Sabtu, 11 Juli 2020

Kebutuhan Melonjak, Polisi Sita 31 Juta Masker Palsu di China

Maraknya virus corona COVID-19 di beberapa negara, terutama di China, membuat kebutuhan akan masker semakin melonjak. Hal ini membuat stok habis atau harga yang melambung tinggi dari biasanya
Tak jarang ada oknum-oknum yang memanfaatkan keadaan ini. Di China, banyak penipu yang tega memproduksi masker palsu dan menjualnya ke pasar gelap.

Pihak kepolisian setempat bahkan telah menyita 31 juta masker palsu atau yang memiliki kualitas di bawah standar. Dalam satu bulan ini, sudah terjadi beberapa kasus penipuan semacam itu seperti yang dikutip dari Daily Star.

Wakil Menteri Keamanan Publik, Du Hangwei, mengatakan hingga saat ini jumlah masker dan produk desinfektan lainnya yang disita sudah sangat banyak. Totalnya mencapai 174 juta Yuan atau setara dengan Rp 353 miliar.

Menanggapi hal ini, Du berjanji bahwa pihak kepolisian akan terus menindak kenaikan harga bahkan beredarnya produk palsu.

Pemerintah Provinsi Sichuan mengatakan, tindakan penjualan masker palsu dan di bawah standar seperti ini dapat dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

Viral Kisah Nenek Keliru Beli Kondom Ukuran Jumbo Dikira Teh

 Seorang nenek berusia 76 tahun dari Inggris, Rosemarie Riley, viral di media sosial setelah dirinya keliru membeli paket kondom ukuran jumbo. Ia menyangka barang yang dibeli di supermarket tersebut teh akibat tak pakai kacamata.
Kekeliruan ini pertama kali diketahui oleh sang suami, John, yang penasaran mengapa ia menghabiskan uang 18 pound atau sekitar Rp 300 ribu untuk kondom.

"Saya merasa malu. Tapi suami saya lebih kesal karena saya menghabiskan 17 pound untuk kondom ini," kata Rosemarie seperti dikutip dari Daily Mail, Kamis (27/2/2020).

Pada akhirnya Rosemarie meminta cucunya, Gemma, untuk mengembalikan kondom ke toko.

Di Facebook, Gemma bercerita tentang kisah yang dilalui sang nenek. Unggahannya sudah dibagikan lebih dari 9.000 kali dengan sebagian besar netizen menganggap ini kejadian yang lucu.

"Nenek saya mengira ini adalah kotak teh dan cucunya yang luar biasa mendapat tugas harus mengembalikannya. Jadi buat siapa saja yang melihat saya sedang mengembalikan ini, tolong jangan mengira yang tidak-tidak," canda Gemma di Facebook.

Pasien Pulih Corona Kembali Dinyatakan Positif Melalui 'Anal Swab'

Pasien yang dipulangkan dari rumah sakit di Guangdong, China Selatan, kembali positif setelah dinyatakan sembuh dari virus corona COVID-19. Tes menunjukkan bahwa pasien ini kemungkinan masih membawa virus.
Menurut sebuah laporan yang dikutip dari Straits Times, Song Tie, wakil direktur Pusat Pengendalian Dan Pencegahan Penyakit Guangdong, tidak secara detail menjelaskan mengapa hal ini bisa terjadi. Ia juga tidak bisa memastikan apakah pasien ini masih berpotensi menularkan virus.

Namun menurut penilaian awal, para ahli ini percaya jika pasien memang belum sepenuhnya sehat dari infeksi paru-paru mereka. Pedoman dari Komisi Kesehatan Nasional menyatakan kalau pasien dapat dianggap pulih jika ia sudah melakukan tindakan swab tenggorokan atau hidung dengan hasil negatif dalam dua tes berturut-turut.

Direktur unit perawatan intensif Rumah Sakit Rakyat Guangzhou melaporkan, 13 pasien yang sebelumnya dinyatakan pulih, melakukan tes ulang dan menunjukkan hasil positif. Namun, tidak satu pun dari mereka yang menunjukkan gejala.

Cai Weiping, direktur Divisi Penyakit Menular, menjelaskan bahwa hasil positif dari pasien yang sebelumnya pulih ini ditemukan dari anal swab menunjukkan hasil 'lemah positif'. Metode ini memang jarang digunakan, dan tidak sesuai dengan Pedoman Perawatan Nasional. Penelitian yang dilakukan oleh Universitas Kedokteran Guangzhou juga menemukan bahwa virus ada dalam sampel tinja, yang disebut sebagai jalur penularan baru.

