Sabtu, 09 Januari 2021

Microsoft Pernah Mau Beli Nintendo Tapi Ditolak

 Di dunia konsol ada tiga pemain utama yang bersaing satu sama lain: Microsoft, Sony, dan Nintendo. Ternyata sekitar dua dekade lalu Microsoft pernah berusaha mengurangi jumlah pesaing dengan mencoba mengakuisisi Nintendo.

Dikutip dari Ubergizmo, Jumat (8/1/2020) ini terjadi pada tahun 2001 menjelang peluncuran Xbox. Kisah yang tidak banyak diketahui publik ini diceritakan oleh Kevin Bachus, mantan direktur kerja sama pihak ketiga Microsoft.


Menurut Bachus, Steve Ballmer selaku CEO Microsoft saat itu meminta timnya pergi menemui Nintendo dan bertanya apakah mereka tertarik untuk kemungkinan diakuisisi oleh Microsoft. Namun kemudian dikatakan Bachus, pertemuan ini berakhir kurang menyenangkan karena mereka ditertawakan.


"Ballmer meminta kami menemui Nintendo untuk melihat apakah mereka mempertimbangkan untuk diakuisisi. Mereka hanya tertawa lepas. Bayangkan, satu jam seseorang hanya menertawakan Anda. Kira-kira begitulah pertemuan itu," kenang Bachus.


Sepertinya memang tidak terlalu mengejutkan jika Nintendo menolak Microsoft. Sebabnya, saat itu Nintendo sudah menjadi perusahaan game besar yang sangat sukses dan merasa tidak perlu bantuan Microsoft.


Namun menarik membayangkan jika akuisisi itu benar terjadi. Jika waktu itu Nintendo menerima tawaran Microsoft, saat ini hanya ada Microsoft dan Sony di persaingan konsol, dan konsol Xbox perpaduan ide serta teknologi Nintendo mungkin akan lebih garang melawan PlayStation Sony.

https://nonton08.com/movies/happy-end-5/


100 Juta PC di Dunia Masih Pakai Windows 7, Padahal...


Sistem operasi milik Microsoft Windows 7 tampaknya masih berjalan setidaknya pada 100 juta perangkat, meski Microsoft telah mengakhiri dukungan untuk OS ini setahun lalu.

ZDNet telah menganalisis proporsi PC yang masih menjalankan Windows 7 di berbagai laporan analitik. Meski setiap sumber data menepatkan Windows 7 pada persentase pangsa pasar yang berbeda, tapi sebagian besar setuju bahwa OS ini masih menguasai sekitar 20% PC.


Microsoft mengatakan selama bertahun-tahun ada 1,5 miliar pengguna Windows di berbagai versi di seluruh dunia. Sehingga sulit untuk mendapatkan jumlah pasti pengguna Windows 7 karena berbagai metode yang digunakan oleh perusahaan analitik, tetapi jumlah setidaknya ada 100 juta.


Jika menurunkan perkiraan Microsoft dari 1,5 miliar pengguna Windows menjadi hanya 1 miliar (ada 1 miliar pengguna aktif Windows 10), maka Windows 7 masih ada di sejumlah besar PC. Pada kenyataannya ini masih dapat digunakan di lebih dari 200 juta perangkat di seluruh dunia.


Dilansir detiKINET dari The Verge, Jumat (8/1/2021) dukungan untuk Windows 7 berakhir pada Januari 2020, hampir 11 tahun setelah OS pertama kali diluncurkan. Saat itu sistem operasi Window 7 dengan cepat menjadi versi Windows yang sangat populer terutama untuk bisnis.


Mungkin butuh waktu lebih lama lagi bagi Window 7 untuk akhirnya menghilang, terutama setelah setahun ketika bayak orang telah beralih ke PC untuk bekerja jarak jauh dan sekolah di rumah.


Microsoft melaporkan peningkatan permintaan dan penggunaan PC karena pandemi. Kemungkinan sebagian dari penggunaan PC tersebut juga berasal dari rumah tangga yang membersihkan PC dan laptop lama yang tidak sering mereka gunakan, dan beberapa dari perangkat ini mungkin masih menjalankan Windows 7.


