Rabu, 12 Februari 2020

Mohamed Salah, Pantai Cantik dan You Will Never Walk Alone

Premier League sedang jeda internasional. Beberapa pemain pun libur dan pergi liburan, salah satunya bintang Liverpool, Mohamed Salah.

Dilihat detikcom dari Instagram pribadinya, @mosalah pada Senin (25/3/2019) Mohamed Salah memposting foto dirinya sedang liburan. Dia sedang berada di pesisir pantai yang cantik.

Menariknya, dia berfoto dengan tulisan 'You Will Never Walk Alone', yang mana merupakan jargon klub sepakbola Liverpool. Postingan foto tersebut pun mendapat 1 juta lebih Like.

Salah tidak menuliskan keterangan di mana lokasi pantai tersebut. Banyak netizen menebaknya di Maldives, akan tetapi di postingan terbarunya dia sedang mengikuti event Adidas di The Dubai Mall, Dubai.

Memang, pemain asal Mesir ini suka banget liburan ke pantai. Saat tahun lalu misalnya setelah Premier League usai, Salah juga liburan ke resort dengan pantai pasir putih yang indah.

Salah pun begitu menjaga privasinya dengan tidak pernah memberikan keterangan di mana lokasi liburan dia dan tentu privasi keluarganya. Selamat liburan Mo Salah, semoga tokcer lagi di lapangan!

Kebun Anggur di Thailand Ini Mirip di Eropa

Tidak perlu ke Eropa untuk menikmati kebun anggur yang indah. Inilah Silver Lake Vine Yard, kebun anggur ala Eropa di Thailand.

Anggur pada umumnya hanya bisa tumbuh di negara yang memiliki iklim sub-tropis. Namun dengan teknologi pertanian yang maju, di Thailand bisa dikembangkan perkebunan anggur di kawasan Pattaya, yang juga menjadi objek wisata favorit wisatawan bernama Silver Lake Vine Yard.

Silver Lake Vine Yard memiliki luas sekitar 480 hektar, dan saya yakin memerlukan waktu paling tidak satu jam lebih setidaknya untuk puas berkeliling kawasan ini.

Di dalam kebun anggurnya terdapat beberapa objek menarik dan instagramable, salah satunya adalah replika dari kincir angin yang ada di Belanda.

Tidak hanya itu, tempat ini memiliki taman yang sangat indah dan menarik. Banyak juga pengunjung yang sekedar duduk santai dan berfoto di area taman nya.

Walau kawasan ini cukup luas, tidak perlu kuatir, sebab tersedia mobil shuttle untuk berkeliling kawasan. Untuk berkeliling kawasan, pengunjung harus membayar tiket sebesar 180 Baht atau sekitar Rp. 82.000. Armada mobil shuttle nya cukup banyak, sehingga tidak perlu kuatir mengantri lama.

Di Silver Lake Vine Yard juga terdapat souvenir shop yang menjual aneka olahan anggur dan berbagai merchandise menarik.

Namun sayangnya, saat saya bersama rombongan pemenang D’traveller of The Year 2018 sampai di tempat ini, waktu sudah menunjukkan jam 17.15, sehingga tidak dapat lagi mengikuti tour untuk berkeliling kawasan Silver Lake Vine Yard.

Namun demikian, saya dan rombongan cuku beruntung, sebab dari Silver Lake Vine Yard kita bisa menikmati pemandangan sunset yang spektakular. Terlebih cuaca sedang cerah, sehingga kami bisa mengambil foto dengan puas.

Untuk bisa masuk ke kawasan Silveer Lake Vine Yard memang tidak dikenakan biaya, jika memang hanya berfoto dan berbelanja di souvenir shop. Tiket masuk baru akan dikenakan jika pengunjung akan berkeliling kawasan.

Asyik! Magelang Punya Wisata Petik Stroberi

Wisata petik stoberi menjadi atraksi menarik bagi daerah dingin. Kamu yang liburan ke Magelang juga bisa menikmati wisata ini di Agrowisata Banyuroto!

Memetik buah stroberi langsung dari kebunnya bisa datang ke Agrowisata Banyuroto, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang. Tiket masuk di lokasi ini sangat terjangkau hanya sebesar Rp5.000.

Lokasi agrowisata petik buah stroberi di Banyuroto, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, tak jauh dari Ketep Pass Magelang. Melihat pemandangan hijau lahan pertanian di kawasan ini, nantiya menemukan Kebun Inggit Strawberry.

Untuk memasuki kebun ini, tiket masuknya sebesar Rp5.000. Setelah membayar tiket masuk, nantinya pengunjung akan mendapatkan arahan dari pengelola. Termasuk nantinya akan diberi tempat untuk petik buah dan gunting memetik stroberi. Pengunjung bisa berkeliling di lahan ini.

Pengunjung bisa memetik langsung buah stroberi yang diinginkan. Selain memetik buah stroberi secara langsung, pengunjung juga bisa selfie di area kebun stroberi tersebut. Bahkan di sediakan pula spot selfie.

Setelah memetik buah stroberi, sebelumnya meninggalkan lokasi buah stroberi terlebih dahulu hasilnya ditimbang. Untuk Senin-Jumat harga per ons stroberi Rp10.000. Kemudian, untuk hari Sabtu dan Minggu, hasil petik stroberi per ons sebesar Rp15.000. Setelah ditimbang, buah yang dipetik dibayar dan bisa dibawa pulang.

Pengelola Kebun Inggit Strawberry, Suyanto mengatakan, awalnya kebun stroberi ini ada karena dibukanya objek wisata Ketep Pass tahun 2002. Untuk itu, warga berada di desa sebelahnya, menginginkan peluang yang ada, kemudian dipilihlah stroberi.

"Kami yang ada di desa sebelah (Ketep Pass), juga kepingin memanfaatkan peluang yang ada. Konsep kami juga tidak keluar dari pertanian, kemudian kami memilih tanaman yang sekiranya mempunyai nilai ekonomis sangat tinggi dan banyak diminati oleh masyarakat. Kami menemukan stroberi, membudidayakan serta dibuka untuk agrowisata petik sendiri di Banyuroto," kata Suyanto saat ditemui di lokasi kebun stroberi seluas setengah hektare, itu, Jumat (22/3/2019).

Untuk tingkat kunjungan wisatawan, kata dia, pengunjung setiap harinya ada yang berdatangan.

"Alhamdulillah pengunjung tiap harinya ada, tapi paling banyak biasanya Jumat sore, Sabtu dan Minggu. Untuk Senin sampai Kamis itu, pengunjung itu rata-rata sekitar 25 orang di masing-masing kebun," tuturnya seraya menyebut memiliki dua lahan kebun.

Kendalanya yang dihadapi jika turun hujan ekstrem, katanya, daun rusak dan buah busuk. Jika terjadi hal semacam ini yang dilakukan membersihkan buah busuk dan daun rusak.

"Kami mulai nanam tahun 2006, buka lahan di bawah seluas 2000 meter dan dibuka untuk umum tahun 2007. Kemudian lahan yang berada di atas seluas setengah hektare," tuturnya.

Salah satu pengunjung Roswalina Fega (21), dari Salaman, Kabupaten Magelang mengaku, baru sekali datang di kebun stroberi di Banyuroto. Lahannya cukup luas sekali.

"Ekspektasi saya itu, tempatnya sejuk, ternyata cukup panas juga," kata dia yang sudah memetik buah stroberi, itu.