Jumat, 07 Agustus 2020

Daftar 5 Provinsi dengan Penambahan Kasus Corona Terbanyak Per 7 Agustus

Penambahan kasus baru positif COVID-19 di Indonesia mencapai 2.473 kasus per 7 Agustus 2020. DKI dan Jawa Timur mencatatkan penambahan kasus tertinggi.
Berdasarkan data dari covid.19.go.id pada hari Jumat (7/8/2020), sebanyak 2.473 orang telah terkonfirmasi positif COVID-19, sehingga totalnya menjadi 121.226 kasus.

Data tersebut juga menunjukkan 77.557 pasien Corona telah dinyatakan sembuh dan 5.593 lainnya meninggal dunia.

Berikut 5 provinsi dengan penambahan kasus baru Corona terbanyak pada 7 Agustus.
1. DKI Jakarta: 665 kasus

2. Jawa Timur: 378 kasus

3. Jawa Tengah: 232 kasus

4. Sumatera Utara: 216 kasus

5. Jawa Barat: 152 kasus

Sementara itu, berikut 3 provinsi yang tidak ada penambahan kasus baru Corona pada 7 Agustus.
1. Bengkulu

2. Kalimantan Utara

3. Nusa Tenggara Timur

Tambah 2.473 Kasus Corona Indonesia Per 7 Agustus, 3 Provinsi Ini Nihil Kasus Baru

Indonesia mencatatkan 2.473 kasus baru virus Corona COVID-19 pada Jumat (7/8/2020). DKI dan Jawa Timur mencatatkan penambahan kasus baru paling tinggi, dan ada 3 provinsi yang sama sekali tidak ada tambahan kasus.
Hingga Jumat (7/8/2020) sudah ada 121.226 kasus positif virus Corona COVID-19 di Indonesia yang terkonfirmasi. Dari jumlah tersebut, ada 77.557 pasien sembuh, sementara 5.593 lainnya meninggal dunia.

Berikut 3 wilayah yang melaporkan tidak adanya penambahan kasus baru pada 7 Agustus.

Bengkulu
Kalimantan Utara
Nusa Tenggara Timur
Sedangkan wilayah di Indonesia yang melaporkan peningkatan jumlah kasus terbanyak:

DKI Jakarta = 665 kasus
Jawa Timur = 378 kasus
Jawa Tengah = 232 kasus
Sumatera Utara = 216 kasus
Jawa Barat = 152 kasus

DKI Tertinggi, Ini Sebaran 2.473 Kasus Baru Corona Indonesia 7 Agustus

Pemerintah melaporkan 2.473 kasus baru COVID-19 yang terkonfirmasi pada hari Jumat (7/8/2020), tertinggi sejak 9 Juli 2020. Total sudah 121.226 kasus terkonfirmasi semenjak virus Corona mewabah di Indonesia.
DKI Jakarta menjadi provinsi dengan penambahan kasus paling tinggi sebanyak 665 kasus, disusul Jawa Timur sebanyak 378 kasus baru per 7 Agustus.

Dikutip dari laman covid19.go.id, ada sebanyak 77.557 kasus sembuh hingga hari ini, sementara kasus kematian Corona totalnya mencapai 5.593 orang.

Berikut detail sebaran 2.473 kasus baru Corona di Indonesia pada Jumat (7/8/2020):

Aceh: 53

Bali: 38 kasus

Banten: 34 kasus

Bangka Belitung: 3 kasus

DI Yogyakarta: 19 kasus

DKI Jakarta: 665 kasus

Jambi: 12 kasus

Jawa Barat: 152 kasus

Jawa Tengah: 232 kasus

Jawa Timur: 378 kasus

Kalimantan Barat: 3 kasus

Kalimantan Timur: 98 kasus

Kalimantan Tengah: 37 kasus

Kalimantan Selatan: 57 kasus

Kepulauan Riau: 17 kasus

Nusa Tenggara Barat: 15 kasus

Sumatera Selatan: 21 kasus

Sumatera Barat: 41 kasus

Sulawesi Utara: 18 kasus

Sumatera Utara: 216 kasus

Sulawesi Tenggara: 27 kasus

Sulawesi Selatan: 88 kasus

Sulawesi Tengah: 1 kasus

Lampung: 4 kasus

Riau: 35 kasus

Maluku Utara: 31 kasus

Maluku: 71 kasus

Papua Barat: 44 kasus

Papua: 23 kasus

Sulawesi Barat: 2 kasus

Gorontalo: 38 kasus
https://nonton08.com/pokemon-the-movie-hoopa-and-the-clash-of-ages/

Kamis, 06 Agustus 2020

Boleh Mandi Malam Tapi Jangan Sering-sering, Ini Risikonya

Mandi di malam hari mungkin sudah menjadi kebiasan bagi beberapa orang yang memiliki aktivitas di luar rumah hingga larut malam, bertujuan untuk membersihkan badan agar dapat beristirahat dengan rileks, tapi justru mandi di malam hari memiliki dampak buruk bagi kesehatan.
Pernahkah Anda mendengar larangan tentang bahaya mandi di malam hari?

