Sabtu, 06 Maret 2021

4 Konspirasi Sandung Bos Tekno, Mulai Implan Chip sampai Jadi Vampir

  - Bill Gates sudah dihajar teori konspirasi terkait COVID-19 sejak awal pandemi. Ternyata teori konspirasi juga menyandung bos-bos teknologi lainnya.

Sebut saja Elon Musk, Jeff Bezos, sampai Mark Zuckerberg yang dituduh sebagai mahluk yang menyamar menjadi manusia. Waduh, ada-ada saja! Dirangkum detikINET, ini beberapa teori konspirasi yang sempat viral terhadap petinggi di jagat teknologi ini:


1. Bill Gates dan implan microchip vaksin COVID-19

Niat baik Bill Gates untuk menyuarakan bahaya COVID-19 ternyata membuat dia semakin disasar teori konspirasi. Salah satu kabar menyebutkan Gates getol membantu pengembangan vaksin karena dia ingin menanamkan microchip ke orang-orang. Gates tentu saja membantah keras isu ini.


"Tidak ada hubungannya antara vaksin tersebut dan tipe pelacak apapun, sama sekali. Saya tidak tahu dari mana (teori itu) berasal," kata Gates dalam wawancara dengan CBS. Ini bukan pertama kali Gates membantah tudingan implan microchip.


"Saya tidak pernah terlibat dalam hal microchip apapun. Agak berat membantah hal ini karena sangatlah bodoh atau aneh," bantah Gates pada awal Juni silam.


2. Elon Musk, apakah kamu penjelajah waktu?

Teori berkembang ketika tersebar foto dari mendiang Raymond Collishaw seorang pilot dari Perang Dunia I yang mirip dengan Elon Musk. Meskipun Collishaw meninggal 1976 dan baru lima tahun kemudian Musk lahir, banyak penggemar konspirasi meyakini hal ini.


Suatu hari, seorang pengikutnya di Twitter menanyakan mengapa ia 'berada' di Kanada tahun 1914 dan 'bernama' Raymond Collishaw.


"Buka-bukaan, saya sebenarnya adalah vampir berusia 3.000 tahun," kelakar Musk membalas pertanyaan tersebut.


3. Mark Zuckerberg adalah manusia kadal?

Berdasarkan teori 'lizard people' atau 'manusia kadal', mereka adalah alien yang pertama kali sampai ke Bumi pada masa kuno. Sejak itu, mereka 'bergabung' dengan manusia melalui manipulasi DNA dan juga perkawinan dengan populasi manusia. Konspirasi ini pertama booming pada tahun 2008.


Berdasarkan tulisan yang ada dalam situs resmi The Ohio State University Collage of Arts and Sciences, teori ini cukup dipercaya oleh sebagian besar orang di dunia. Bahkan, diperkirakan 4% orang Amerika Serikat mengiyakan hal tersebut.


Nah, Zuckerberg sering disebut-sebut merupakan salah satu bagian dari lizard people. Selain Bos Facebook itu, tokoh lain yang juga sering diseret dalam konspirasi ini adalah Justin Bieber, Madonna, sampai Donald Trump.


4. Jeff Bezos mundur dari posisi CEO Amazon karena...

Dia ingin fokus menjadi super villain? Teori konspirasi dari warga Twitter terkait keputusan menghebohkan pria terkaya di dunia ini memang aneh-aneh, detikers. Kebanyakan dari mereka juga hanya bercanda, kok.

https://maymovie98.com/movies/mengejar-malam-pertama/


Logo Baru Amazon Disebut Mirip Kumis Hitler


- Amazon melakukan rebranding dengan mengganti desain logonya. Namun raksasa e-commerce ini malah bikin heboh karena banyak berkomentar logo barunya menyerupai kumis tokoh partai Nazi Jerman Adolf Hitler.

Bulan lalu, perusahaan milik orang terkaya dunia Jeff Bezos ini merilis update untuk aplikasi belanjanya, lengkap dengan logo baru. Amazon menanggalkan desain lama dengan keranjang belanja, menambahkan panah yang terlihat seperti garis senyuman, dan mengganti selotip biru pada kotak paket dengan desain bergerigi.


