Setelah Nama Nicholas Saputra yang jadi masuk trending topic di Twitter, nama Reza Rahadian juga mendadak ikutan hadir. Uniknya, selain membahas peran yang cocok dimainkan untuk Reza Rahadian, banyak yang baru ngeh jika selama ini mereka salah memanggil nama sang aktor.
"Selama ini aku sebutnya Reza Rahardian, bukan Reza Rahadian," tulis salah seorang netizen.
Banyak juga yang baru tersadar kalau mereka kelebihan satu huruf (R) setelah trending Twitter Indonesia nomor satu saat ini untuk menyebut nama pemain film 'Rudy Habibie' tersebut.
Reza Rahadian memiliki nama lengkap Reza Rahadian Matulessy. Ia merupakan aktor kelahiran Bogor, 5 Maret 1987. Ia menorehkan ragam prestasi lewat seni akting dan mendapatkan berbagai penghargaan termasuk Piala Citra untuk Pemeran Utama Pria Terbaik untuk film
Hayo, siapa juga yang pernah kecele saat menuturkan nama Reza Rahadian saat ngobrol dengan teman-teman?
Peneliti Harvard Buat Robot Berbahan Kain
Robot dengan berbahan kain atau tekstil jauh dari kata baru, namun robot berbahan ini biasanya melekat pada mesin eksternal besar yang dapat memodulasi tekanan udara di dalamnya untuk membuatnya bergerak atau mengubahnya bentuknya.
Karena hal tersebut dapat membatasi aplikasi potensial mereka, tim peneliti dari Harvard berkumpul untuk mengembangkan robot lunak berbasis tekstil yang dapat mengatur dirinya sendiri tanpa ditambatkan ke mesin apapun.
Para peneliti dari Wyss Institute Harvard for Biologically Inspired Engineering, John A. Paulson School of Engineering, dan Applied Sciences and Department of Chemistry and Chemical di mana mereka semua merancang kain robot yang disebut Smart Thermally Actiating Textiles (STAT) terdiri dari kantong tertutup rapat berisi cairan yang dikenal sebagai Novec 7000.
Saat dipanaskan, cairan akan menguap dan volumenya melebar hingga 100 kali lipat untuk mengubah bentuk kain. Tetapi ketika didinginkan, kondensasi kembali menjadi cairan, sehingga mengempiskan kain.
Untuk dapat menghilangkan kebutuhan akan mesin eksternal, mereka menenun benang berlapis perak konduktif secara elektronik ke dalam bahan yang mereka gunakan untuk STAT.
Benang tersebut berfungsi sebagai elemen pemanas dan elemen sensor dari kain pintar yang memungkinkan perubahan suhu dan tekanan yang diperlukan untuk mengubah fase Novec 7000 dari cairan ke uap dan sebaliknya.
"Dengan pengontrol terintegrasi, STAT secara mandiri mempertahankan tekanannya bahkan ketika ditempatkan di lingkungan di mana suhu eksterior berfluktuasi, seperti dekat dengan tabung udara yang secara aktif mendinginkan sistem." Jelas penulis pendamping utama studi ini, Christopher Payne yang dilansir detiKINET dari Engadget.
Para peneliti itu mengatakan bahwa mereka dapat memproduksi robot kain dalam jumlah besar dan dengan geometri acak, memberikannya sejumlah aplikasi potensial.
Misalnya, ini dapat digunakan dalam pakaian mekanik yang dapat memberikan tekanan pada bagian tubuh yang cedera dan mempercepat perbaikan jaringan.
Lalu juga dapat digunakan pada bantal responsif untuk membantu mencegah luka di tempat tidur dan kursi roda dan dan bahkan mungkin dalam penciptaan pakaian dinamis untuk peragaan busana modern.
https://nonton08.com/melting-me-softly-episode-9/