Rabu, 08 Juli 2020

Teknologi Smart Hiburan TV di Rumah Saat New Normal

Di masa New Normal, kebutuhan menonton bioskop belum bisa terpenuhi segera. Menonton tayangan hiburan berkualitas bisa dioptimalkan di rumah dengan perangkat yang tepat.

Salah satunya adalah yang ingin ditawarkan oleh Transvision Xstream dengan konsep simple, powerful dan smart. Seperti dalam keterangan yang diterima detikINET, Rabu (8/7/2020) bahwa setelah diluncurkan 5 Maret 2020 yang lalu, Transvision Xstream, layanan streaming menggunakan android box menjadi pilihan hiburan bagi keluarga Indonesia.

Sejak masa PSBB, Xstream banyak dicari oleh konsumen yang membeli lewat website dan toko online. Dengan review 'sangat puas' box android Transvision Xstream membuktikan kehadirannya.

"Gaya hidup modern dan budaya nonton streaming sudah menjadi kebutuhan hiburan yang sangat mendasar di Indonesia," kata Direktur Marketing & Sales Transvision, Brando Tengdom.

Mereka menawarkan beberapa kelebihan yaitu menyulap TV di rumah langsung menjadi Smart TV, box Xstream ini sudah lengkap tontonannya. 100+ Live TV, 1000+ koleksi Video On Demand (VOD), ditambah 5.000+ pilihan aplikasi nonton, musik, karaoke, sosial media termasuk buat Anda yang suka nonton Youtube.

Ditambah ini bisa dipakai untuk main games langsung di TV dengan menggunakan gamepad atau langsung pakai smart remote yang juga bisa terima perintah apapun hanya dengan suara. Untuk layanan secanggih ini, harganya ternyata ramah.

Dibandrol dengan harga hanya Rp 799.000 sudah termasuk bonus 3 bulan tayangan Live TV dan VOD gratis. Dengan label Google Certified dan garansi full selama 1 tahun, Transvision berkomitmen memberikan yang terbaik.

Tanpa perlu pasang antena parabola dan kabel panjang yang kadang mengganggu kerapihan estetika rumah, box Transvision Xstream, bisa dipasang sangat praktis dimanapun dengan koneksi internet apapun, bahkan dengan koneksi hotspot HP sekalipun.

"Transvision Xstream hadir sebagai solusi untuk masyarakat modern dan keluarga Indonesia yang membutuhkan hiburan berkualitas dan harga jual yang kami patok sangat terjangkau, ditambah value produknya yang sangat tinggi," ujarnya.

Untuk mendapatkan box Transvision Xstream, bisa beli secara online melalui website www.transvision.co.id/xstream dan toko online seperti Tokopedia, Blibli maupun Shopee atau bisa juga hubungi Call Center Transvision di 1500060. Di era New Normal, semua moda transaksi dan pengiriman disediakan dengan banyak pilihan, dengan kurir dan layanan antar di hari yang sama.

Telkom dan Netflix Akur, Lanskap Bisnis Nonton Sudah Berubah

 Netflix akhirnya bisa menembus dan bisa diakses melalui jaringan Telkom, yakni di IndiHome hingga Telkomsel. Menurut pengamat telekomunikasi, layanan video streaming sudah menjadi kebutuhan masyarakat digital.
Direktur Eksekutif ICT Institute Heru Sutadi mengatakan, lanskap bisnis menonton memang sudah berubah. Hal itu terjadi ketika kehadiran YouTube, yang kemudian disusul Netflix.

"Dengan (pandemi) COVID-19, perubahan makin besar dan ada pergeseran signifikan dari nonton di bioskop ke gadget," ujarnya saat dihubungi detikINET, Rabu (8/7/2020).

Di samping itu, berdasarkan pandangan Heru, Netflix saat ini dinilai menjadi alat kompetisi para operator seluler untuk saling bersaing. Diketahui, Telkom Group jadi satu-satunya perusahaan yang memblokir Netflix, lantaran penyedia video on demand tersebut belum mengindahkan aturan yang berlaku di Indonesia, salah satunya terkait kebijakan menurunkan konten yang berpotensi melanggar.

