membangun infrastruktur, yang paling diuntungkan adalah sektor pariwisata.

Beberapa infrastruktur fisik, lanjut Arief, seperti jalan, jembatan, bandara, terminal, pelabuhan, marina dan semua kemudahan yang tampak. Ada juga infrastruktur yang tidak tampak, seperti telekomunikasi, jaringan atau network, yang membuat mudah digital technology dioptimalkan.

Kedua, soal budaya atau kebiasaan orang New Zealand, menurut Arief juga sangat toleran dan multikultural, seperti Suku Maori yang hidup berdampingan dan saling menghormati di sana. Bahkan di banyak acara, tradisi doa mereka sering digunakan, di setiap art performing, lagu, tarian, dan budaya mereka juga diangkat.

"Dalam hal budaya, New Zealand sangat toleran. Bisnis mereka lebih banyak di farming atau peternakan biri biri dan sapi, juga pertanian. Ekosistem industrinya sudah menemukan nilai keekonomian," katanya.

Arief juga mengamati bahwa Auckland, kota terbesar di New Zealand, itu tidak banyak mal. Tidak seperti kota kota besar di Indonesia.

"Rupanya mereka tidak terlalu suka ngumpul di mal atau pusat perbelanjaan. Kultur mereka lebih asyik makan bersama, di kafe, bercerita, fashion nya juga cukup sederhana, tidak brand minded," jelasnya.

Ketiga, wisman New Zealand rata rata spending-nya USD 1.500, sehingga Arief menilai pasar New Zealand cukup berkualitas.

"Maka, kita akan semakin serius menggarap New Zealand sebagai originasi yang potensial untuk menaikkan ASPA, average spending per arrival ke Indonesia," pungkasnya.