Senin, 10 Februari 2020

Ridwan Kamil Promosi Trans Snow World, Tempat Main Salju di Bekasi

Trans Snow World, tempat bermain salju pertama di Indonesia yang ada di Bekasi dipromosikan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Main salju tak perlu ke Eropa.

"MAU MELIHAT SALJU? Tidak usah ke Swiss atau Jepang ala artis Ibukota, sekarang cukup naik ojol aja ke Kota Bekasi," tulis Ridwan Kamil dalam postingan Instagram pribadinya, ridwankamil seperti dilihat detikcom, Minggu (31/3/2019).

Kang Emil, begitu sapaan akrabnya mengajak wisatawan khususnya di Jawa Baratuntuk liburan di Trans Snow World. Menurutnya, Ekonomi kelas menengah di Jawa Barat yang membaik dan pertumbuhan ekonomi Jawa Barat yang naik 5,6% semester ini, membuat daya beli makin meningkat, termasuk budget untuk rekreasi keluarga.

Ada banyak wahana permainan salju di Trans Snow World, termasuk bermain ski dan naik kereta gantung. Asyiknya lagi, suasana di sana selayaknya di Pegunungan Alpen saja. Wisatawan pun dijamin aman dan nyaman bermain salju.

Kang Emil pun bercanda, saat main ke Trans Snow World kalau haus tinggal bawa gelas dan sirop. Aya aya wae kang...

Earth Hour, 13 Bandara Ikut Padamkan Lampu Selama 1 Jam

Tiga belas bandara AP I turut serta dalam kampanye global Earth Hour 2019. Lampu bandara dipadamkan selama satu jam.

Earth Hour 2019 kembali digelar di seluruh dunia pada Sabtu (30/3) malam. Dalam rilis PT Angkasa Pura I kepada detikcom, Minggu (31/3/2019), AP I pun turut mendukung kegiatan Earth Hour.

Aksi ini dilakukan 13 bandara Angkasa Pura I dengan memadamkan lampu selama 60 menit mulai pukul 20.30 hingga 21.30 waktu setempat. Aksi kampanye global bertajuk 'Switch Off Earth Hour 2019' yang dilakukan AP I ini dipusatkan di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, dengan menggandeng Komunitas Earth Hour dan WWF-Indonesia.

Ketiga belas bandara tersebut adalah Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara Adisutjipto Yogyakarta, Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Bandara Adi Soemarmo Solo, dan Bandara Juanda Surabaya. Juga di Bandara Sam Ratulangi Manado, Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, Bandara Internasional Lombok, Bandara El Tari Kupang, Bandara Pattimura Ambon, Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, dan Bandara Frans Kaisiepo Biak.

"Aksi ini merupakan salah satu komitmen kami untuk ikut serta mengurangi pemanasan global dan dampak perubahan iklim, serta mengajak komunitas dan masyarakat luas bersama-sama mewujudkan lingkungan hidup yang lebih baik," ujar Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi.

Meskipun lampu dipadamkan selama 1 jam, tapi tidak mengganggu kegiatan operasional di ketiga belas bandara tersebut. Pelayanan di bandara pun tetap berlangsung normal.

"Kami menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para pengguna jasa bandara, komunitas bandara, stakeholders terkait, serta masyarakat yang telah ikut ambil bagian mendukung kegiatan ini. Secara keseluruhan, aksi ini tidak mengganggu aktivitas operasional dan pelayanan di bandara-bandara tersebut," tambah Faik Fahmi.

Dalam rangkaian Earth Hour 2019 ini, sejak 18 Maret 2019 lalu bandara-bandara AP I telah mengadakan berbagai kegiatan terkait aksi kepedulian terhadap lingkungan hidup. Kegiatan ini melibatkan karyawan, komunitas bandara, serta masyarakat sekitar.

Di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, dan Bandara Juanda Surabaya misalnya, diadakan aksi rampok plastik, yaitu gerakan menukarkan kantong plastik yang dibawa pengguna jasa bandara dengan kantong kain yang lebih ramah lingkungan.

Plastik yang terkumpul nantinya akan dijadikan bahan pembuatan ecobrick alias bata ramah lingkungan yang terbuat dari sampah plastik. Kegiatan membersihkan sampah di area objek wisata juga dilakukan, seperti Bandara Adisutjipto Yogyakarta yang melakukannya di Pantai Cangkring, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali di Pantai Kuta, Bandara Sultan Hasanuddin Makassar di Pantai Samalona, dan Bandara Sam Ratulangi Manado di objek wisata Gunung Tumpa.

