Kamis, 23 Juli 2020

Personel AKB48 Kayoko Takita Positif Virus Corona

Salah satu personel idol group asal Jepang, AKB48, positif terinfeksi virus Corona. Lewat blog resminya, manajemen yang menaungi AKB48 mengumumkan bahwa Kayoko Takita, telah menjalani tes dan hasilnya ia terpapar COVID-19.
Seperti dikutip dari Koreaboo, 10 hari sebelum pengumuman tersebut, Kayoko Takita dilaporkan mengalami demam. Agensi AKB48 menjelaskan bahwa suhu tubuh wanita 23 tahun ini sempat mencapai 37,2 derajat Celsius namun berangsur-angsur kembali ke suhu normal.

Saat demam Kayoko Takita sudah melakukan langkah pencegahan penularan virus Corona dengan berdiam di rumah dan jaga jarak. Tapi ketika merasakan gejala lainnya seperti tidak bisa mencium dan merasakan makanan, ia memutuskan tes COVID-19 pada 18 Juli 2020 dan hasilnya keluar sehari setelahnya yang menunjukkan kalau dia positif.

Terkait kegiatan keartisannya, agensi menegaskan bahwa Kayoko Takita sudah tidak ikut berbagai kegiatan AKB48 di luar ruangan sejak April 2020. Namun ia sempat melakukan kontak dekat dengan Makiho Tatsuya, rekan sesama personel AKB48.

Meskipun Mahiko tak mengalami gejala yang merujuk pada COVID-19, dia akan tetap menjalani tes untuk memastikan kesehatannya. Sementara itu aktivitas personel lainnya akan tetap berlanjut karena setelah dilakukan contact tracing, tidak ada lagi anggota yang pernah berinteraksi dengannya.

Saat ini AKB48 memiliki ratusan personel. Total ada 107 member yang masih aktif, termasuk Kayoko Takita.

Begini Komentar Jin BTS Saat Melihat Fotonya Diedit Jadi Pengantin Jawa

 Jin BTS bikin heboh fans Indonesia dengan komentarnya di Weverse mengenai editan foto. Beberapa waktu lalu sempat fans memang sempat dihebohkan dengan serangkaian foto editan para personel BTS. Gambar-gambar itu menampilkan keenam member boyband Korea tersebut dengan baju pengantin Jawa.
Editan serupa mungkin sebelumnya sudah banyak. Namun editan dari pemilik akun Instagram @aiidankim memang cukup mulus hingga bisa terlihat seperti asli untuk orang-orang yang tidak kenal BTS bahkan Jin sendiri.

Beberapa waktu lalu seorang Army (sebutan fans BTS) mengunggah postingan di komunitas Weverse. Kala itu, fans mengingatkan sesama anggota agar tersenyum dan bersemangat untuk hari yang indah. Agar para Army bisa memulai hari dengan senyuman, ia pun menyertakan sejumlah foto BTS yang merupakan editan keenam personel pakai baju pengantin tradisional Indonesia.

"Selamat pagi, hari ini akan menjadi hari yang menyenangkan untuk kita semua. Mulailah bekerja dengan senyuman, semangat untuk bekerja," tulis fans tersebut sembari mengunggah foto-foto BTS berlatar akad nikah.

Tak disangka, postingan tersebut kemudian dikomentari Jin BTS. Pemilik nama asli Kim Seokjin tersebut melihat fotonya tengah mengenakan baju akad Sunda lengkap dengan blangkon batik dan kalung bunga. Tampaknya pria berumur 27 tahun tersebut cukup terkejut sekaligus bingung. Ia bahkan menyangka jika BTS memang pernah melakukan photoshoot bertema demikian.

"Apakah kami pernah mengambil foto seperti ini? Aku bahkan sudah tidak ingat lagi," tulisnya.

Tampaknya selama tujuh tahun berkarier sebagai idol, BTS sudah melakukan berbagai macam pemotretan. Dan mungkin saking bagusnya editan tersebut, pemilik zodiak Sagitarius ini sampai bingung apakah ia benar-benar pernah mengambil gambar seperti itu.

Banyak penggemar mengakui ketampanan Jin BTS yang bahkan terlihat cocok mengenakan baju pengantin Jawa. Selain pengantin Jawa, @aiidankim juga sering membuat edit member BTS pakai baju tradisional Jawa, salah satunya Jin dengan baju lurik. Adapun Jimin yang mengenakan baju Sunda hingga cocok dipanggil Jaka.

