Kamis, 26 November 2020

Tembus Setengah Juta, RI Jadi Negara dengan Kasus COVID-19 Terbanyak se-ASEAN

 Kasus COVID-19 di Indonesia masih terus meningkat setiap harinya. Selang sembilan bulan pandemi COVID-19 berlangsung di Indonesia, sudah lebih setengah juta warga terinfeksi penyakit mematikan tersebut.

Data per Senin (23/11/2020) dari Satgas COVID-19, ada penambahan 4.222 kasus positif sehingga total menjadi 502.110 dan sembuh 422.386 pasien. Sementara yang meninggal tercatat sebanyak 16.002.


Dengan jumlah tersebut, Indonesia masuk ke dalam 5 besar negara dengan kasus COVID-19 tertinggi di Asia. Jika dilihat dari total kasus COVID-19, Indonesia masuk ke dalam posisi keempat.


Sementara di ASEAN, Indonesia menempati urutan pertama kasus terbanyak disusul Filipina dengan total kasus sebanyak 420.614 dengan 386,604 pasien di antaranya sembuh dan 8,173 meninggal.


Berdasarkan laporan Worldometers per Senin (23/11/2020), berikut detail laporan kasus COVID-19 di ASEAN.


1. Indonesia

Positif: 502.110

Meninggal: 16.002

Sembuh: 422.386


2. Filipina

Positif: 420.614

Meninggal: 8.173

Sembuh: 386.604


3. Myanmar

Positif: 80.505

Meninggal: 1.765

Sembuh: 59.888


4. Singapura

Positif: 58.165

Meninggal: 28

Sembuh: 58.071


5. Malaysia

Positif: 56.659

Meninggal: 337

Sembuh: 42.480


6. Thailand

Positif: 3.920

Meninggal: 60

Sembuh: 3.766


7. Vietnam

Positif: 1.312

Meninggal: 35

Sembuh: 1.151


8. Kamboja

Positif: 306

Meninggal: 0

Sembuh: 295


9. Brunei Darussalam

Positif: 149

Meninggal: 3

Sembuh: 145


10. Laos

Positif: 39

Meninggal: 0

Sembuh: 24


11. Timor Leste

Positif: 30

Meninggal: 0

Sembuh: 30

https://kamumovie28.com/movies/lukisan-ratu-kidul/


10 Tanda Kehamilan yang Tidak Disadari


Banyak wanita tidak menyadari tanda-tanda kehamilannya. Padahal sebelumnya pernah hamil.

Tanda-tanda kehamilan sering kali mirip dengan gejala yang mungkin Anda alami sebelum dan selama menstruasi. Karena itu, Anda mungkin tidak menyadari bahwa Anda sedang hamil.


Tanpa disadari, wanita ternyata telah hamil beberapa minggu. Karena itu kita perlu mengetahui tanda-tanda kehamilan.


Berikut tanda-tanda kehamilan dilansir healthline dan webmd:


1. Telat Haid

Tanda-tanda kehamilan antara lain telat haid. Setelah implantasi selesai, tubuh Anda akan mulai memproduksi human chorionic gonadotropin (hCG).


Hormon itu akan membantu tubuh menjaga kehamilan. Ini juga memberitahu ovarium untuk berhenti melepaskan telur matang setiap bulan.


Karena itu, Anda kemungkinan besar akan melewatkan menstruasi berikutnya empat minggu setelah pembuahan. Jika Anda mengalami haid tidak teratur, Anda sebaiknya melakukan tes kehamilan untuk mengonfirmasi.


2. Mudah Mengantuk

Mudah Mengantuk adalah tanda-tanda kehamilan yang biasa terjadi pada awal kehamilan. Kadar progesteron Anda akan melonjak, yang bisa membuat Anda mengantuk.


Dengan adanya tanda-tanda kehamilan 1 minggu ini, upayakan untuk tidur yang cukup.



3. Suhu Tubuh Lebih Tinggi


Suhu tubuh lebih tinggi merupakan tanda-tanda kehamilan awal. Menjaga kamar tidur Anda tetap sejuk juga bisa membantu.


Sebab suhu tubuh Anda mungkin lebih tinggi selama tahap awal kehamilan. Karena itu, perbanyak minum air agar tubuh tidak mengalami dehidrasi.



Tanda-tanda kehamilan juga bisa dilihat dari perubahan kondisi tubuh. Artikel selengkapnya bisa di baca DI SINI

https://kamumovie28.com/movies/the-act-of-killing/

Tembus Setengah Juta, RI Jadi Negara dengan Kasus COVID-19 Terbanyak se-ASEAN

 AstraZeneca pada Senin (23/11/2020) mengatakan efektivitas vaksin COVID-19 yang dikembangkannya bisa mencapai 90 persen. Tingkat efektivitas yang tinggi diyakini memberi senjata untuk melawan pandemi global dan berpotensi lebih murah untuk diproduksi, lebih mudah untuk didistribusikan, dan lebih cepat untuk ditingkatkan dibandingkan dengan vaksin-vaksin lainnya.

