Kamis, 07 Januari 2021

Smartfren Ikut Kepincut Merger, Siapa Mau Berjodoh?

 Di saat Indosat Ooredoo dan Hutchison 3 Indonesia (Tri) tengah melakukan penjajakan sebelum merger, Smartfren juga mengungkapkan tertarik melakukan aksi korporasi serupa. Menurut Smartfren, merger diibaratkan seperti halnya perjodohan.

Deputi CEO Smartfren Djoko Tata Ibrahim mengatakan bahwa mereka menyatakan siap untuk melakukan kolaborasi dengan operator seluler lainnya, yang dalam hal ini seperti yang berlangsung Indosat dan Tri.


"Smartfren sangat terbuka untuk bekerjasama dengan operator manapun yang memungkinkan tentunya. Smartfren telah merintis beberapa kegiatan atau aktivitas mengarah ke sana (merger). Tapi, seperti jodoh, banyak hal yang mesti diatasi bersama. Secara formal, kita siap merger dengan siapa pun, tergantung kecocokan," ujar Djoko dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (7/1/2021).


Seperti diketahui, selama empat bulan ke depan, Indosat dan Tri sedang mencari kecocokan antara kedua belah pihak. Bila selama proses tersebut dinilai klop, bukan tak mungkin untuk naik ke langkah selanjutnya, merger.


Menanggapi konsolidasi tersebut, Smartfren menyambutnya secara positif. Sebab, jika proses penyatuan dua entitas perusahaan Indosat dan Tri terjadi, itu artinya kompetisi operator seluler yang ketat jadi berkurang satu.


"Mengenai itu sebuah kejutan. Memang beritanya baru, tapi kerjaannya sudah lama terjadi dan ini terjadi baru MoU-nya. Smartfren menyikapinya secara positif, berarti kompetitor berkurang satu," ungkapnya.


Pemerintah yang dalam hal ini Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mendukung apabila ada operator yang melakukan merger satu sama lain.


"Kominfo menyambut baik usaha konsolidasi industri telekomunikasi dai Indonesia, dengan harapan bisnis telekomunikasi, seperti telepon seluler semakin efisien dan semakin kuat serta mampu mendukung program pemerintah 'Akselerasi Transformasi Digital di Indonesia'," kata Menkomino Johnny G Plate.


Dengan terjadinya konsolidasi antar operator seluler ini, Menkominfo, diharapkan dapat memperkuat struktur permodalan, Sumber Daya Manusia, management dan kecepatan dalam pengambilan keputusan bisnis, khususnya Capex dan Opex dalam pembangunan infrastruktur TIK di wilayah kerja Non 3T yang saat ini belum selesai dibangun.


"Konsolidasi juga diharapkan dapat mendukung pemanfaatan teknologi baru dan dapat mengawali 5G deployment di Indonesia," ucapnya.

https://movieon28.com/movies/swapping-my-friends-wife-2/


Fadli Zon Bantah Like Situs Porno, Ini Reaksi Netizen


Twitter kemarin heboh soal akun anggota DPR Fadli Zon, me-like situs porno. Fadli Zon tegas membantah. Apa reaksi netizen?

"Saya dan Tim Admin sudah cek keanehan akun Twitter ini kemarin. Sudah pasti tak pernah like situs tak senonoh, yang ada selalu blokir," kata Fadli Zon, Kamis (7/1/2021).


Menurut Fadli, mungkin saja ada kelalaian staf ketika blokir. Dia mengatakan sudah menegur dan mengevaluasi. Fadli juga mengatakan dirinya melakukan bersih-bersih dari banyak akun anonim tidak jelas dan mereset password karena ada notifikasi upaya login.


"Dua hari kemarin, tim admin juga menerima beberapa notifikasi, ada upaya login dan retas menggunakan perangkat lain," kilahnya.


Fadli Zon pun mengakui akun Twitter @fadlizon dikelola oleh dirinya dan tim admin sejumlah 4 orang. Nah, bagaimana reaksi netizen dengan jawaban Fadli?


Netizen ada yang percaya dan mendukung. Ada juga yang tidak percaya dan menuding Fadli Zon berkilah. Sisanya ada yang penasaran soal admin, sebabnya Fadli Zon pernah mengatakan mengelola akunnya sendiri.