Deretan Orang Anti Masker, Berakhir Terinfeksi Virus Corona dan Meninggal

Virus Corona adalah salah satu penyakit yang tidak bisa dianggap remeh. Walaupun tidak perlu khawatir berlebihan, namun kita semua perlu menyadari bahwa virus Corona tidak dapat dianggap main-main. Saat ini pemerintah sendiri sudah mewajibkan setiap orang untuk menggunakan masker dan mematuhi protokol-protokol pencegahan infeksi virus Corona. Namun pada kenyataannya masih ada saja orang-orang yang mengabaikan hal-hal tersebut dan lebih memilih untuk tidak menggunakan masker dengan alasannya masing-masing. Seperti dilansir dari berbagai sumber, berikut ini 4 orang yang menolak menggunakan masker dan pada akhirnya meninggal karena terinfeksi virus Corona.
1. Qiu Jun

Qiu Jun adalah seorang binaragawan asal China yang memiliki gaya hidup yang sehat. Walaupun demikian pada akhirnya dia tetap terinfeksi virus Corona karena pilihan hidupnya. Seperti dikutip dari Daily Star, pria berusia 72 tahun itu sebelumnya selalu menolak menggunakan masker sampai akhirnya dia terinfeksi virus Corona dan meninggal.

Qiu Jun pertama kali terinfeksi Corona sebelum Tahun Baru Imlek. Saat itu Qiu Jun sedang mengunjungi keluarga menantunya. Karena pandemi Corona sedang banyak menyebar, Qiu Jun lalu diingatkan untuk menggunakan masker sebagai salah satu bentuk pencegahan, namun sayang hal itu diabaikannya. Qiu Jun tetap santai pergi ke gym, padahal dia tinggal di kota Wuhan, lokasi sumber penyebaran Corona.

Sampai akhirnya Qiu Jun mulai menunjukkan gejala terinfeksi Corona seperti demam kronis. Qiu Jun sempat diisolasi di Rumah Sakit Palang Merah Wuhan sebelum akhirnya meninggal dunia.

2. Richard Rose

Richard RoseRichard Rose Foto: Facebook Richard Rose
Richard Rose yang merupakan mantan tentara Amerika Serikat sempat menjadi viral dan menghebohkan publik setelah kabar kematiannya tersebar. Pasalnya pria berusia 37 tahun itu mengikuti gerakan anti masker dan seringkali memamerkannya di media sosial miliknya. Pada 28 April, Richard Rose sempat mengunggah pernyataan di Facebooknya bahwa dia tidak akan menggunakan masker.

Seperti dikutip dari People, pada tanggal 1 Juli Richard Rose lalu kembali mengunggah pernyataan di Facebooknya yang menyatakan bahwa dia terinfeksi virus Corona. Tak lama setelahnya, tepatnya tanggal 4 Juli 2020 Richard Rose lalu dikabarkan meninggal akibat komplikasi dari infeksi virus Corona yang dideritanya.

3. Carsyn Leigh Davis

Carsyn Leigh Davis adalah seorang remaja berusia 17 tahun yang meninggal akibat terinfeksi virus Corona. Sebelum terinfeksi, Carsyn Leigh Davis dikabarkan menghadiri pesta di sebuah gereja. Dalam pesta tersebut para pesertanya tidak diharuskan untuk menggunakan masker dan menjaga jarak sosial. Setelah menghadiri pesta tersebut Carsyn Leigh Davis mulai memperlihatkan gejala terkena virus Corona.

Seperti dikutip dari Today, orangtuanya yang merupakan tenaga medis lalu menyalah artikan gejala yang diperlihatkan oleh Carsyn Leigh Davis, sehingga memberikan anaknya itu pengobatan yang salah. Orangtuanya memberikan Carsyn obat azithromycin, antibiotik yang digunakan untuk mengobati infeksi bakteri. Azithromycin sendiri bukanlah obat yang tepat untuk mengobati infeksi COVID-19.

Setelah kondisi Carsyn malah semakin memburuk walaupun sudah diberikan obat, kedua orangtuanya lalu membawanya ke rumah sakit. Di rumah sakit Carsyn melakukan tes laboratorium dan dinyatakan positif terinfeksi virus Corona. Carsyn juga diketahui memiliki penyakit komplikasi, yaitu obesitas dan kelainan imun. Pada 23 Juni 2020, Carsyn dinyatakan meninggal dunia akibat infeksi virus Corona yang dideritanya.

4. Pria yang Mengira Virus Corona Hanyalah Hoax

Seorang dokter di Texas bernama Jane Appleby menceritakan kisah pasiennya yang mengira virus Corona hanyalah hoax dan pada akhirnya meninggal karena terinfeksi virus tersebut. Pasien pria yang tidak disebutkan namanya itu kabarnya benar-benar tidak percaya dengan virus Corona sehingga dia berusaha membuktikannya sendiri dengan menghadiri pesta COVID-19. Pesta COVID-19 atau pesta virus Corona adalah pesta yang dibuat oleh seseorang yang telah terinfeksi virus Corona dan ingin membuktikan apakah virus tersebut akan menginfeksi orang lainnya.

Seperti dikutip dari Mirror, pria berusia 30 tahun itu menghadiri pesta tersebut tanpa menggunakan masker atau melakukan tindakan-tindakan pencegahan infeksi virus Corona lainnya. Setelah menghadiri pesta, sang pria mulai merasa sakit dan memutuskan untuk pergi ke dokter. Di rumah sakit pria tersebut mengikuti serangkaian tes hingga dinyatakan positif terinfeksi virus Corona dan meninggal setelahnya.
https://kamumovie28.com/black-clover-episode-22-subtitle-indonesia/