Jelas bahwa pandemi juga memengaruhi pasar PC selama setahun terakhir. Tetapi beberapa analis melihat hampir 300 juta PC dikirim pada tahun 2020 saja.

https://nonton08.com/movies/happy-end-4/

Intip Keunggulan AC Inverter Terbaik, Canggih & Hemat Listrik

  Saat ini, beragam merek dan jenis AC dijual di pasaran, mulai dari AC standard, AC low watt dan AC inverter. Ketiganya memiliki fitur unggulan serta harga yang berbeda-beda. Namun kini AC inverter disebut lebih diminati, salah satu alasannya karena hemat energi.

Melansir dari differencebetween, AC inverter memiliki teknologi canggih yang dapat bekerja menyesuaikan kondisi ruangan. Kompresor pada jenis AC ini akan bekerja optimal untuk mencapai suhu yang diinginkan karena tidak adanya proses hidup mati hidup mesin kompresor.


Teknologi inverter inilah yang membuat pemakaian daya listrik lebih stabil. Selain itu, AC inverter dianggap lebih hemat listrik karena bekerja konsisten dengan Watt rendah serta bekerja optimal tanpa konsumsi daya listrik berlebihan.


Salah satu merek AC inverter yang bisa ditemui di pasaran, yakni AC Gree F1. Dengan harga terjangkau, pendingin ruangan ini juga memiliki teknologi canggih yang dapat menghemat energi. Selain itu, ada pula teknologi pendinginan yang terbilang cepat serta tarikan awal dengan daya listrik bertahap. Berikut 6 teknologi unggulan yang ditawarkan AC Gree F1 untuk pengguna:

https://nonton08.com/movies/happy-end-3/


Pendinginan Cepat dengan Fast-Cooling 'Turbo'


Layaknya mobil formula, AC Gree F1 dilengkapi dengan fitur 'Turbo'. Fitur ini memungkinkan AC mencapai kapasitas pendinginan tinggi sehingga suhu ruangan menjadi sejuk dalam waktu singkat, bahkan diklaim 50% lebih cepat daripada pendingin udara lain.


Produk dari Gree ini juga hadir membawa kapasitas pendinginan yang besar. Untuk ukuran ½ PK, AC Gree F1 memiliki kapasitas pendinginan 5100 BTU/h hingga 8189 BTU/h. Belum lagi dengan adanya fitur fast-cooling 'Turbo' yang disematkan, sehingga F1 mampu mendinginkan ruangan dengan sangat cepat.


Tarikan Awal Lebih Rendah dengan Fitur Soft Start


Teknologi Soft-Start yang dimiliki AC Gree F1 membuat tarikan awal daya listrik pada saat pengoperasian unit akan naik secara bertahap, tidak langsung melonjak ke posisi tertinggi dengan cepat. Lewat fungsi ini, perangkat elektronik lain akan menjadi lebih awet, sekaligus mencegah terjadinya korsleting listrik, serta membuat AC inverter Gree F1 lebih hemat 40% dari segi pemakaian listrik.


Dilengkapi Fitur Saving Mode, Listrik Jadi Lebih Hemat


Di samping itu, Gree melengkapi unit F1 nya dengan remote control. Pengguna hanya perlu menekan tombol P untuk mengurangi konsumsi daya listrik hingga 50%. Dengan begitu, pengguna tidak perlu khawatir lagi akan mahalnya biaya tagihan listrik bulanan.


Bisa Menyala Secara Otomatis


Apabila terjadi pemadaman listrik, pengguna tidak perlu repot menyalakan AC Gree F1. Sebab, unit ini sudah disematkan teknologi Auto Restart, sehingga dapat menyala kembali secara otomatis meskipun unit telah dimatikan secara paksa oleh faktor eksternal, seperti listrik padam atau tercabutnya power supply.


Lebih Awet dengan Lapisan Gold Fin & Blue Fin


Seperti diketahui, teknologi lapisan Gold Fin berfungsi mempercepat proses pembuangan panas pada kondensor. Sementara teknologi lapisan Blue Fin memiliki fungsi untuk memperlancar aliran air pada evaporator.


Dua lapisan ini juga dinilai mampu melindungi perangkat dari karat dan korosi. Dengan begitu, AC Gree F1 akan tetap awet meski berada di lingkungan dengan cuaca ekstrem.

https://nonton08.com/movies/happy-end-2/