Senin, 27 Juli 2020

Lari 35 Km, Dokter Ini Buktikan Pakai Masker Tak Sebabkan Kekurangan Oksigen

Seorang dokter di Yorkshire, Inggris, Tom Lawton, berlari sejauh 22 mil (35 km) dari rumah ke tempat kerjanya di Bradford Royal Infirmary dengan mengenakan masker. Mengutip laman The Independent, Lawton melakukan hal itu untuk meredam berbagai spekulasi mengenai pemakaian masker menurunkan kadar oksigen.
Dalam akun media sosialnya, Lawton menjelaskan bahwa ia telah melihat kondisi terburuk yang dialami pasien virus Corona. Ia juga mendorong agar semua orang memakai masker ketika meninggalkan rumah.

Sebagai langkah lanjutan, ia juga membuka donasi di laman GoFundMe untuk mengumpulkan uang yang akan diberikan ke The Trussell Trust, bank makanan di Bradford. Lawson juga menuliskan kekecewaannya mengenai banyaknya orang yang masih mempercayai mitos soal masker menurunkan kadar oksigen.

"Karena itu saya kesal dengan informasi yang salah tentang kadar oksigen dan masker, serta pesan yang membingungkan kapan harus memakainya (di dalam ruangan!)" tulis Lawton.

Lawton juga menuturkan bahwa dia adalah seorang atlet triatlon, namun pandemi Corona telah 'merampas' kesehatannya. Sehingga untuk meredam kekesalannya dan meluruskan informasi yang beredar, ia akhirnya berlari dari rumah ke tempat kerja dengan memakai masker.

Ia menambahkan jika bahwa ia saja bisa berlari sejauh 16-21 mil (sekitar 25-33 km) dengan mengenakan masker, maka seharusnya tak ada masalah saat orang-orang mengenakan masker saat beraktivitas.

"Saya tidak lepas-pasang masker (tidak makan dan minum), dan kadar oksigen tetap berada di angka 98 persen setiap kali saya memeriksanya. Silahkan mengutip pernyataan ini ketika ada orang yang mengatakan pada Anda pakai masker itu buruk," tambahnya.

Apa yang dilakukan oleh Lawton sejalan dengan panduan resmi dari Organisasi Kesehatan Dunia yang menyatakan bahwa pakai masker tidak menyebabkan keracunan oksigen.

"Penggunaan masker medis yang berkepanjangan memang tidak nyaman. Namun, itu tidak menyebabkan keracunan CO2 atau kekurangan oksigen"," tulis WHO dalam situs resminya.

Perlu dicatat, penggunaan masker hanya dianjurkan untuk olahraga dengan intensitas ringan-sedang, sedangkan kemampuan fisik tiap orang tidak selalu sama. Olahraga yang terasa ringan-sedang bagi seseorang, bisa saja terasa berat bagi orang lain.

Di masa pandemi, olahraga di tempat umum lebih disarankan dengan intensitas ringan-sedang agar tetap memungkinkan pakai masker. Jika ingin melakukan dengan intensitas tinggi dan harus melepas masker, lakukan di tempat khusus yang tidak ada orang lain.

Sebaiknya konsultasikan dulu kondisi kesehatan sebelum melakukan olahraga ekstrem atau dengan intensitas tinggi.

Nol Kematian dan 3 Bulan Bebas Transmisi Lokal, Vietnam Waspadai COVID-19

Vietnam menjadi salah satu negara yang dinilai sukses dalam menangani pandemi Corona. Vietnam melaporkan nol kematian dan tiga bulan dinyatakan bebas Corona lokal.
Namun, kini Vietnam kembali waspada terhadap virus corona baru pada Sabtu (25/7/2020). Peringatan waspada ini muncul usai pejabat medis di kota pusat Danang, Vietnam, mendeteksi kasus COVID-19 lokal pertama di negara Asia Tenggara tersebut usai tiga bulan sebelumnya dinyatakan 'bebas' kasus Corona lokal.

Berkat langkah karantina yang ketat, dan program pengujian yang agresif dan luas, Vietnam telah menjaga total kasus Corona yang dimiliki tetap di angka 415 kasus. Total tersebut termasuk jumlah kasus yang sangat rendah dibandingkan dengan negara lain. Vietnam juga melaporkan tidak ada infeksi Corona transmisi lokal selama 100 hari.

Dikutip dari Channel News Asia, Vietnam pun masih tidak memiliki satu pun kasus kematian akibat virus Corona. Namun, pada hari Jumat, Kementerian Kesehatan Vietnam mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa seorang lelaki berusia 57 tahun dari Danang, sebuah tempat wisata populer, telah dites positif Corona. Maka dari itu, Vietnam melakukan isolasi terhadap 50 orang yang diketahui memiliki kontak dengan orang tersebut.

Kementerian Kesehatan Vietnam mengatakan 103 orang yang kontak dengan pasien tersebut telah dites, semuanya dinyatakan negatif Corona. Pemerintah mengatakan pada hari Sabtu tes baru telah mengkonfirmasi infeksi pria itu, sehingga jumlah total kasus di Vietnam menjadi 416 kasus.
https://cinemamovie28.com/college-girls-secret-job-2/

Minggu, 26 Juli 2020

Pria Wajib Tahu, 3 Warna Sperma Ini Menandakan Kondisi Kesehatan Kamu!

