Minggu, 13 Desember 2020

Empat Tersangka yang Ancam Gorok Mahfud Md Saling Kenal

 Polisi menangkap empat tersangka ujaran kebencian yang menyebarkan video ancaman akan menggorok kepala Menkopolhukam Mahfud Md, jika pulang ke Pamekasan, Madura. Keempat tersangka ini ternyata saling mengenal.

Keempat tersangka ini yakni Muchammad Nawawi atau Gus Nawawi (38) Warga Dusun Warungdowo Selatan, Pohjentrek, Pasuruan; Abdul Hakam (39), warga Dusun Krajan, Grati, Pasuruan; Moch Sirojuddin (37) warga Dusun Krajan, Grati, Pasuruan dan Samsul Hadi (40) warga Dusun Rembang, Grati, Pasuruan.


"Mereka saling kenal, sama-sama orang Pasuruan," kata Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Gidion Arif Setyawan di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Minggu (13/12/2020).


Tak hanya itu, Gidion menyebut mereka juga tergabung dalam grup pembela Habib Rizieq.


"Kemudian dalam grupnya, saya tidak memberikan persepsi tapi memberikan fakta bahwa grupnya adalah grup namanya Front Pembela IB HRS, rekan-rekan bisa simpulkan sendiri," imbuh Gidion.


Sebelumnya, tersangka Nawawi menyebarkan video ancaman di akun YouTubenya Amazing Pasuruan. Lalu, video tersebut juga disebarkan tiga tersangka lainnya lewat WhatsApp grup.


Sementara dari kasus ini, polisi mengamankan beberapa barang bukti. Mulai dari handphone milik tersangka hingga tangkapan layar video dan bukti penyebaran video melalui grup WhatsApp.


Keempat tersangka ini, dijerat UU RI No. 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU RI No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Pasal 27 ayat (4) Jo Pasal 45 ayat (4) dan/atau Pasal 28 ayat (2) Jo Pasal 45 ayat (2) dan

Pasal 14 ayat (1) UU No. 1 Tahun 1946.

https://tendabiru21.net/movies/gossip-girl/


Ini Destinasi Wisata Bandung Buat Libur Akhir Tahun


Kota Kembang Bandung sarat dengan alam yang hijau. Ada salah satu yang bisa jadi rekomendasi buat kamu.

The Lodge Maribaya Bandung punya banyak wahana seru untuk berfoto, salah satunya ialah ayunan atau Mountain Swing. Sudah pernah coba?


Taman rekreasi alam ini berada di Jalan Maribaya 15 Babakan, Gentong, Cibodas, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.


The Lodge Maribaya sendiri merupakan wisata alam di pengunungan yang menawarkan berbagai aktivitas seru, mulai dari menaiki wahana seperti ayunan, jelajah hutan pinus, memanah, sampai dengan menginap.


Untuk berfoto di Mountain Swing, wisatawan tidak perlu memesan penginapan terlebih dahulu. Hanya membayar tiket masuk wahana dan spot Mountain Swing.


Harga Tiket Masuk (HTM) sebesar Rp 45.000 dan wahana Mountain Swing Rp 20.000. Wahana ini telah dilengkapi pengaman, nanti ada petugas yang akan membantu.


Selain wahana Mountain Swing, ada 10 wahana lainnya, yaitu: New Sky Tree, Sky Plane, Sky Tree, Bamboo Sky, Gantole, Zip Bike, Hot Air Balloon, Glass Deck, Extreme Swing dan Valley Swing.


Harga setiap wahana mulai dari Rp 15.000-Rp 35.000. Semua wahana yang ditawarkan sangatlah seru dan tergantung selera, karena ada wahana yang mencapai ketinggian 40 meter. Cocok buat pecinta adrenalin.


Setelah menikmati berbagai wahana, untuk rehat di sini juga tersedia restoran sunda dan kafe yang pasti memanjakan lidah dan memanjakan mata. Alasannya, tempat ini menghadap ke hutan pinus.


Bagi traveler yang tertarik, The Lodge Maribaya buka dari jam 09.00-17.00 WIB. Saat libur nasional 08.00-17.00 WIB dan lokasi sudah tersedia di maps. Selamat liburan!


---

Artikel ini merupakan kiriman pembaca detikTravel, Gema Bayu Samudra dan sudah tayang di d'Travelers Stories. Traveler yang hobi berbagi cerita perjalanan, yuk kirim artikel, foto atau snapshot kepada detikTravel di d'Travelers. Link-nya di sini.

https://tendabiru21.net/movies/good-moms-friend-3/

Cerita di Balik Tangis Andika Mahesa dalam Reuni Kangen Band

 Kangen Band kembali bergabung dan bermusik bersama. Untuk menandainya, mereka menggelar konser virtual bertajuk Benci Tapi Kangen di detikcom. Jelang lagu terakhir, suasana haru memenuhi hati Andika Mahesa.

