Senin, 04 Januari 2021

Profil Auerbach Grayson, Broker Saham New York yang Dibeli Hary Tanoe

 Holding Grup MNC di bisnis keuangan milik Hary Tanoesoedibjo, PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) mengumumkan telah mengakuisisi mayoritas saham Auerbach Grayson & Company LLC (AGCO).

AGCO adalah perusahaan broker saham yang berpusat di New York. Kesepakatan keduanya telah diselesaikan setelah mendapat persetujuan dari Financial Industry Regulatory Authority (FINRA) Amerika Serikat (AS).


"BCAP, melalui anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya, Winfly Ltd menjadi pengendali saham AGCO, sedangkan Co-Founder AGCO, David Grayson membeli kembali sisa saham," kata Hary Tanoe sebagai Executive Chairman of MNC Group Indonesia, dalam keterangan resmi yang dikutip detikcom, Senin (4/1/2021).


Mengacu situs resminya agco.com, AGCO didirikan pada tahun 1993 oleh Jonathan Auerbach yang telah meninggal dunia tahun 2012 dan David Grayson. Kantornya berpusat di 25 West 45 Street, New York, NY 10036, Amerika Serikat (AS). Perusahaan efek yang beroperasi di bursa Wall Street AS (New York Stock Exchange/NYSE) itu memfokuskan diri dalam perdagangan global dan riset mendalam secara eksklusif untuk para investor institusi AS.

https://cinemamovie28.com/movies/the-erotic-adventures-of-aladdin-x/


AGCO membangun jaringan globalnya dengan menjalin kemitraan dengan broker serta bank lokal maupun regional baik di negara maju maupun berkembang di seluruh dunia. Kini perusahaan itu sudah jadi broker global terbesar dengan memiliki jaringan di lebih dari 125 negara dalam hal jumlah perusahaan yang diulas maupun jumlah analis di seluruh dunia.


AGCO memfasilitasi eksekusi perdagangan investor institusi AS dan riset saham lokal yang mendalam ke hampir semua pasar saham global. Dia juga menawarkan pandangan lokal, korporasi, peningkatan modal serta merger and acquisition lintas negara.


Hubungan antara AGCO, klien, dan mitra broker lokal di setiap pasar memungkinkan klien untuk bergerak bebas dan tanpa nama, memastikan eksekusi terbaik. AGCO merupakan anggota FINRA dan Securities Investor Protection Corporation (SIPC).


Beberapa kerja sama dengan sekuritas luar AS di antaranya Hong Kong lewat Shenwan Hongyuan, India (ICICI Seceurities), Indonesia (Danareksa), Jepang (Okasan Securities), Korea (Daishin Securities), Kuwait (Arqaam Capital), Kanada (Auerbach Grayson Execution), dan Kroasia (ERSTE Group).


Hary Tanoe menjelaskan, akuisisi ini bertujuan untuk melengkapi jaringan distribusi kegiatan pasar modal MNC Sekuritas (placement dan broker saham), pasar utang, investment banking, riset dan online trading, tidak hanya di Indonesia, tetapi menjangkau hingga komunitas investasi global.


Investor yang diincar terutama untuk wilayah AS, Inggris dan Eropa serta memperluas jaringan distribusi riset MNC Sekuritas di antara fund manager internasional. MNC Sekuritas juga akan menjembatani seluruh transaksi AGCO di Indonesia


"Di pasar modal, distribution network yang kuat menjadi salah satu kunci keberhasilan, AGCO diharapkan dapat menjadi distribution network MNC Group untuk placement dan fundraising di Amerika Serikat maupun Eropa. Selain itu, AGCO akan berperan penting untuk pengembangan manajemen aset di bawah BCAP," kata Hary Tanoe.

https://cinemamovie28.com/movies/all-or-nothing/

Surveyor Indonesia Jadi Lembaga Pemeriksa Produk Halal

 PT Surveyor Indonesia (Persero) resmi ditetapkan sebagai Lembaga Pemeriksa Halal melalui Surat Keputusan Nomor 155 Tahun 2020 yang di terbitkan oleh Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) pada 28 Desember 2020 kemarin. Surveyor Indonesia dipilih sebab telah memenuhi persyaratan yang dibutuhkan untuk bekerja bersama BPJPH dan MUI dalam menjamin produk - produk halal yang beredar di Indonesia.

