Jumat, 12 Maret 2021

Wajah Idol K-Pop Dicuri Pakai Deepfake untuk Video Porno

 Pada Januari silam netizen di Korea Selatan membuat tagar #Deepfake_StrictPunishment yang kemudian menjadi trending topik di Negeri Ginseng tersebut. Mereka menyerukan untuk memberikan hukuman yang tegas bagi mereka yang memproduksi atau mengonsumsi video berbau pornografi dengan teknologi deepfake.

Deepfake sendiri adalah kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang bisa membuat video ataupun audio palsu menggunakan referensi material yang sudah ada.


Yang membuat geram netizen Korsel ini adalah di mana sebuah statistik menunjukkan bahwa korban dari teknologi deepfake untuk video porno dengan menggunakan wajah idol K-Pop wanita sebesar 25%.


Bahkan Salah satu situs yang secara eksklusif melayani penonton pornografi deepfake secara terbuka menampilkan wajah idol K-Pop wanita di halaman tersebut dan bahkan memberi peringkat berdasarkan popularitas penayangan sebagaimana dilansir detiKINET dari Koreaboo, Selasa (9/3/2021).


Netizen pun langsung membuat petisi ke Gedung Biru yang menyerukan hukuman tegas dan peraturan ketat.


Video-video tersebut tidak hanya sangat melanggar hak asasi manusia dan dapat dianggap sebagai bentuk pelecehan seksual. Video-video ini juga sering dijual sebagai bayar per-tayang, di mana pembuatnya mengambil untung dari gambar para idol K-Pop ini. Video-video tersebut juga tersebar secara terbuka di media sosial seperti Twitter.


Secara hukum, Lawtalk berpesan bahwa video-video tersebut memang merupakan bentuk kekerasan seksual digital. Ada juga kemungkinan besar bahwa banyak orang tanpa sadar akan berasumsi bahwa video itu nyata, alih-alih diubah secara digital.


Namun, dalam hal hukuman kemungkinan besar kecuali ada undang-undang baru yang diberlakukan, para pelaku ini hanya akan dituntut atas fitnah dan kerusakan reputasi.


Seiring dengan tumbuhnya budaya deepfake, semakin penting dan mendesak bagi pemerintah untuk mengambil tindakan yang tepat untuk melindungi para korbannya.

https://movieon28.com/movies/sons-wife/


Hebat, Astronaut Ini Sampai di Titik Terdalam Bumi


 Astronaut Richard Garriott membukukan prestasi besar dalam dunia petualangan. Ia baru saja mencapai titik terdalam Bumi di palung Mariana, yaitu Challenger Deep. Dalamnya sekitar 10 kilometer.

Garriott juga berprofesi sebagai desainer dan programmer video game. Pada tahun 2008, dia pernah melesat ke stasiun antariksa International Space Station (ISS) bersama kapsul Soyuz TMA-13. Tak cuma itu, pria asal Inggris ini pernah pula menjelajah kutub utara dan selatan.


"Saya adalah orang pertama yang pergi dari kutub utara ke kutub selatan dan orang kedua, pertama untuk pria, yang pernah ke antariksa dan titik terdalam Bumi," katanya.


Adapun orang pertama yang sampai ke titik terdalam Palung Mariana itu adalah Victor Vescovo. Sedangkan yang pernah pergi ke antariksa serta Challenger Deep adalah astronaut wanita Kathy Sullivan pada Agustus 2020.


Garriott juga menumpangi kapal selam canggih yang membawa kedua orang itu, namanya Limiting Factor. Kendaraan ini didesain bertahan di lautan sangat dalam sampao titik terdalam Bumi dan dikembangkan oleh Vescovo.


Adapun misi menuju kedalaman Palung Mariana ini adalah untuk meneliti area itu dan mengambil sampel untuk riset. Seperti dikutip detikINET dari Live Science, Richard pun menceritakan pengalamannya menaklukkan titik terdalam planet ini.


"Kapal selam ini menurun sangat cepat dan sangat dalam sehingga di luar menjadi benar-benar gelap gulita hanya beberapa saat sesudah meluncur dan Anda merasa jatuh ke dalam kegelapan selama kurang lebih 4 jam," katanya.


Adapun suhu udara semakin dalam semakin dingin. Dari awalnya cukup hangat di permukaan lautan menjadi semakin membekukan. Sementara itu, walaupun sangat dalam, tetap ada makhluk hidup yang eksis.


