Selasa, 22 Desember 2020

Waduh! Belasan Orang Tertular Varian Baru Corona di Acara Pernikahan

 Wabah COVID-19 kembali menyebar di sebuah pesta pernikahan di Inggris. Bahkan para tamu di kasus ini terinfeksi varian baru Corona yang baru-baru ini diidentifikasi di Inggris.

Acara pernikahan tersebut dihadiri oleh 15 orang. Ternyata 11 orang di antaranya terinfeksi varian virus tersebut, tetapi tanpa menunjukkan gejala apapun. Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris Transportasi Negara Inggris, Grant Shapps.


"Saya sendiri tidak berada di sana. Setelah acara tersebut, satu orang dites saat menjalani prosedur kecil di rumah sakit dan bukan karena sakit. Dan ternyata hasilnya positif (terinfeksi)," kata Shapps yang dikutip dari The Sun, Selasa (22/12/2020).


"Semua yang hadir di acara itu juga menjalani tes Corona, dan hasilnya 11 orang positif tetapi tidak ada dari mereka yang sakit," lanjutnya.


Shapps mengatakan, 11 tamu tersebut terinfeksi varian baru Corona yang diketahui sangat ganas dan cepat menyebar. Mereka tidak akan mengetahui dari mana asalnya dan bagaimana mereka bisa tertular.


Diketahui varian baru Corona Inggris yang diberi nama 'VUI - 202012/01' ini sudah teridentifikasi juga di beberapa negara. Ada empat negara, yaitu Australia, Denmark, Belanda, hingga Italia.

https://nonton08.com/movies/sex-and-lucia/


4 Negara yang Temukan Varian Baru Corona dari Inggris


Belakangan ini varian baru Corona yang ditemukan di Inggris diketahui telah menyebar ke sejumlah negara. Varian baru Corona ini disebut-sebut lebih menular dan diduga menjadi penyebab lonjakan kasus COVID-19 yang terjadi di Inggris.

Jenis varian baru virus Corona tersebut diberi nama 'VUI - 202012/01' karena varian pertama yang diselidiki pada bulan Desember. Bahkan Menteri Kesehatan Inggris Matt Hancock mengumumkan bahwa varian tersebut tumbuh lebih cepat dari varian yang sudah ada sebelumnya.


"Analisis awal menunjukkan bahwa varian ini tumbuh lebih cepat dari varian yang sudah ada," ujar Hancock. Ia mengatakan lebih dari 1.000 kasus telah diidentifikasi di 60 wilayah otoritas lokal yang berbeda.


Berikut beberapa negara yang melaporkan varian baru virus Corona yang ditemukan di Inggris.


Kepala teknis Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Maria Van Kerkhove menyebut bahwa varian baru Corona ini juga ditemukan di Denmark dan juga Belanda.


"Kami memahami bahwa varian ini telah diidentifikasi juga di Denmark, di Belanda dan ada satu kasus di Australia dan tidak menyebar lebih jauh di sana," katanya kepada BBC dalam wawancara yang direkam sebelumnya.


Berikut dua negara lainnya yang melaporkan temuan mutasi baru Corona.


1. Italia

Varian baru Corona yang ditemukan di Inggris ini sudah masuk ke negara lain, salah satunya Italia. Hal ini dibuktikan dengan ditemukannya seorang pasien Corona di negara tersebut yang tertular virus varian ini.


"Italia telah mendeteksi seorang pasien yang terinfeksi jenis baru virus corona yang juga ditemukan di Inggris," kata kementerian kesehatan pada Minggu, dikutip dari Reuters.


Diketahui, pasien tersebut baru kembali dari Inggris beberapa hari terakhir. Ia mendarat di bandara Fiumicino Roma dan saat ini tengah menjalani isolasi.

https://nonton08.com/movies/my-tutor-is-mine-imperfect-spiral/

Musim Hujan Tiba, Lakukan 4 Hal Ini untuk Cegah DBD

 Di penghujung tahun, beberapa daerah di Indonesia saat ini tengah memasuki musim penghujan. Selain diare dan tifus, penyakit demam berdarah dengue (DBD) menjadi salah satu yang kian muncul di musim penghujan.