Walaupun mandi memiliki manfaat yang baik untuk tubuh tapi ternyata mandi juga memiliki dampak buruk bagi tubuh Anda. Dikutip dari steemit.com berikut adalah beberapa bahaya jika Anda terlalu sering mandi di malam hari.

1. Menyebabkan rematik
Rematik adalah penyakit autoimun, penyakit yang akan terjadi pada peradangan sendi, sehingga seseorang yang terkena penyakit ini akan merasakan sakit-sakit persendian.

Penyebab rematik tidak begitu jelas, tetapi menurut para ahli kesehatan penyakit ini disebabkan oleh kelainan genetik yang menyerang orang-orang yang produktif.

2. Menyebabkan penuaan dini
Mandi di malam juga bisa mempercepat penuaan dini pada Anda. Beberapa orang mengatakan bahwa tubuh tidak akan kuat rangsangan air dingin ketika kita mandi di malam hari, ini akan menghasilkan peningkatan metabolisme. Untuk itu tubuh membutuhkan pasokan kalori dan oksigen yang cukup tinggi untuk menstabilkannya.

3. Menyebabkan paru-paru basah
Mitos yang mengatakan mandi di malam hari bisa menyebabkan paru-paru basah, ternyata tidak benar. Paru-paru basah disebabkan oleh infeksi virus dan bakteri yang berasal dari udara. Jika mengalami paru-paru basah biasanya pasien akan mengalami batuk berdahak, kesulitan bernapas, atau sampai menggigil.

4. Membuat demam
Mandi di malam hari berkenaan dengan pori-pori tubuh dan panas tubuh akan mulai naik di malam hari, Anda harus menghindarinya. Ini karena jika tubuh "panas" kita disiram air dingin di malam hari maka pori-pori yang terbuka ini akan membuat tubuh kita panas dan dingin seperti demam.

5. Menyebabkan asam urat
Mandi malam juga bisa memicu serangan gout. Penyakit ini justru akan terjadi karena konsumsi zat purin yang besar dalam tubuh kita sehingga kadar asam urat dalam tubuh akan meningkat. Dan itu dapat menyebabkan ginjal yang tidak mampu menampung atau membuang zat tersebut.

Awas! Ini Bahaya Terlalu Sering Masturbasi

Onani atau masturbasi merupakan kegiatan seksual yang dilakukan tanpa melakukan hubungan intim dan suatu proses perangsangan seksual pada alat kelamin secara sengaja yang bertujuan untuk memperoleh kepuasan seksual.
Masturbasi atau onani biasanya hal ini dilakukan antara umur 17 sampai 20 tahun. Banyak remaja yang menganggap hal ini adalah normal karena dorongan hormon testosteron sedang aktif-aktifnya pada umur 17 sampai 20 tahun.

Tapi ternyata masturbasi atau onani yang dilakukan secara berlebihan dapat membahayakan kesehatan Anda. Umumnya jumlah masturbasi yang dianggap normal adalah 2-3 kali dalam seminggu atau 12 kali dalam sebulan. Jika sudah lebih dari itu maka termasuk berbahaya bagi kesehatan.

Ini adalah beberapa bahaya jika Anda terlalu sering melakukan masturbasi atau onani yang dikutip dari timesofindia.

1. Melukai tubuh
Melakukan masturbasi yang berlebihan dapat melukai tubuh Anda. Masturbasi atau onani yang dilakukan dengan cara kasar dapat menyebabkan iritasi pada kulit kelamin.

Dan yang lebih parah dapat menyebabkan penyakit peyronie, yaitu kondisi ketika bentuk penis tampak menekuk.

2. Menyebabkan stres dan rasa bersalah
Masturbasi yang dilakukan akan berdampak negative pada kondisi psikologis, hal tersebut terjadi karena kesenangan yang dirasakan bertolak belakang dengan norma moral dan agama. Maka timbullah rasa bersalah setelah melakukan masturbasi. Apalagi bila hal tersebut terlalu sering dilakukan.

Perasaan bersalah yang terjadi karena masturbasi berpotensi membuat seseorang mengalami stres dan penurunan produktivitas. Pada akhirnya, stres tersebut juga berpotensi menyebabkan penurunan kualitas dalam berhubungan seksual dengan pasangan.

3. Memicu kecanduan
Masturbasi yang dilakukan berlebihan akan menyebabkan kecanduan karena kesenangan yang dirasakan saat masturbasi dan jika di biarkan ini akan membahayakan kesehatan Anda. Selain itu, membuat otak Anda terbiasa melakukan seks sendiri sehingga saat melakukan seks dengan pasangan Anda tidak akan mendapat kepuasan.
https://kamumovie28.com/tai-chi-zero/