Senin, 24 Februari 2020

Demi TikTok Pria Ini Nekad Gelantungan di Kereta dan... Jatuh

Demi sebuah konten, seorang pria nekat bergelantungan saat kereta api melaju. Apes, dia kehilangan keseimbangan dan jatuh.

Sebuah video di TikTok viral dan membuat netizen menjadi ngilu. Dalam video terekam seorang pria yang bergelantungan di kereta yang melaju dan jatuh.

Dilansir detikcom dari Hindustan News, Jumat (21/2/2020) seorang pria terekam dalam Tiktok berdurasi tujuh detik. Pria itu bergelantungan, kemudian kehilangan keseimbangan dan jatuh.

Video itu pun viral. Netizen menyayangkan aksi pria itu.

Menteri Kereta Api India, Piyush Goyal, bahkan meresponsnya. Dia mengunggah video tersebut di Twitternya dan mengimbau agar orang-orang tak meniru ulah pria tersebut. Dia menginstruksikan agar seluruh warga India menghargai hidup mereka.

"Memperlihatkan aksi di kereta yang bergerak bukanlah keberanian, namun ini tindakan pengecut. Hidup kamu sangat berharga, jangan melakukan tindakan berbahaya. Patuhi peraturan dan nikmatilah perjalanan dengan aman," dia bercuit.

Dalam rekaman video terlihat seorang pria mencoba bergelantungan di gerbong kereta yang sedang bergerak. Dia pun kehilangan keseimbangan dan jatuh di rel.

Dia langsung berdiri dan sepertinya tidak terluka. Beruntung dia tidak terlindas oleh kereta!

Sedih, Terumbu Karang Australia Terancam Kehilangan Warnanya

- Terumbu karang di Australia terancam alami pemutihan. Sebabnya karena meningkatnya suhu air laut. Sedih..
Terumbu karang yang berada di kawasan Great Barrier Reef Australia saat ini tengah terancam mengalami pemutihan (bleaching) akibat meningkatnya suhu di bawah laut. Badan pemerintah yang bertugas memantau kesehatan karang di sana mengatakan, pihaknya telah mendeteksi tanda-tanda stres pada karang di beberapa wilayah dan melihat adanya kemungkinan terjadinya pemutihan dalam skala besar lainnya.

Dilansir dari Channel News Asia, Jumat (21/2/2020), otoritas Taman Laut Great Barrier Reef mengatakan pada Kamis bahwa periode yang lebih hangat dari arus lautan telah menyebabkan suhu air yang mulanya bersuhu 2 derajat Celcius naik menjadi 3 derajat Celcius. Suhu ini merupakan suhu di atas rata-rata sepanjang Februari. Ini juga berarti, suhu tersebut menjadi yang terpanas sepanjang tahun bagi terumbu karang.

"Jadi anomali ini benar-benar memprihatinkan dan telah meningkat pada minggu terakhir," kata Kepala Ilmuwan Otoritas Taman Laut Great Barrier Reef, David Wachenfeld.

Terumbu karang yang membentang sepanjang 2.300 kilometer di pantai timur laut Australia itu baru saja mulai pulih setelah dilanda pemutihan karang selama dua tahun berturut-turut pada tahun 2016 dan 2017. Untuk pemutihan tahun ini, pemeriksaan secara langsung akan dilakukan oleh penyelam, patroli helikopter, dan pengamatan publik.

Sementara itu, Direktur Stasiun Penelitian Pulau Lizard dari Museum Australia, Lyle Vail mengatakan, pihaknya juga telah mengamati sekitar 30 hingga 40 persen karang di perairan dangkal pulau itu mengalami beberapa tingkat pemutihan.

"Karang staghorn biru cerah sedang berfluoresensi yaitu tanda lain karang sedang dalam kesulitan," katanya dalam sebuah pernyataan dari World Wildlife Fund Australia.

Great Barrier Reef merupakan kumpulan terumbu karang terbesar di dunia yang juga ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Gugusan karang itu membentang di lepas pantai Queensland di timur laut Australia. Setidaknya 3.000 karang hidup di sana.

Great Barrier Reef ini memiliki nilai aset ekonomi, sosial dan ikon sebesar USD 56 miliar (Rp 775 triliun) dan mampu menyerap tenaga kerja hingga 64 ribu orang. Selain itu, wilayah ini juga menyumbang USD 6,4 miliar (Rp 86 triliun) untuk ekonomi Australia pada 2017.

Jalan Braga Bandung: Tempat Bergaya Pelancong, Lapak Lukisan Turun-Temurun

 Jalan Braga yang menjadi salah satu ikon wisata Kota Bandung menyimpan cerita. Di sana menjadi tempat bergaya bagi para pelancong sejak dulu kala, juga lapak lukisan yang sudah turun-temurun.
Braga berasal dari kata ngabaraga, artinya bergaya. Jalan itu memang sudah digunakan sebagai jjs-nya anak muda di Bandung sejak lama.

