Di Bumi, kita punya perhitungan jam 1x24 jam. Tapi... jika alam semesta memiliki perhitungan jam juga, hitungan per detiknya bisa lebih cepat dari satu miliar triliun triliun per detik.
Dalam fisika, waktu biasanya dianggap sebagai dimensi keempat. Tetapi beberapa fisikawan berspekulasi bahwa waktu mungkin merupakan hasil dari proses fisik, seperti detak bawaan dari jam itu sendiri.
Jika alam semesta benar-benar memiliki jam fundamental, ia harus berdetak lebih cepat dari satu miliar triliun triliun kali per detik, menurut sebuah studi teoritis yang diterbitkan 19 Juni di Physical Review Letters.
Waktu sendiri merupakan konsep yang kerap diperdebatkan, bahkan dua teori fisika saling bertentangan tentang bagaimana mereka mendefinisikannya. Dalam mekanika kuantum, yang menggambarkan atom dan partikel kecil, waktu adalah suatu hal yang sudah pasti menurut fisikawan Flaminia Giacomini dari Perimeter Institute di Waterloo, Kanada.
Tetapi dalam teori relativitas umum, yang menggambarkan gravitasi, waktu bergeser dengan cara yang aneh. Jam di permukaan Bumi sedikit tertinggal bila dibandingkan dengan jam pada satelit yang mengorbit.
Sebelumnya sudah ada jam atomik. Namun bila dapat ditemukan jam alam semesta atau jam fundamental, waktu Planck mungkin merupakan perhitungan yang masuk akal. Waktu Planck sendiri merupakan waktu yang dibutuhkan cahaya untuk berjalan, dalam vakum, jarak 1 Planck.
Kendati demikian, fisikawan perimeter Bianca Dittrich, yang tidak terlibat dengan penelitian berpikir bahwa mungkin tidak akan pernah ada satu jam fundamental di alam semesta, melainkan beberapa hal yang dapat digunakan untuk mengukur waktu.
Bos Teknologi yang Rasis Pada Orang Asia Kena Batunya
Seorang bos perusahaan teknologi asal San Fransisco sempat viral minggu lalu karena tertangkap kamera melontarkan ucapan rasis kepada keluarga Asia-Amerika. Kini ia telah mundur dari jabatan di perusahaannya.
Pelaku pun kena batunya. Selain dihujani kritik netizen, Michael Lofthouse yang merupakan CEO dari perusahaan Cloud8 dalam keterangannya mengatakan ia telah mundur dan tidak lagi memiliki hubungan bisnis dengan perusahaan yang ia pimpin.
"Saya dapat memastikan bahwa saya telah mundur dari Solid8, memutuskan semua hubungan bisnis dengan segera," kata Lofthouse dalam emailnya kepada CNN, seperti dikutip detikINET, Selasa (14/7/2020).
"Akan menjadi tugas saya untuk memastikan tindakan pribadi saya tidak berdampak buruk terhadap orang-orang terdekat saya," sambungnya.
Seperti diketahui, Lofthouse tertangkap kamera melontarkan ucapan rasis kepada keluarga Jordan Chan yang sedang merayakan ulang tahun tantenya di restoran Lucia di California, AS.
Keluarga itu merekam perkataan kotor sang pria. "Trump's going to f**k you. You f**kers need to leave ... You f***ing Asian piece of sh*t," begitu kata dia. Ini sungguh sebuah perkataan kasar yang mengagetkan.
Tidak lama setelah video ucapan rasisnya viral, Lofthouse langsung meminta maaf lewat keterangan resmi yang dirilis oleh akun Twitter perusahaannya. Ia menyebut perilakunya saat itu menjijikkan dan ia telah kehilangan kontrol.
Setelah itu, muncul banyak petisi di situs Change.org yang meminta Lofthouse untuk mundur dari jabatannya. Ada juga yang meminta Solid8 untuk langsung memecat Lofthouse.
Dalam keterangan yang baru ia rilis, Lofthouse mengakui bahwa ucapannya pada keluarga Chan rasis, menyakitkan dan sangat tidak pantas. Ia juga mengatakan telah memulai lagi proses untuk menjauhi minuman beralkohol sekaligus mengikuti program anti rasisme.
https://cinemamovie28.com/younger-sister-2-2/