Dia bahkan menitikkan air mata ketika membawakan Tentang Aku, Kau dan Dia. Dirinya mengaku tidak menyangka bisa kembali bermusik bersama teman-teman lamanya setelah delapan tahun terpisah.


Kenangan merintis karier bersama, membangun band mereka dari nol hingga dikenal lalu bubar terputar di benaknya. Ia pun tak kuasa menahan tangis harunya.


"Perasaan gue tuh sedih banget rasanya dengerin ear monitor, nggak nyangka bakal gabung lagi kan, dengan versi yang berbeda biarpun tertatih, Kangen Band kan punya kita. Terus kami harus semakin dewasa kan kalau kata Dodhy kan. Ya gue renungin," cerita Andika dalam wawancara dengan detikcom, baru-baru ini.


Andika Mahesa mengenang Tentang Aku, Kau dan Dia adalah lagu yang penting bagi perjalanan karier Kangen Band. Lagu itu menjadi salah satu hits melambungkan nama mereka.


"Lagu itu yang jadi hits, lagu itu yang benar-benar ngebawa kami sampai Jakarta, dikenal orang, tiba-tiba manggung lagi, biasanya cuman berdua Dodhy, sekarang dengan formasi yang komplet, ya ada ngerasa yang berbedalah, mudah-mudahan kami semakin dewasa," tutur dia.


Kini Kangen Band telah bergabung kembali dengan formasi yang diisi oleh Andika (vokal), Dodhy (gitar), Izzy (kibor), Tama (gitar,) dan Bebe (bass).


Dodhy bercerita, mereka telah memiliki rencana jangka panjang untuk Kangen Band. Setidaknya sepanjang 2021, mereka berencana mengeluarkan single setiap bulannya di tanggal 1.


"Kalau sekarang kan digital ya, nggak jual fisik. Jadi kita keluar ya di digital platform saja. Jadi keluar biar si Kangen ini memenuhi jejak digital, nggak kosong, biar kelihatan aktif. Jadi kami jaga keaktifan Kangen Band ini. Kami juga harus aktif mengeluarin produk-produk kami," terang Dodhy.


Ketika ditanyai mengenai rencana tur, Dodhy mengatakan sebenarnya ia dan rekan satu bandnya sangat ingin tampil di banyak kota, bertemu dengan penggemar mereka di panggung. Hanya saja, kondisi pandemi saat ini terpaksa membuat mereka harus menunggu sejenak.


"Ini masih (masa pandemi) Covid, mustinya kalau nggak Covid, kami tur. Karena Covid jadi sabar-sabar dulu," kata Dodhy.

https://tendabiru21.net/movies/young-sister-in-law-2/


Empat Tersangka yang Ancam Gorok Mahfud Md Saling Kenal


Polisi menangkap empat tersangka ujaran kebencian yang menyebarkan video ancaman akan menggorok kepala Menkopolhukam Mahfud Md, jika pulang ke Pamekasan, Madura. Keempat tersangka ini ternyata saling mengenal.

Keempat tersangka ini yakni Muchammad Nawawi atau Gus Nawawi (38) Warga Dusun Warungdowo Selatan, Pohjentrek, Pasuruan; Abdul Hakam (39), warga Dusun Krajan, Grati, Pasuruan; Moch Sirojuddin (37) warga Dusun Krajan, Grati, Pasuruan dan Samsul Hadi (40) warga Dusun Rembang, Grati, Pasuruan.


"Mereka saling kenal, sama-sama orang Pasuruan," kata Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Gidion Arif Setyawan di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Minggu (13/12/2020).


Tak hanya itu, Gidion menyebut mereka juga tergabung dalam grup pembela Habib Rizieq.


"Kemudian dalam grupnya, saya tidak memberikan persepsi tapi memberikan fakta bahwa grupnya adalah grup namanya Front Pembela IB HRS, rekan-rekan bisa simpulkan sendiri," imbuh Gidion.


Sebelumnya, tersangka Nawawi menyebarkan video ancaman di akun YouTubenya Amazing Pasuruan. Lalu, video tersebut juga disebarkan tiga tersangka lainnya lewat WhatsApp grup.


Sementara dari kasus ini, polisi mengamankan beberapa barang bukti. Mulai dari handphone milik tersangka hingga tangkapan layar video dan bukti penyebaran video melalui grup WhatsApp.


Keempat tersangka ini, dijerat UU RI No. 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU RI No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Pasal 27 ayat (4) Jo Pasal 45 ayat (4) dan/atau Pasal 28 ayat (2) Jo Pasal 45 ayat (2) dan

Pasal 14 ayat (1) UU No. 1 Tahun 1946.

https://tendabiru21.net/movies/flesh/