Produsen obat Inggris itu mengatakan akan memproduksi sebanyak 200 juta dosis pada akhir tahun 2020. Jumlah tersebut sekitar empat kali lipat dibandingkan dengan AS Pfizer Inc. Tujuh ratus juta dosis dapat tersedia secara global segera setelah akhir kuartal pertama tahun 2021.


Vaksin tersebut efektif mencegah 70 persen kasus COVID-19 dalam uji coba tahap akhir di Inggris dan Brasil. Tingkat keberhasilan pun meningkat menjadi 90 persen pada kelompok peserta percobaan yang secara tidak sengaja menerima setengah dosis diikuti dengan dosis penuh. Kemanjurannya adalah 62 persen jika dosis penuh diberikan dua kali, seperti pada kebanyakan peserta penelitian.


"Ini berarti kami memiliki vaksin untuk dunia," kata Andrew Pollard, direktur kelompok vaksin Universitas Oxford yang mengembangkan obat tersebut, dikutip dari laman Reuters.


Harga vaksinnya pun hanya beberapa dolar per satu suntikan, jauh lebih murah daripada harga Pfizer dan Moderna, yang menggunakan teknologi yang tidak konvensional.


Menurut peneliti, vaksin juga dapat disimpan pada suhu lemari es normal, yang artinya bisa lebih mudah untuk didistribusikan, terutama di negara-negara miskin.


Ketetapan suhu tersebut dianggap lebih mudah dibandingkan dengan vaksin buatan Pfizer yang perlu disimpan pada suhu -70 derajat Celcius, ukuran suhu yang kerap dicapai pada musim dingin di Antartika.


Selain itu, Menteri Kesehatan Inggris, Matt Hancock, mengatakan jika vaksin ini disetujui oleh regulator, vaksin akan tersedia untuk masyarakat pada tahun depan.


"Ini benar-benar berita yang menggembirakan tentang vaksin Oxford atau AstraZeneca, yang jelas telah kami dukung sejak awal," katanya, dikutip dari laman The Guardian.


"Dan saya sangat senang, sangat menyambut angka-angka ini, data ini, yang menunjukkan bahwa vaksin dengan dosis yang tepat dapat efektif hingga 90%," pungkasnya.

https://kamumovie28.com/movies/monster-hunt-2/


Tembus Setengah Juta, RI Jadi Negara dengan Kasus COVID-19 Terbanyak se-ASEAN


Kasus COVID-19 di Indonesia masih terus meningkat setiap harinya. Selang sembilan bulan pandemi COVID-19 berlangsung di Indonesia, sudah lebih setengah juta warga terinfeksi penyakit mematikan tersebut.

Data per Senin (23/11/2020) dari Satgas COVID-19, ada penambahan 4.222 kasus positif sehingga total menjadi 502.110 dan sembuh 422.386 pasien. Sementara yang meninggal tercatat sebanyak 16.002.


Dengan jumlah tersebut, Indonesia masuk ke dalam 5 besar negara dengan kasus COVID-19 tertinggi di Asia. Jika dilihat dari total kasus COVID-19, Indonesia masuk ke dalam posisi keempat.


Sementara di ASEAN, Indonesia menempati urutan pertama kasus terbanyak disusul Filipina dengan total kasus sebanyak 420.614 dengan 386,604 pasien di antaranya sembuh dan 8,173 meninggal.


Berdasarkan laporan Worldometers per Senin (23/11/2020), berikut detail laporan kasus COVID-19 di ASEAN.


1. Indonesia

Positif: 502.110

Meninggal: 16.002

Sembuh: 422.386


2. Filipina

Positif: 420.614

Meninggal: 8.173

Sembuh: 386.604


3. Myanmar

Positif: 80.505

Meninggal: 1.765

Sembuh: 59.888


4. Singapura

Positif: 58.165

Meninggal: 28

Sembuh: 58.071


5. Malaysia

Positif: 56.659

Meninggal: 337

Sembuh: 42.480


6. Thailand

Positif: 3.920

Meninggal: 60

Sembuh: 3.766


7. Vietnam

Positif: 1.312

Meninggal: 35

Sembuh: 1.151


8. Kamboja

Positif: 306

Meninggal: 0

Sembuh: 295


9. Brunei Darussalam

Positif: 149

Meninggal: 3

Sembuh: 145


10. Laos

Positif: 39

Meninggal: 0

Sembuh: 24


11. Timor Leste

Positif: 30

Meninggal: 0

Sembuh: 30

https://kamumovie28.com/movies/toy-story/