 Sadarkah kamu kalau warna sperma terkadang bisa berubah-ubah? Umumnya sperma yang keluar adalah berwarna putih pudar seperti langit yang sedang berawan.
Faktanya warna sperma itu bisa mewakili kondisi kesehatan pria lho! Berikut ini adalah beberapa warna sperma yang perlu kamu tahu, seperti dikutip dari BlackDoctor.

1. Putih
Sperma berwarna putih atau keabu-abuan adalah warna yang normal. Umumnya sperma ini akan bertekstur kental dan akan mencair setelah 30 menit.

2. Kuning
Tidak perlu khawatir apabila sperma yang keluar berwarna kuning, lantaran biasanya ini terjadi pada orang yang sudah lama tidak mengalami ejakulasi.

Namun jika setiap kali ejakulasi sperma yang keluar berwarna kuning, kemungkinan ada indikasi kamu mengalami leukocytospermia atau kondisi tingginya jumlah sel darah putih di dalam air mani salah satunya karena infeksi.

3. Merah
Sperma merah dalam istilah medis disebut sebagai hematospermia. Kondisi ini umumnya terjadi akibat adanya darah di dalam sperma. Salah satu penyebabnya adalah infeksi pada organ yang berfungsi untuk menghasilkan air mani.

Takut Virus Corona, Acara Ulang Tahun Kaisar Jepang Dibatalkan

 Takut wabah virus corona (COVID-19), agenda perayaan ulang tahun Kaisar Naruhito batal dilaksanakan. Hingga kini jumlah kasus COVID-19 di Jepang sudah mencapai 60 orang dan 1 di antaranya meninggal dunia. Hal inilah yang mendorong Istana kekaisaran Jepang membatalkan perayaan ulang tahun sang kaisar.
Dikutip dari Anadolu Agency, Kyodoo News melaporkan bahwa Badan Rumah Tangga Kekaisaran Jepang mengonfirmasi batalnya acara ulang tahun Kaisar Naruhito di Istana Kekaisaran Jepang yang telah dijadwalkan pada hari Minggu (23/2/2020).

"Kami membuat keputusan untuk membatalkan acara publik di istana, yang setiap tahunnya dihadiri oleh banyak orang dalam jarak dekat, dan setelah mempertimbangkan risiko penyebaran virus," kata Kenji Ikeda, juru bicara Istana Kekaisaran Jepang.

Tak hanya merayakan ulang tahun sang kaisar, sebelumnya acara ini direncanakan sebagai perayaan ulang tahun pertama Naruhito menjadi kaisar Jepang. Diketahui Naruhito menjabat sebagai kaisar Jepang pada 1 Mei 2019, setelah Akihito ayahnya mengundurkan diri.

Hingga saat ini hari Rabu (19/2/2020), jumlah kasus infeksiCOVID-19 sudah mencapai 75.197 orang dan 2.010 di antaranya meninggal dunia.

Masukkan Timun ke Miss V Agar Bersih, Aman Nggak Ya?

Ada cara aneh yang dipercaya sebagian wanita untuk membersihkan area vagina. Pertama-tama, kupas mentimun, dan masukkan begitu saja ke dalam miss v, lalu diputar selama 20 menit. Meski katanya 'ampuh', jangan pernah mencoba hal ini ya.

Membersihkan area vagina dengan cara seperti itu sangat tidak direkomendasikan. Berikut beberapa alasan mengapa kamu tak perlu membersihkan vagina dengan mentimun, dikutip dari Health:

1. Vagina tidak kotor
Tak perlu repot-repot bersihkan vagina dengan cara ekstrem memasukkan mentimun ke vagina. Faktanya vagina tidak sekotor yang kamu bayangkan, kok. Cukup bilas vagina dengan menggunakan air biasa saja agar tidak menghilangkan keseimbangan pH-nya.


2. Sebagian pembersih bisa merusak bakteri baik
Berbagai penelitian mengungkap kalau pembersih, cuka, produk penyeimbang pH, sangat berpotensi merusak bakteri baik. Alih-alih membersihkan vagina, faktanya kamu malah berisiko lebih tinggi terkena gonore atau HIV.


3. Tidak ada bahan yang dapat menyeimbangkan pH vagina
Meskipun beberapa produk mengklaim dapat mengembalikan keseimbangan pH vagina, ahli kandungan, Jen Gunter, MD, menyebut pH lebih optimal jika diatasi oleh bakteri baik. Jadi jika kamu mencoba untuk membersihkan area vagina secara ekstrem seperti menggunakan mentimun, kamu malah akan merusak keseimbangan pH pada vagina tersebut.


4. Mentimun rentan terhadap semua jenis jamur yang jahat
Menurut para peneliti, mentimun rentan terhadap semua jenis jamur yang jahat. Menurut Jen akan sangat berbahaya jika jamur tersebut masuk ke dalam area vagina. Maka dari itu sangat berbahaya jika mengikuti cara membersihkan vagina dengan mentimun.
https://cinemamovie28.com/one-piece-dead-end-adventure-2/