"PT Surveyor Indonesia telah memenuhi persyaratan dan melampaui tahapan untuk menjadi LPH, termasuk verifikasi lapangan dan pengecekan laboratorium, sehingga diharapkan dapat bekerja erat beriringan bersama kami sebagai LPH untuk memberikan pemastian produk halal di Indonesia," ujar Ketua BPJPH Sukoso dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Senin (4/1/2021).


Menerima amanah tersebut, Direktur Komersial 1 Surveyor Indonesia, Tri Widodo langsung menyatakan komitmen perusahaannya untuk menjalankan tanggung jawab itu dengan serius.


"Menjadi lembaga pemeriksa halal memiliki tanggung jawab yang tidak main-main, maka dari itu Surveyor Indonesia berkomitmen untuk mengemban tugas ini dengan sangat serius dan seksama, mengingat juga Indonesia sebagai negara dengan populasi muslim terbesar, maka banyak masyarakat yang bergantung pada kompetensi kami sebagai BUMN yang di tugaskan sebagai lembaga pemeriksa halal untuk produk produk halal," ucapnya.


Adapun tugas Surveyor Indonesia sebagai LPH adalah seperti memberikan layanan pengujian dan jasa pemastian dalam pemeriksaan makanan, minuman, produk kimiawi, biologi, produk rekayasa genetik, bahan gunaan yang dipakai, digunakan, atau dimanfaatkan, mulai dari proses pengolahan, penyimpanan, pengemasan, pendistribusian, penjualan, hingga tahap penyajian.


Nantinya hasil pemeriksaan tersebut akan menjadi bahan bagi MUI untuk menerbitkan fatwa halal.


Tri Widodo memastikan bahwa Surveyor Indonesia telah memiliki sarana prasarana pendukung yang memadai, talenta SDM yang kompeten sehingga Kementerian Agama, BPJPH, serta masyarakat dapat memberikan kepercayaan pada Surveyor Indonesia untuk menjalankan tugas sebagai LPH secara akuntabel.


Meski begitu, ia menjamin koordinasi dengan BPJPH dan kementerian- kementerian terkait akan terus dilakukan untuk menjaga amanat mensukseskan penyelenggaraan Jaminan Produk Halal di Indonesia sesuai peraturan dan prosedur yang berlaku.


"Ke depannya, tentu yang paling utama kami akan terus menguatkan hubungan kerjasama dengan BPJPH dan kementerian - kementerian terkait, untuk bersama-sama menjalankan tugas ini secara baik dengan memberikan layanan pengujian dan jasa pemastian terbaik melalui sarana dan prasarana teknologi pengujian yang kami miliki agar masyarakat dapat lebih percaya diri dalam mengkonsumsi serta mempergunakan produk-produk halal yang ada," imbuhnya.

https://cinemamovie28.com/movies/the-ruling-class/


Profil Auerbach Grayson, Broker Saham New York yang Dibeli Hary Tanoe


Holding Grup MNC di bisnis keuangan milik Hary Tanoesoedibjo, PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) mengumumkan telah mengakuisisi mayoritas saham Auerbach Grayson & Company LLC (AGCO).

AGCO adalah perusahaan broker saham yang berpusat di New York. Kesepakatan keduanya telah diselesaikan setelah mendapat persetujuan dari Financial Industry Regulatory Authority (FINRA) Amerika Serikat (AS).


"BCAP, melalui anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya, Winfly Ltd menjadi pengendali saham AGCO, sedangkan Co-Founder AGCO, David Grayson membeli kembali sisa saham," kata Hary Tanoe sebagai Executive Chairman of MNC Group Indonesia, dalam keterangan resmi yang dikutip detikcom, Senin (4/1/2021).

https://cinemamovie28.com/movies/last-cannibal-world/