Baru juga memasuki bulan Februari 2021, Google down sudah terjadi dua kali.
Downdetector melaporkan layanan Google tumbang pada Kamis (4/2/2021). Pengguna mulai melaporkan Google down pukul 13.23 WIB dan mencapai puncaknya pukul 13.53 WIB, kemudian berangsur-angsur pulih.
Tumbangnya layanan Google ini berdampak paling besar di Jakarta dan Surabaya, lalu Bali, Yogyakarta, sampai ke Singapura.
Pada pukul 14.30 WIB, layanan Google sudah pulih kembali. Sebelumnya, pengguna mengeluhkan tidak bisa memakai Gmail, Youtube dan Google dan produk Google lainnya.
Belum ada penjelasan resmi kenapa Google sempat tumbang. Namun dihitung-hitung, ini adalah kejadian kedua Google tumbang di tahun 2021.
Kejadian sebelumnya terjadi pada 6 Januari 2021. Saat itu juga Google down dan pengguna tidak bisa memakai Google Meet, Drive dan beberapa layanan Google lainnya.
Ini artinya sudah dua kali Google down tahun ini, padahal baru bulan Februari. Sebagai catatan, Google down 5 kali sepanjang tahun 2020.
Mudah-mudahan tidak ada kejadian Google down lagi yang akan merepotkan para pengguna.
https://movieon28.com/movies/the-roommate/
Switch Mobile Tutup Layanan, Smartfren Siap Geber Power Up
- Smartfren siap menggeber operator digital andalannya, Power Up. Di 2021, Power Up bakal dibawanya lebih dekat dengan generasi muda yang jadi sasaran utama pasar mereka.
Sejak diluncurkan pertengahan 2020 sampai saat ini, Power Up masih terus dikembangkan dan menjadi fokus Smartfren untuk menyasar pelanggan yang kehidupannya tak terlepas dari layanan digital.
SVP Digital Telco Business Ega Praditya mengatakan, Power Up berencana mengembangkan varian penawaran agar makin menyesuaikan dengan beragam gaya hidup pelanggan dan menghubungkan pelanggan dengan teknologi.
"Target kami selain dari bertambahnya pelanggan adalah menjadi provider dengan inovasi terdepan dengan merilis pilihan paket dan penawaran yang tepat sasaran," ujar Ega kepada detikINET, Kamis (4/2/2021).
Terkait jumlah pelanggan Power Up saat ini, Ega tidak menyebutkan angka pastinya, ia hanya mengklaim bahwa pelanggannya terus bertambah sejak peluncuran tahun lalu. Adapun, titik layanan Power Up berada di seluruh Indonesia, sesuai dengan jangkauan dan teknologi 4G Smartfren.
Mengenai penutupan layanan Switch Mobile yang notebene mengguna jaringan Smartfren dan memiliki peran yang sama dengan Power Up yang nantinya jadi fokus perusahaan, Ega tidak banyak menanggapi. Ia mengungkapkan bahwa pelanggan Power Up nantinya akan mendapatkan berbagai penawaran eksklusif.
"Smartfren tetap fokus ke pengembangan fitur dan akuisisi pelanggan Power Up. Merekalah yang akan dapat menikmati secara penuh layanan dan berbagai penawaran ekslusif dari digital platform kami," ucapnya.
"Di Power Up kami terus berinovasi untuk mendefinisikan bagaimana layanan telekomunikasi seharusnya dapat dinikmati dan memenuhi kebutuhan pelanggan," pungkas Ega.
5G Datang, Spesifikasi Ponsel Akan Ikut Berubah
Kedatangan 5G di Indonesia tidak hanya membawa jaringan internet yang jauh lebih cepat. Spesifikasi ponsel pun diprediksi akan ikut berubah seiring dengan dukungan 5G.
Menurut PR Manager Oppo Indonesia Aryo Meidianto ponsel yang mendukung 5G di masa depan kemungkinan akan menggunakan memori internal yang tidak terlalu besar dan tidak bisa ditambah dengan microSD.
"Nantinya semua file-file yang dari perangkat konsumen bisa di-upload ke cloud dengan mudah dan cepat," kata Aryo dalam acara Oppo 5G Academy di Jakarta, Kamis (4/2/2021).
"Makanya kenapa tidak hanya di Oppo Reno5 5G, banyak ponsel lain yang memberikan storage hanya 128 GB. Karena nantinya storage itu hanya pure untuk aplikasi," sambungnya.
Sedangkan untuk pengguna yang sering memainkan game berat, Aryo mengatakan mereka tidak perlu menyimpan game berukuran besar di ponselnya karena bisa mengandalkan cloud gaming.
https://movieon28.com/movies/roommate-2/