Selain itu, Jalan Braga memiliki satu keunikan lain. Jalan Braga, seperti saat detikTravel melintas pada Jumat (21/2/2020), menjadi lapak bagi belasan pedagang lukisan. Selain itu, ada juga beberapa Galeri Lukisan yang menjual lukisan di dalam toko.

Lukisan-lukisan itu dipajang di pertokoan yang kini sudah tidak digunakan oleh pemiliknya atau kosong. Setiap pedagang bisa menjajakan puluhan bahkan ratusan lukisan untuk dijual kepada para wisatawan.

Seperti di lapak milik salah satu penjual lukisan, Jaka Andri (41), beragam lukisan dari mulai jenis lukisan realistis, abstrak, dekoratif, natural dan lainnya dijual.

"Banyak lukisannya, asalnya dari pelukis di berbagai daerah di Jawa Barat, ada yang dari Bandung, Cianjur, Jakarta dan daerah lainnya," kata Jaka kepada detikTravel.

Tak hanya itu, lukisan dari Kampung Seni Jelekong, Kabupaten Bandung mejeng juga di lapak milik Jaka.

"Lukisan Jelekong juga ada, hampir semua pedagang lukisan disini menjual lukisan dari Jelekong," ujarnya.

Jaka menyebut puluhan tahun sudah ia menjajakan lukisan di Jalan Braga. Menurutnya, sebelum ia menjual lukisan, kakek dan ayahnya terlebih dahulu berjualan di Jalan Braga.

"Kalau saya sejak tahun 2000. Tapi kalau kakek saya sudah lama, turun-temurun," kata dia.

Meski tidak seramai seperti 10 tahun ke belakang, Jaka mengatakan, setiap akhir pekan atau libur panjang banyak wisatawan yang memborong lukisan di lapak-lapak penjual lukisan.

"Pembeli ada saja, tapi ada penurunan. Kalau liburan ramai, ya hari-hari biasa juga ada, tapi tidak seramai pas liburan," ujar dia.

Jaka menuturkan, harga lukisan yang dijual oleh ia dan pedagang lukisan lainnya cukup bersahabat di kantong dan tentunya dengan kualitas tinggi. Selain itu, lukisan yang dijajakan para penjual lukisan ini juga bisa ditawar.

"Kalau harga dari mulai Rp 100 ribu, sampai Rp 5 juta. Tergantung jenis dan kerumitannya saja," kata Jaka.

Jaka juga menambahkan, selain bisa membeli lukisan yang sudah ada atau dipajang, pembeli juga bisa memesan lukisan custom, seperti lukisan dengan gambar wajah, hewan bahkan pemandangan.

"Kalau pesan gitu bisa lebih mahal, kan detail gambarnya juga harus lebih bagus. Ya seperti gambar harimau, kan kita bisa saja buat gambar harimau, tapi kan tetap harus yang kita mau, biar lebih mirip," ujar dia.

Demi TikTok Pria Ini Nekad Gelantungan di Kereta dan... Jatuh

Demi sebuah konten, seorang pria nekat bergelantungan saat kereta api melaju. Apes, dia kehilangan keseimbangan dan jatuh.

Sebuah video di TikTok viral dan membuat netizen menjadi ngilu. Dalam video terekam seorang pria yang bergelantungan di kereta yang melaju dan jatuh.

Dilansir detikcom dari Hindustan News, Jumat (21/2/2020) seorang pria terekam dalam Tiktok berdurasi tujuh detik. Pria itu bergelantungan, kemudian kehilangan keseimbangan dan jatuh.

Video itu pun viral. Netizen menyayangkan aksi pria itu.

Menteri Kereta Api India, Piyush Goyal, bahkan meresponsnya. Dia mengunggah video tersebut di Twitternya dan mengimbau agar orang-orang tak meniru ulah pria tersebut. Dia menginstruksikan agar seluruh warga India menghargai hidup mereka.

"Memperlihatkan aksi di kereta yang bergerak bukanlah keberanian, namun ini tindakan pengecut. Hidup kamu sangat berharga, jangan melakukan tindakan berbahaya. Patuhi peraturan dan nikmatilah perjalanan dengan aman," dia bercuit.

Dalam rekaman video terlihat seorang pria mencoba bergelantungan di gerbong kereta yang sedang bergerak. Dia pun kehilangan keseimbangan dan jatuh di rel.

Dia langsung berdiri dan sepertinya tidak terluka. Beruntung dia tidak terlindas oleh kereta!