"Dan nampaknya, Telkom harus 'menyerah' mengikuti apa yang dilakukan operator lain dengan membuka Netflix. Selain itu juga, mungkin (pembukaan blokir Netflix oleh Telkom) karena pemerintah sudah mengeluarkan kebijakan soal perpajakan bagi OTT (Over The Top)," jelasnya.

Berbicara soal konten, ucap Heru, memang bisa difilter dan ada batasan usia. Tapi, kalau diperhatikan ada batasan usia yang digunakan berbeda dengan yang ada di Indonesia. Hal itu yang perlu diperhatikan pemerintah saat ini.
https://nonton08.com/melting-me-softly-episode-14/

Peneliti Harvard Buat Robot Berbahan Kain

 Robot dengan berbahan kain atau tekstil jauh dari kata baru, namun robot berbahan ini biasanya melekat pada mesin eksternal besar yang dapat memodulasi tekanan udara di dalamnya untuk membuatnya bergerak atau mengubahnya bentuknya.
Karena hal tersebut dapat membatasi aplikasi potensial mereka, tim peneliti dari Harvard berkumpul untuk mengembangkan robot lunak berbasis tekstil yang dapat mengatur dirinya sendiri tanpa ditambatkan ke mesin apapun.

Para peneliti dari Wyss Institute Harvard for Biologically Inspired Engineering, John A. Paulson School of Engineering, dan Applied Sciences and Department of Chemistry and Chemical di mana mereka semua merancang kain robot yang disebut Smart Thermally Actiating Textiles (STAT) terdiri dari kantong tertutup rapat berisi cairan yang dikenal sebagai Novec 7000.

Saat dipanaskan, cairan akan menguap dan volumenya melebar hingga 100 kali lipat untuk mengubah bentuk kain. Tetapi ketika didinginkan, kondensasi kembali menjadi cairan, sehingga mengempiskan kain.

Untuk dapat menghilangkan kebutuhan akan mesin eksternal, mereka menenun benang berlapis perak konduktif secara elektronik ke dalam bahan yang mereka gunakan untuk STAT.

Benang tersebut berfungsi sebagai elemen pemanas dan elemen sensor dari kain pintar yang memungkinkan perubahan suhu dan tekanan yang diperlukan untuk mengubah fase Novec 7000 dari cairan ke uap dan sebaliknya.

"Dengan pengontrol terintegrasi, STAT secara mandiri mempertahankan tekanannya bahkan ketika ditempatkan di lingkungan di mana suhu eksterior berfluktuasi, seperti dekat dengan tabung udara yang secara aktif mendinginkan sistem." Jelas penulis pendamping utama studi ini, Christopher Payne yang dilansir detiKINET dari Engadget.

Para peneliti itu mengatakan bahwa mereka dapat memproduksi robot kain dalam jumlah besar dan dengan geometri acak, memberikannya sejumlah aplikasi potensial.

Misalnya, ini dapat digunakan dalam pakaian mekanik yang dapat memberikan tekanan pada bagian tubuh yang cedera dan mempercepat perbaikan jaringan.

Lalu juga dapat digunakan pada bantal responsif untuk membantu mencegah luka di tempat tidur dan kursi roda dan dan bahkan mungkin dalam penciptaan pakaian dinamis untuk peragaan busana modern.

Teknologi Smart Hiburan TV di Rumah Saat New Normal

Di masa New Normal, kebutuhan menonton bioskop belum bisa terpenuhi segera. Menonton tayangan hiburan berkualitas bisa dioptimalkan di rumah dengan perangkat yang tepat.

Salah satunya adalah yang ingin ditawarkan oleh Transvision Xstream dengan konsep simple, powerful dan smart. Seperti dalam keterangan yang diterima detikINET, Rabu (8/7/2020) bahwa setelah diluncurkan 5 Maret 2020 yang lalu, Transvision Xstream, layanan streaming menggunakan android box menjadi pilihan hiburan bagi keluarga Indonesia.

Sejak masa PSBB, Xstream banyak dicari oleh konsumen yang membeli lewat website dan toko online. Dengan review 'sangat puas' box android Transvision Xstream membuktikan kehadirannya.

"Gaya hidup modern dan budaya nonton streaming sudah menjadi kebutuhan hiburan yang sangat mendasar di Indonesia," kata Direktur Marketing & Sales Transvision, Brando Tengdom.
https://nonton08.com/melting-me-softly-episode-16/