"Ada cukup banyak kehidupan di titik terdalam Bumi sana. Kami melihat sebentar-sebentar ada crustacea sepanjang beberapa inch yang berkeliaran di dasar," tambah dia.

https://movieon28.com/movies/a-sexy-night-on-jeju-island/

Kamis, 11 Maret 2021

Pengapalan Smartwatch Stagnan, Apple Watch Masih Paling Laris

  Pengapalan smartwatch selama Q4 2020 lalu menurun, yang membuat grafik pengapalan selama 2020 menjadi stagnan.

Menurut laporan Counterpoint Research berjudul Global Smartphone Shipments Tracker, Apple masih menjadi perusahaan dengan pengapalan smartwatch tertinggi selama Q4 2020.


Bahkan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, tercatat adanya pertumbuhan pengapalan Apple Watch sebesar 6%, demikian dikutip detikINET dari Techspot, Minggu (7/3/2021).


Ada juga Samsung yang mencatatkan pertumbuhan sebesar 1%, meski pabrikan lain nasibnya tak sebaik itu. Contohnya Huawei dan Fitbit yang pangsa pasarnya tak tumbuh, atau bahkan turun dibanding Q4 2019.


Analis senior Counterpoint Sujeong Lim memuji kehadiran Apple Watch SE, yang merupakan smartwatch kelas menengah dan lebih murah ketimbang Apple Watch Seris 6. Keduanya dirilis pada September lalu.


Menurut Lim, Apple Watch SE bakal memaksa pabrikan lain seperti Samsung untuk merilis smartwatch lain di kelas yang sama. Hal ini akan memicu adopsi smartwatch yang lebih besar lagi.


Memang, Apple Watch SE harganya terpaut cukup jauh dibanding Series 6. Yaitu USD 279 dibanding USD 399. Meski memang fitur yang tersedia lebih sedikit, seperti tidak ada layar always-on, ECG, ataupun kemampuan prosesor yang lebih tinggi.


Lim pun menambahkan dalam tiga sampai empat tahun ke depan akan ada pemain lain yang mendapat market share signifikan seperti Oppo. Kehadiran mereka ini diperkirakan akan memaksa kompetitornya untuk menghadirkan produk yang lebih murah.


Di Indonesia sendiri, persentase pengguna smartwatch belum bisa dibilang besar. Berdasarkan hasil laporan terbaru Hootsuite dan We Are Social, dari 202,6 juta pengguna internet di Indonesia hingga Januari 2021, hanya sekitar 13,3% yang menggunakan smartwatch.


Persentase pengguna internet berusia 16 hingga 64 tahun yang memiliki masing-masing jenis perangkat, mobile phone (98,3%), smartphone (98,2%), non-smartphone mobile phone (16%), laptop/desktop (74,7%), tablet (18,5%), TV streaming (6%), konsol game (16,2%), perangkat smarthome (5,7%), smartwatch/wristband (13,3%), dan perangkat virtual reality (4,2%).

https://trimay98.com/movies/sex-and-death-101/


OPPO Tantang Anak Muda Bikin Konten Pakai Reno5 di Ajang RenoForUs


 Masa pandemi bukan menjadi penghalang untuk kita menjalin dan menghidupkan hubungan pertemanan dengan orang-orang tersayang. Untuk merayakan momen pertemanan ini, OPPO menyelenggarakan kompetisi online yang menantang para pesertanya merekam momen berharga dalam pertemanan menggunakan perangkat OPPO Reno5.

Untuk itu, OPPO Indonesia menyelenggarakan kompetisi online RenoForUs sebagai ajang pencarian 'The Next Reno Influencer'. Pada program ini, OPPO menantang para peserta untuk bersaing menunjukkan bakat dan kemampuan mereka dalam membuat konten bertemakan pertemanan serta menjadi bagian dari proyek Reno Kreatif.


Adapun para peserta yang mengikuti kontes pencarian official influencer OPPO ini ditantang untuk membuat konten video dengan menggunakan fitur video dari smartphone OPPO Reno5. Melalui program ini, OPPO juga mendukung kreativitas muda-mudi di Indonesia dengan berbagai inovasi teknologi, khususnya pada bidang fotografi, videografi, dan editing.


Diketahui, ajang RenoForUs ini mengikuti tren influencer yang tengah berkembang di kalangan anak muda. Melalui ajang ini, OPPO tak hanya mencari influencer yang sudah 'jadi'. Namun juga menggali segala potensi yang dimiliki anak muda Indonesia dalam menciptakan konten berkualitas. Adapun OPPO menyuguhkan bimbingan dari deretan mentor-mentor terbaik serta memberi kemudahan lewat berbagai fitur canggih yang ada di OPPO Reno5.

https://trimay98.com/movies/complete-breeding-the-aesthetics-of-confinement/