Selasa, 23 Juni 2020

Saksikan d'Mentor Sore Ini: Ide Bisnis Online ala Dewa Selling

Tayangan ini pas banget buat Anda yang sedang butuh inspirasi berbisnis atau menambah wawasan usaha. Pandemi Corona ini banyak mengancam keberlangsungan dapur banyak orang.
Disiarkan secara livestream di detikcom, d'Mentor juga akan mengundang Anda berinteraksi dengan narasumber kali ini, yakni Dewa Eka Prayoga. Pria berjuluk Dewa Selling ini merupakan 'kompor' yang bisa membuat dapur Anda ngebul kembali dengan bisnis online.

Saat ini hampir semua aspek kehidupan manusia tidak bisa lepas dari dunia digital. Tidak ada enggan menyangkal, bagi sebagian besar orang, internet sudah menjadi kebutuhan hidup.

Oleh karena itu Dewa Selling juga akan berbagi tips dan trik menguasai digital marketing. Mengubah yang tadinya mustahil menjadi bisnis menguntungkan yang tidak Anda duga-duga sebelumnya.

Karena bisnis butuh perpaduan skill, mindset, dan strategi yang apik. Jadi jangan lewatkan d'Mentor hanya di detikcom, Selasa 23 Juni 2020, pukul 16.30 WIB sore ini.

Anak Muda Salip Jack Ma Jadi Orang Terkaya China Berkat Ini

 Colin Huang, pria berusia 40 tahun kini jadi orang terkaya di China. Berkat perusahaannya Pinduoduo dia menyalip Jack Ma, yang sebelumnya langganan jadi orang paling tajir di Negeri Tirai Bambu
Menarik untuk mengetahui, apa itu Pinduoduo dan bagaimana cara Huang mendapatkan kekayaan hingga US$ 87,58 miliar atau setara Rp 1.226 triliun (kurs: Rp 14.000/dolar AS)?

Dikutip dari CNBC, Selasa (23/6/2020), Pinduoduo atau yang biasa disingkat PDD adalah salah satu perusahaan e-commerce terbesar di China. PDD bersaing ketat dengan JD dan Alibaba, perusahaan yang didirikan Jack Ma.

Diketahui, jajaran orang terkaya di China banyak yang meraup harta dari perusahaan teknologi yang kian berkembang.

Pada 2019, PDD menyatakan bahwa mereka memiliki 588,2 juta pengguna aktif pada 2019. Setidaknya paling sedikit mereka melakukan 1 transaksi per tahun. Sementara JD.com memiliki 362 juta pada periode yang sama dan Alibaba sebanyak 711 juta.

Perkembangan pengguna aktif PDD juga karena kemudahan mengakses lewat aplikasi berbagai pesan buatan Tencent, yaitu WeChat yang memiliki lebih dari 1 miliar pengguna bulanan. WeChat adalah aplikasi yang bisa digunakan orang untuk melakukan pembayaran dan transaksi. Jadi pembeli bisa mengakses PDD dan langsung membayarnya di aplikasi WeChat tersebut.

Dalam hal pangsa pasar, menurut riset yang dirilis eMarketer pada Juli 2019, PDD menduduki urutan ketiga di bawah Alibaba dan JD.com. PDD banyak digunakan oleh masyarakat di kota-kota kecil di China sementara dua aplikasi pesaingnya itu mendominasi kota-kota besar.

Karena terus berkembang, PDD akhirnya bisa melantai di bursa. Dia mencatatkan sahamnya di Nasdaq pada 2018.

Perusahaanya juga mendapatkan pendanaan dari investor seperti Tencent, Sequoia China Neil Shen. Kenaikan saham Pinduoduo yang signifikan juga mendorong co-founder Gaorong, Zhang Zhen dan Gao Xiang menjadi member Midas tahun ini.
https://nonton08.com/inazuma-eleven-episode-8-subtitle-indonesia/

13 IAIN akan Diubah Jadi UIN, Ini Alasannya

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo mengungkapkan dalam rencana kerja 2021 mendatang ada beberapa kelembagaan yang bakal direformasi demi memperkuat perannya di masyarakat. Salah satunya yaitu ada 13 Institut Agama Islam Negeri (IAIN) yang akan bertransformasi atau alih status menjadi Universitas Islam Negeri (UIN).

