Sesi bercinta biasanya menjadi hal yang menyenangkan bagi pasangan suami istri. Tetapi, seiring waktu berlalu hubungan seks bisa menjadi membosankan bagi sebagian orang.
Untuk mengatasinya, pakar seks Triana Read punya tips agar pasangan bisa terus merasa bahagia saat melakukan aktivitas seks. Dikutip dari Everymum, berikut 5 tips agar sesi bercinta tidak membosankan.
1. Coba untuk berfantasi
Coba untuk waktu selama beberapa menit untuk berfantasi tentang pengalaman seks yang mungkin ingin dicoba. Dengan merangsang pikiran melalui ingatan aktif, hasrat seksual bisa lebih diaktifkan.
2. Lakukan secara spontan
Agar tak membosankan, coba kejutkan pasangan dengan hal-hal yang baru. Misalnya berhubungan seks dengan waktu yang variatif dalam sehari, seperti di tempat atau posisi yang berbeda dari biasanya.
3. Kirim pesan genit pada pasangan
Cara lainnya, bisa juga dengan mengirimkan pesan atau menelepon yang genit untuk menggoda pasangan. Di dalamnya kamu bisa mengatakan bahwa sempat berfantasi tentangnya atau menggodanya dengan pengalaman seksi bercinta.
4. Tingkatkan sensualitas dengan sentuhan
Menyentuh kulit bisa meningkatkan sensualitas seseorang. Untuk melakukannya, kamu bisa membelai lembut bagian dalam pergelangan tangan atau belakang telingamu.
Jika punya waktu lebih, kamu juga bisa mengoleskan body lotion setelah mandi ke bagian tubuh dan rasakan sensasinya.
5. Lakukan sesuatu yang 'beda' dengan pasangan
Jika masih merasa bosan, kamu bisa lakukan berbagai hal menyenangkan bersama pasangan. Jika ingin tetap berada di rumah, kamu bisa melakukan hal-hal berbeda dengan pasangan dan tidak terhambat dengan rutinitas.
https://cinemamovie28.com/movies/our-times-2/
Satgas COVID-19 Sebut PPKM Belum Berhasil, Ini Alasannya
Penambahan kasus positif COVID-19 di Indonesia terus mengalami peningkatan. Hal ini masih terjadi saat dua minggu periode pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Pulau Jawa dan Bali.
Pada hari ini, Kamis (4/2/2021) kasus positif bertambah sebanyak 11.434, sehingga totalnya menjadi 1.123.105 kasus. Sementara total kasus sembuh menjadi 917.306 dan meninggal 31.001 kasus.
Namun, juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan peningkatan kasus positif mingguan selama PPKM ini lebih rendah, jika dibandingkan dengan dua minggu sebelum PPKM diberlakukan.
"Namun, jika dilihat lebih jauh, peningkatan penambahan kasus positif mingguan yang terjadi selama pelaksanaan pembatasan kegiatan lebih rendah dibandingkan dua minggu sebelumnya (sebelum PPKM)," jelas Prof Wiku dalam konferensi pers di YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (4/2/2021).
"Peningkatan pada dua minggu pertama bulan Januari yaitu sebelum pelaksanaan (PPKM), adalah sebesar 27,5 persen. Sedangkan peningkatan pada dua minggu kedua yakni ketika pembatasan sosial telah dilaksanakan, menjadi lebih rendah yaitu sebesar 9,5 persen," lanjutnya.
Meski peningkatan kasus positif di minggu ini cukup rendah, PPKM masih belum bisa dikatakan berhasil.
"Seharusnya, pembatasan kegiatan baru bisa dikatakan berhasil apabila mampu menurunkan angka positif mingguan," tegas Prof Wiku.