DBD merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi yang disebarkan oleh nyamuk Aedes Aegypti. Biasanya, gejala DBD dilihat dari beberapa gejala umum seperti demam tinggi, sakit kepala, muntah dan mual, serta muncul bercak merah pada kulit.


Di musim hujan, banyaknya genangan air sering sekali menjadi habitat nyamuk Aedes Aegypti sehingga jumlah nyamuk pun meningkat. Akibatnya, masyarakat menjadi rentan terinfeksi DBD.


WHO juga mencatat jumlah kasus demam berdarah meningkat lebih dari 8 kali lipat selama dua dekade terakhir, dari 505.430 kasus pada tahun 2000, menjadi lebih dari 2,4 juta pada tahun 2010, dan 4,2 juta pada tahun 2019.


Penyakit DBD juga berisiko mematikan jika dibiarkan, apalagi jika jumlah trombosit terlalu rendah. Oleh karena itu, di musim penghujan ini ada baiknya untuk menjaga kesehatan tubuh agar terhindar dari DBD. Melansir berbagai sumber, berikut tips dan trik antisipasi DBD di musim hujan.


Jaga Kebersihan

Nyamuk DBD umumnya sering berkembang biak di tempat yang memiliki genangan air seperti vas bunga, wadah makanan hewan peliharaan, ban bekas, dan wadah air lainnya. Bukan hanya itu saja, nyamuk DBD sering bersarang di beberapa sudut rumah, termasuk di sela pakaian yang tergantung.

https://nonton08.com/movies/chronos/


Oleh karena itu, pastikan untuk membersihkan rumah dan membuang sampah secara teratur. Gantilah wadah yang berisi air setiap harinya. Jangan lupa juga untuk selalu kuras bak mandi dan kolam guna mencegah nyamuk bertelur di sana.


Gunakan Obat Nyamuk

Menjaga kebersihan saja ternyata tak cukup. Mengingat nyamuk DBD bisa berkembang biak secara banyak dalam waktu yang cepat. Saat hal ini terjadi, cobalah gunakan bantuan obat nyamuk, baik berupa krim atau pun semprot.


Untuk obat nyamuk semprot, pastikan selalu gunakan yang aman bagi keluarga. Sebelum tidur, ada baiknya juga untuk gunakan krim oles ke seluruh tubuh guna menghindari gigitan nyamuk.


Pola Hidup Sehat

Mencegah DBD juga perlu dilakukan dari dalam tubuh, yakni dengan menjaga kesehatan tubuh. Selama musim hujan, ada baiknya untuk menerapkan pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan bergizi seperti sayuran dan buah-buahan. Selain itu, rutin berolahraga ringan juga bisa menjaga kesehatan tubuh agar tidak rentan terinfeksi penyakit.


Tingkatkan Sistem Imun

Sistem imun pada tubuh menjadi hal yang tak kalah penting dalam mencegah infeksi penyakit nyamuk DBD. Makanan bergizi memang secara tak langsung bisa meningkatkan sistem imun. Namun, akan lebih baik lagi jika tetap mengonsumsi multivitamin yang bisa memelihara sistem imun.


Dalam hal ini, daun jambu biji dan angkak menjadi dua tanaman herbal yang disebut mampu mencegah infeksi penyakit DBD hingga memulihkan pasien DBD. Dalam daun jambu biji, terdapat kandungan trombinol yang bisa meningkatkan thrombopoietin. Jika jumlah thrombopoietin meningkat maka jumlah trombosit pun ikut meningkat.


Sementara itu, angkak merupakan jenis beras merah yang difermentasi menggunakan monascus purpureus. Sama halnya dengan daun jambu biji, angkak juga sering digunakan untuk meningkatkan kadar trombosit.


Penggunaan jambu biji dan angkak untuk mencegah atau mengobati DBD tentunya tidak bisa digunakan secara langsung, melainkan perlu diolah terlebih dahulu. Namun, manfaat tersebut kini bisa didapatkan melalui Trolit.

https://nonton08.com/movies/my-husbands-tutor-2/