Diposisikan di atas panah yang seperti senyuman, selotip biru inilah yang disebut seperti kumis diktator Jerman Adolf Hitler. Sejumlah pengguna Twitter mencuit tentang hal ini dan ramai membahasnya.

https://maymovie98.com/movies/anak-kos-dodol/

Bos Samsung Blak-blakan Bongkar Rahasia Kamera Galaxy S21 Ultra

 Kamera menjadi salah satu sektor yang diunggulkan dari Galaxy S21 Ultra. Sederet peningkatan dihadirkan Samsung untuk mendongkrak kualitas jepretan dan perekaman video dari generasi sebelumnya.

Beberapa di antaranya merupakan hasil inovasi terbaru Samsung. Sayangnya raksasa teknologi asal Korea Selatan ini tidak begitu memaparkannya saat acara peluncuran.


Untungnya pihak Samsung Indonesia memberikan kesempatan untuk interview dengan salah satu petingginya untuk menjawab rasa penasaran kami pada sejumlah fitur baru yang ada di Galaxy S21 Ultra. detikINET ngobrol dengan Sungdae Cho, Vice President and Head of Samsung Mobile Visual Software R&D.


Galaxy S21 Ultra membawa dua kamera telephoto. Padahal ponsel ini menggunakan lensa periskop yang mampu melakukan zoom hingga 100x. Dengan kemampuan tersebut rasanya sudah dari cukup untuk menangkap objek yang jaraknya jauh.


Soal itu, Cho mengatakan saat mengembangkan kamera smartphone Galaxy, pihaknya memiliki dua tujuan. Pertama mereka ingin memudahkan siapa saja untuk mengambil foto dan video kelas profesional.

https://maymovie98.com/movies/two-mothers-3/


Kedua, Samsung ingin memberikan pengalaman pemotretan yang disesuaikan bagi fotografer profesional untuk menggunakan smartphone Galaxy sebagai alat pemotretan profesional mereka.


"Untuk mencapai tujuan tersebut, seri Galaxy S21 dibekali dengan kamera paling cerdas di antara semua smartphone Galaxy. Dua kamera telefoto kami memungkinkan mengaktifkan Space Zoom. Namun, kami menemukan bahwa orang biasanya paling sering menggunakan zoom 2-3x," jelas Cho.


Alhasil Samsung mengintegrasikan keduanya. Mereka mengadopsi lensa zoom tele ganda yang memungkinkan zoom 3x dan zoom 10x.


"Dengan adanya lensa dual-tele zoom memungkinkan zoom optik 3x dan 10x sehingga pengguna dapat menangkap konten yang lebih baik serta lebih intuitif pada jarak berapa pun," ujar Cho.


Samsung pun menerapkan struktur dual folded sehingga mereka dapat menjaga ukurannya tetap sama meskipun menambahkan lensa zoom optik 10x.


Menyoal fitur Space Zoom 100x yang dinilai banyak orang jarang digunakan pengguna namun terus dikembangkan Samsung, Cho mengungkapkan alasan di balik itu.


Menurutnya Samsung terus mendorong batas kemungkinan dengan fotografi digital. Terus ditingkatkannya Space Zoom memberi pengguna kemampuan mendekati objek untuk menangkap detail yang mungkin tidak dapat dilihat dari kejauhan.


"Filosofi ponsel cerdas kami adalah menjadikan kamera di ponsel satu-satunya alat pemotretan yang kamu butuhkan. Untuk melakukan ini, semua kamera kami dilengkapi dengan berbagai alat dan fitur. Beberapa digunakan oleh semua dan beberapa hanya digunakan untuk kasus penggunaan tertentu, terkadang khusus," terang Cho.


Nona-binning

Selain Space Zoom, Galaxy S21 Ultra masih mengadopsi fitur nona-binning yang lebih dulu hadir di seri pendahulunya. Diungkap Cho, Samsung turut memoles fitur tersebut.


"Kamera 108MP di Galaxy S21 Ultra mampu menggunakan teknologi nona-binning. Ini memungkinkan pengguna mengambil gambar yang lebih terang dan lebih hidup dalam kondisi pencahayaan apa pun," papar Cho.


"Generasi baru ini memanfaatkan algoritme perangkat lunak yang ditingkatkan dan pengurangan noise yang ditingkatkan untuk foto berkualitas lebih tinggi, apa pun lingkungannya," tambahnya.

https://maymovie98.com/movies/two-mothers-2/