"Masih ada 13 IAIN itu yang ingin jadi UIN, ini kami terus komunikasi dengan teman-teman di Departemen Agama (Depag) supaya aturan-aturan daripada Depag itu memungkinkan sisa 13 IAIN itu menjadi UIN," kata Tjahjo dalam rapat kerja dengan Komisi II DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (23/6/2020).

Ketigabelas IAIN ini ingin direformasi menjadi UIN agar bisa menambah fakultas kedokteran dan teknis di sana sebab saat ini menurutnya Indonesia masih kekurangan dokter dan insinyur.

"Jadi mereka yang sudah jadi UIN akan mengajukan izin ke Diknas untuk membentuk Fakultas Kedokteran, Fakultas Teknik, nah ini harus dibentuk dengan baik," katanya.

Akan tetapi, untuk mengubah IAIN menjadi UIN bukanlah perkara mudah. Di lapangan ada saja pro kontra yang tak sepakat dengan rencana tersebut.

"Kami ambil contoh misalnya IAIN Sulawesi Utara, Manado menjadi UIN. Ada pro kontra tapi ini penting, jadi di Sulut itu kan ada kelompok muslim yang tentunya harus ada IAIN dan ini sengaja diseleksi kebijakan-kebijakan yang bisa kami ambil sepanjang tidak melanggar aturan dan UU," terangnya.

Selain mereformasi IAIN menjadi UIN, dalam rencana kerja 2021 nanti, KemenpanRB juga menyiapkan reformasi beberapa lembaga lainnya. Seperti mengisi satu jabatan eselon I, yakni posisi Jaksa Agung Muda (JAM) bidang Pidana Militer.

"Memang ini harus masuk auditor bagaimana mengkoordinasikan Jaksa Agung Muda Militer dengan Auditor Militer. Ini sebuah kebutuhan yang sudah diputuskan," katanya.

Lalu, kemudian pengembangan Badan Intelijen Nasional (BIN) agar ditambah yang namanya Deputi Intelijen yang mengurusi Kesehatan. Selanjutnya untuk Kementerian Pertahanan, meminta tambahan Fakultas Kedokteran di Universitas Pertahanan.

"Dephan ini ingin ada Universitas Pertahanan itu ada Fakultas Kedokteran, karena dokter-dokter tentara itu makin berkurang saat ini," sambungnya.

Lalu, akan ada perubahan struktur kepangkatan di tubuh Kepolisian Republik Indonesia (Polri).Setidaknya, terdapat dua pos pejabat di Polri mengalami kenaikan pangkat. Nantinya, Kepala Korps Brimob Polri dan Profesi dan Pengamanan (Propam) akan naik pangkat jadi bintang tiga dari sebelumnya bintang dua.

"Seperti Polri, Polri itu ingin ditingkatkan propam dan brimob menjadi bintang 3 karena brimob akan ditingkatkan menjadi 60 prajurit misalnya gitu," tambahnya.

Dengan begitu, hal serupa akan diterapkan juga di TNI. "Ini harus juga TNI nya harus sama, marinirnya juga sama harus bintang 3, supaya tidak menimbulkan kecemburuan," tuturnya.

Termasuk BNPB nantinya akan dipimpin oleh pejabat TNI aktif.

"Kalau menurut UU itu tidak bisa dijatah oleh TNI aktif, tapi ini untuk kepentingan bersama ya kita setuju. Bintang 3 aktif untuk jadi kepala BNPB tentunya nanti akan diperkuat di deputinya, kita tambah dari unsur bintang 2 kepolisian, unsur bintang 2 TNI," pungkasnya.