Selain itu, beberapa bandara melakukan gerakan bersih-bersih lingkungan bandara, pembuatan biopori, dan penanaman pohon, termasuk penanaman 24 ribu bibit bakau di kawasan terminal baru Bandara Ahmad Yani Semarang. Diadakan pula penanaman terumbu karang di kawasan Pulau Gili Nanggu di Lombok.

Selamat Datang di Dusseldorf, Ibu Kota Operasi Plastik di Jerman

Kalau Asia punya Bangkok dan Seoul, maka Eropa punya Dusseldorf. Selamat datang di Dusseldorf, Ibu Kota Operasi Plastiknya Jerman.

Siapa sangka, Kota Dusseldorf di Jerman punya sisi lain yang jarang diketahui wisatawan. Kota populer di kawasan Lembah Ruhr ini rupanya sering jadi destinasi wisata medis.

Secara kualitas dan harga, Dusseldorf sangat bersaing, bila dibandingkan dengan negara lain seperti Israel. Selain berobat penyakit, rupanya orang-orang datang ke Dusseldorf untuk operasi plastik.

"Dusseldorf adalah Plastical Surgery Capitol in German. Di sini ada 14 rumah sakit besar, dengan lebih dari 300 dokter pribadi yang ahli operasi plastik," ungkap Dimitri Belov, Kepala Deputi Pengembangan Pasar Dussldorf Tourism Board kepada detikTravel, Sabtu (23/3/2019) lalu.

Dimitri pun berseloroh bahwa ada beberapa selebriti dunia yang dikabarkan pernah menjalani operasi plastik di Dusseldorf. Bahkan, konon katanya, hidung aktor ganteng George Clooney adalah buatan Dusseldorf.

"Kata beberapa kolega saya, dengar-dengar hidungnya George Clooney itu Made in Dusseldorf. Tapi itu hanya katanya, belum tentu itu benar," lanjut Dimitri.

Soal kerahasiaan, pasien operasi plastik di Dusseldorf memang sangat dilindungi. Jangan harap dokter-dokter di Dusseldorf bisa dengan mudah mengungkapkan siapa saja yang pernah jadi pasiennya.

"Anda bisa saja operasi plastik di LA, dan semua orang di dunia akan tahu, karena ada banyak paparazzi. Tapi kalau di sini, itu tidak akan terjadi," jamin Dimitri.

Tapi lebih dari operasi plastik, Dusseldorf sebenarnya punya banyak destinasi yang ditawarkan untuk para wisatawan. Bagi pecinta mode dan hobi shopping, ada kawasan Koenigsalle sepanjang 1 Km yang isinya toko barang branded semua.

Dari Gucci, Louis Vuitton, sampai Prada pun ada. Jadi jangan heran kalau ada banyak wanita dan pria yang berdandan modis dan memakai barang branded di sini.

Dusseldorf juga punya kawasan kota tua, bangunan-bangunan bersejarah, dan juga pasar tradisional yang menarik untuk dijelajahi. Nantikan kisah perjalanan detikcom di Dusseldorf berikutnya ya!

Ridwan Kamil Promosi Trans Snow World, Tempat Main Salju di Bekasi

Trans Snow World, tempat bermain salju pertama di Indonesia yang ada di Bekasi dipromosikan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Main salju tak perlu ke Eropa.

"MAU MELIHAT SALJU? Tidak usah ke Swiss atau Jepang ala artis Ibukota, sekarang cukup naik ojol aja ke Kota Bekasi," tulis Ridwan Kamil dalam postingan Instagram pribadinya, ridwankamil seperti dilihat detikcom, Minggu (31/3/2019).

Kang Emil, begitu sapaan akrabnya mengajak wisatawan khususnya di Jawa Baratuntuk liburan di Trans Snow World. Menurutnya, Ekonomi kelas menengah di Jawa Barat yang membaik dan pertumbuhan ekonomi Jawa Barat yang naik 5,6% semester ini, membuat daya beli makin meningkat, termasuk budget untuk rekreasi keluarga.

Ada banyak wahana permainan salju di Trans Snow World, termasuk bermain ski dan naik kereta gantung. Asyiknya lagi, suasana di sana selayaknya di Pegunungan Alpen saja. Wisatawan pun dijamin aman dan nyaman bermain salju.

Kang Emil pun bercanda, saat main ke Trans Snow World kalau haus tinggal bawa gelas dan sirop. Aya aya wae kang...