"Saya percaya, bukan karakter, moral dan kebiasaan Bang Fadli Zon untuk berbuat seperti itu," kata @triono****


"Gak bakalan ada yang percaya," kata @deh****


"Masak iya sih... Katanya akun di kelola sendiri... Saya dapat info dari IG... Coba klarifikasi ini," kata @H4l1mun**** sambil menunjukan berita bahwa Fadli Zon berkata mengelola sendiri akun Twitternya.

https://movieon28.com/movies/swapping-my-friends-wife/

Pendaftaran PUBG Mobile Club Open Dibuka, Hadiah Totalnya Rp 194 Miliar

 - PUBG Mobile membuka pendaftaran untuk PUBG Mobile Club Open (PMCO) Spring Split 2021, sebuah kompetisi esports semi pro dengan hadiah total USD 14 juta atau sekitar Rp 194 miliar.

PMCO tersedia di 27 wilayah di seluruh dunia, dan pendaftarannya bakal dibuka sampai 24 Januari mendatang. Khusus di Asia Tenggara, negara seperti Thailand, Malaysia, Singapura, dan Indonesia, bakal memiliki turnamen semi pronya tersendiri.


Ekspansi wilayah ini diharapkan bisa mendorong munculnya talenta baru, dan menghasilkan turnamen yang lebih kompetitif. Juga memberikan akses untuk pemain berbakat dari setiap negara.


Setelah pendaftarannya nanti ditutup, para pemain harus melewati babak kualifikasi yang akan berlangsung mulai tanggal 1-7 Februari 2021.Tim tertinggi yang lolos ke kualifikasi fase grup PMCO akan bertanding di tahap Regional Group Stage pada tanggal 16-21 Februari 2021.


Di fase selanjutnya, tim yang telah berhasil melampaui babak kualifikasi, akan terus melangkah dan bertanding di babak Regional Finals pada tanggal 24-28 Februari 2021.

PMCO Spring Split 2021 adalah gerbang awal dari berbagai turnamen yang diadakan oleh PUBG Mobile di tahun 2021. Khusus bagi tim asal Indonesia, tim terbaik yang terpilih di kompetisi ini, berkesempatan untuk langsung berkompetisi di event PUBG Mobile Pro League (PMPL) Indonesia Season 3.


Setelah itu, tim yang berhasil menang di PMPL, akan terundang untuk maju ke turnamen esport paling bergengsi di dunia, yaitu PUBG Mobile Global Championship (PMGC).


"Di ajang ini, mereka pun dapat mewujudkan impian mereka untuk bermain dan bersaing dengan para pemain profesional lainnya dari seluruh dunia dan mengharumkan nama bangsa lewat esports," ujar Gaga Li, Head of PUBG Mobile SEA Esports dalam keterangan yang diterima detikINET, Kamis (7/1/2021).

https://movieon28.com/movies/violence-in-a-womens-prison/


Smartfren Ikut Kepincut Merger, Siapa Mau Berjodoh?


Di saat Indosat Ooredoo dan Hutchison 3 Indonesia (Tri) tengah melakukan penjajakan sebelum merger, Smartfren juga mengungkapkan tertarik melakukan aksi korporasi serupa. Menurut Smartfren, merger diibaratkan seperti halnya perjodohan.

Deputi CEO Smartfren Djoko Tata Ibrahim mengatakan bahwa mereka menyatakan siap untuk melakukan kolaborasi dengan operator seluler lainnya, yang dalam hal ini seperti yang berlangsung Indosat dan Tri.


"Smartfren sangat terbuka untuk bekerjasama dengan operator manapun yang memungkinkan tentunya. Smartfren telah merintis beberapa kegiatan atau aktivitas mengarah ke sana (merger). Tapi, seperti jodoh, banyak hal yang mesti diatasi bersama. Secara formal, kita siap merger dengan siapa pun, tergantung kecocokan," ujar Djoko dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (7/1/2021).


Seperti diketahui, selama empat bulan ke depan, Indosat dan Tri sedang mencari kecocokan antara kedua belah pihak. Bila selama proses tersebut dinilai klop, bukan tak mungkin untuk naik ke langkah selanjutnya, merger.


Menanggapi konsolidasi tersebut, Smartfren menyambutnya secara positif. Sebab, jika proses penyatuan dua entitas perusahaan Indosat dan Tri terjadi, itu artinya kompetisi operator seluler yang ketat jadi berkurang satu.


"Mengenai itu sebuah kejutan. Memang beritanya baru, tapi kerjaannya sudah lama terjadi dan ini terjadi baru MoU-nya. Smartfren menyikapinya secara positif, berarti kompetitor berkurang satu," ungkapnya.


Pemerintah yang dalam hal ini Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mendukung apabila ada operator yang melakukan merger satu sama lain.

https://movieon28.com/movies/eskimo-nell/