Sabtu, 06 Maret 2021

Instagram Eror Bikin Jumlah Like Tersembunyi di Indonesia

 Pada tahun 2019 Instagram telah mengumumkan untuk memulai pengujian fitur anyarnya yakni menyembunyikan jumlah like pada postingan pengguna. Instagram mengatakan langkah ini agar penggunanya bisa lebih fokus terhadap kontennya dibandingkan hasil dari jumlah like yang didapat.

Selama setahun terakhir ini di masa pandemi COVID-19 pengujian fitur tersebut masih berlangsung, meski tanpa banyak pembaruan perluasan negara yang sedang duji. Saat itu dilaporkan Instagram sudah mengantongi tujuh nama negara yang menjadi lokasi uji coba Kanada jadi negara yang pertama.


Nah kini, banyak pengguna di AS termasuk di Indonesia yang telah mendapatkan notifikasi yang mengatakan bahwa mereka tidak akan dapat lagi melihat jumlah like. Seperti penelurusan detikINET di Twitter ada beberapa pengguna di Indonesia yang membagikan bahwa akunnya menjadi bagian yang menerima notif tersebut.


Rupanya notifikasi pemberitahuan ini adalah error di Instagram di mana ada bug yang membuat sebagian penggunanya melihat notifikasi akan jumlah like yang disembunyikan.


"Kami secara tidak sengaja menambahkan lebih banyak orang ke tes hari ini," kata Instagram seperti dilansir detiKINET dari Engadget, Kamis (4/3/2021).

https://maymovie98.com/movies/underwater-5/


Ilmuwan Temukan Spesies Hiu Glow in the Dark


Sekelompok ilmuwan menemukan tiga spesies baru hiu laut dalam. Menariknya, hiu ini bisa glow in the dark alias menyala dalam gelap.

Hiu kitefin, hiu blackbelly lantern, dan hiu southern lantern, ditemukan di wilayah Chatham Rise, di lepas pantai timur Pulau Selatan Selandia Baru pada Januari lalu.


Seperti dikutip dari situs News.sky.com, spesies ini sebenarnya sudah diketahui oleh ahli biologi kelautan. Namun, ini adalah pertama kalinya mereka ditemukan sedang memancarkan cahaya, atau memiliki bioluminescence.


Di antara hiu-hiu tersebut, kitefin menjadi makhluk bawah air bercahaya terbesar yang ditemukan sejauh ini. Biasanya makhluk ini ditemukan berenang 300 meter di bawah permukaan laut, memangsa hiu yang lebih kecil, ikan darat, dan hewan krustasea.


Makhluk laut lainnya termasuk ubur-ubur dan cumi-cumi juga dapat memancarkan cahaya. Namun para peneliti menyimpulkan bahwa bagian bawah perut hiu yang bercahaya dapat digunakan untuk membantu mereka bersembunyi dari predator atau ancaman lainnya.


"Bioluminescence telah sering dilihat sebagai peristiwa spektakuler namun tidak biasa di laut. Tetapi mengingat luasnya laut dalam dan munculnya organisme bercahaya di zona ini, sekarang semakin jelas bahwa kemampuan menghasilkan cahaya di kedalaman memainkan peran penting dalam menyusun ekosistem terbesar di planet kita," tulis para peneliti dalam makalah ilmiah mereka.


Penelitian tersebut, oleh Jerome Mallefet dan Laurent Duchatelet dari UC Louvain, dan Darren Stevens dari National Institute of Water and Atmospheric Research Selandia Baru, diterbitkan di Frontiers in Marine Science.


Mallefet mengatakan, sebanyak 57 dari 540 spesies hiu yang diketahui, dapat menghasilkan cahaya. Sebelumnya, tidak ada yang mencatat hiu bercahaya yang menyala di perairan Selandia Baru. Dia mengatakan, kemungkinan masih banyak lagi hiu jenis ini.