"Masih belum jelas apakah virus yang terdeteksi pada pasien yang dipulihkan masih aktif untuk menularkan virus," kataCai.

Cara Praktis Penuhi Kebutuhan Serat Harian di Tengah Aktivitas Padat

Serat menjadi salah satu asupan yang penting dikonsumsi sehari-hari karena bisa membantu melancarkan sistem pencernaan. Bahkan serat juga berfungsi sebagai pengikat lemak, gula, dan kolesterol dari makanan yang dikeluarkan melalui kotoran.
Medical Marketing Manager Kalbe Nutritionals dr Adeline menjelaskan jumlah serat asupan serat yang optimal bervariasi berdasarkan jenis kelamin, usia, dan status kehamilan seseorang. Namun, Akademi Nutrisi dan Diet di Amerika merekomendasikan 25 gram per hari untuk wanita dewasa, 38 gram serat per hari untuk pria dewasa.

"Untuk mereka yang telah berusia 50 tahun disarankan (mengonsumsi serat) 21 gram khusus wanita dan 30 gram bagi pria. Kemudian, wanita hamil atau menyusui setidaknya 28 gram serat per hari," jelas dr Adeline kepada detikHealth, baru-baru ini.

Namun sayangnya, berdasarkan data dari Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, pada tahun 2013 penduduk Indonesia di atas 10 tahun sebanyak 93,5% di antaranya tidak mengonsumsi sayur dan buah. Di mana 9 dari 10 penduduk Indonesia (usia lebih dari 10 tahun) hanya mengonsumsi 7 gram serat per hari.

Padahal, banyak sekali manfaat serat untuk tubuh kita. Serat akan berpengaruh pada pemakaian glukosa, sekresi insulin dan pemakaian glukosa oleh sel hati. Kita harus memperbanyak mengonsumsi serat yang juga akan membantu tubuh dalam menyerap kolesterol jahat dan menyerap racun yang terdapat dalam makanan.

"Serat makanan berpengaruh dapat mengikat kolesterol dan asam empedu sehingga berpengaruh pada sirkulasi enterohepatik kolesterol. Dalam usus besar, serat dapat dimetabolisme oleh bakteri kolon dan dapat menghasilkan asam lemak rantai pendek yang dapat menghambat mobilisasi asam lemak dan mengurangi glukoneogenesis," jelasnya.

Adapun sumber serat, lanjut dr Adeline bisa didapatkan dari makanan seperti sayuran dan buah yang kita makan atau disebut serat kasar (crude fiber). Selain serat kasar, terdapat juga serat makanan yang tidak hanya terdapat pada sayur dan buah, tetapi juga ada dalam makanan lain misalnya beras, kentang, kacang-kacangan dan umbi-umbian. Serat dalam makanan umumnya disebut sebagai dietary fiber yang sangat baik untuk kesehatan manusia.

Karena itu, mulailah dengan cara menambah porsi sayur dan buah ke dalam piring makan untuk mencukupi kebutuhan serat agar saluran pencernaan manusia bekerja lebih optimal. Meski begitu, rutin mengonsumsi buah dan sayur bukan berarti asupan serat sudah terpenuhi dengan baik.

Misalnya 1 buah pisang dapat mengandung 2,63 gram. Sementara jeruk 3,14 gram, apel 3,3 gram, 1 mangkuk pepaya 2,52 gram, 1 iris semangka 0,8 gram, 1 iris melon 0,5 gram, dan jambu biji mengandung 5,4 gram.

Namun seringkali asupan serat terlupakan, terutama bagi yang memiliki aktivitas padat. Karena itu cara lainnya untuk memenuhi asupan serat dengan cara yang praktis dan nikmat adalah mengonsumsi Nutrive FiberShot.

Minuman tinggi serat ini diformulasikan mengandung 16 sari buah dan sayur untuk membantu memelihara saluran pencernaan. Buah dan sayur yang dipilih tidak hanya mengandung serat, namun vitamin dan mineral bagi kesehatan tubuh. Dengan mengonsumsi 2 botol Nutrive FiberShot dapat membantu memenuhi kebutuhan serat hingga 10 gram sehingga dapat membantu menjaga fungsi pencernaan tubuh kita.
https://nonton08.com/yong-ju-gol-2/