"Mereka bersinar dalam gelap. Mereka tidak menghasilkan kilat. Mereka bersinar dalam waktu lama," katanya.

https://maymovie98.com/movies/underwater-4/

Telkom Dukung Akselerasi Digitalisasi Kawasan Industri Terpadu Batang

 Direktur Enterprise & Business Service PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk Edi Witjara bersama Direktur Utama PT Kawasan Industri Terpadu Batang Galih Saksono melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman di Telkom Landmark Tower, Jakarta. Adapun penandatangan nota kesepahaman ini menyangkut Pemanfaatan Sumber Daya Perusahaan Masing-Masing Pihak.

Penandatangan nota kesepahaman antara kedua belah pihak dilakukan guna mendukung program pemerintah. Yaitu untuk pembangunan infrastruktur Grand Batang City yang berada di bawah pengelolaan PT Kawasan Industri Terpadu Batang (PT KITB) dengan konsep smart dan sustainable industrial estate.


Direktur Enterprise & Business Service Telkom Edi Witjara menyampaikan, melalui nota kesepahaman ini, kedua belah pihak akan bersinergi meliputi beberapa aspek. Di antaranya pembangunan infrastruktur (network, internet, dan connectivity), penyediaan layanan infrastruktur data center dan cloud, penyediaan layanan manage service, penyediaan command center, rencana kerja sama dalam rangka solusi digitalisasi Grand Batang City menuju pengelolaan smart industrial estate, serta kerja sama lainnya yang dipandang perlu secara sinergis oleh kedua belah pihak.


Edi pun menyampaikan terima kasih atas kerja sama yang telah terjalin dengan baik antara Telkom dan Kawasan Industri Terpadu Batang selama ini. Ia berharap, melalui penandatanganan ini Telkom dan Kawasan Industri Terpadu Batang dapat menciptakan kolaborasi revolusi industri 4.0 di Kawasan Grand Batang City yang saling menguntungkan dan memiliki manfaat bagi para pihak.


"Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Kawasan Industri Terpadu Batang kepada Telkom. Kami berkomitmen untuk mendukung upaya percepatan pengelolaan digitalisasi Grand Batang City menuju smart industrial estate," ujar Edi dalam keterangan tertulis, Rabu (3/3/2021).

https://maymovie98.com/movies/underwater-3/


Edi menjelaskan digitalisasi Grand Batang City yang akan diimplementasikan Telkom dan KITB ini ke depannya akan menjadi kawasan industri percontohan untuk kawasan industri lain. Adapun pengembangannya berorientasi pada Smart Industrial Area dengan dukungan infrastruktur dan platform digital yang terpadu. Hal ini sejalan dengan roadmap pemerintah di mana Indonesia akan membangun belasan Kawasan Ekonomi Khusus lagi untuk tujuan pemerataan ekonomi nasional.


"Dengan semangat sinergi mari kita sukseskan program digitalisasi ini. Telkom berkomitmen untuk terus mendukung digitalisasi sektor industri lainnya. Semoga dengan adanya semangat digitalisasi ini, kita dapat turut memajukan dan menjadikan Indonesia lebih baik lagi," pungkas Edi.


Sementara itu, Direktur Utama PT Kawasan Industri Terpadu Batang Galih Saksono mengatakan kerja sama dengan Telkom akan semakin memperkuat tujuan utama KITB. Yaitu untuk mengembangkan kawasan Grand Batang City sebagai kawasan industri yang representatif, prospektif, serta berkelanjutan. Menurutnya, ini sejalan dengan dukungan infrastruktur dan utilitas yang terus berkembang dan semakin memadai.


"Kita wujudkan kawasan industri berbasis IoT, dengan 5G Ready untuk operasional Kawasan Industri yang disupport oleh PT Telkom Indonesia," kata Galih.


Adapun kedua pihak berharap kolaborasi ini akan saling memberikan manfaat dan nilai tambah sesuai dengan kapabilitas masing-masing. Khususnya untuk memberikan kontribusi terbaik bagi peningkatan ekonomi Indonesia.

https://maymovie98.com/movies/underwater-2/