Selasa, 06 April 2021

4 Vaksin Corona Sedang Diuji untuk Anak-anak dan Bayi

 Jelang tahun ajaran baru di masa pandemi, pemerintah mengumumkan rencana sekolah tatap muka secara terbatas pada Juli 2021. Berbarengan dengan itu, sejumlah vaksin Corona sedang diuji untuk anak-anak dan bayi.

Vaksin Corona memang diprediksi belum akan siap untuk digunakan secara luas bagi anak-anak setidaknya sampai tahun ajaran 2022-2023. Namun sudah ada beberapa negara yang memberi izin darurat penggunaan vaksin untuk kelompok usia remaja ke atas.


Di Indonesia sendiri, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, hingga saat ini, belum ada uji klinis yang dilakukan seluruh produsen vaksin COVID-19 terkait dengan anak-anak.


"Soal vaksinasi anak, sampai sekarang belum ada uji klinis yang dilakukan oleh seluruh vaksin yang ada terkait dengan anak. Baru diawali saja kajiannya," kata Budi dalam konferensi pers secara virtual yang digelar Kemendikbud, Selasa (30/3).


Namun setidaknya, saat ini ada tiga vaksin Corona yang menjanjikan bisa segera diberikan pada anak-anak. Berikut ini perkembangan dari ketiga vaksin tersebut, dikutip detikINET dari berbagai sumber, Sabtu (3/4/2021):


Pfizer - BioNTech

Pfizer dan BioNTech yang telah mendapatkan izin edar darurat atas vaksinnya pada Desember lalu, menyertakan remaja berusia 12 tahun hingga 15 tahun dalam uji klinisnya.


Sebanyak 2.259 relawan remaja sudah direkrut Pfizer untuk uji klinis vaksin tersebut dan diperkirakan hasil uji klinis baru tersedia di bulan Juni.

https://movieon28.com/movies/traffic-2/


"Berpindah fokus pada orang-orang di bawah usia 12 tahun akan membutuhkan studi baru dan kemungkinan formulasi atau jadwal dosis yang dimodifikasi," kata juru bicara Pfizer Keanna Ghazvini.


Moderna

Moderna, yang mendapatkan lisensi di bulan Desember juga menempuh jalur yang sama dengan Pfizer. Pada bulan Desember, Moderna mulai menguji vaksin itu ke remaja yang berusia di antara 12 hingga 17 tahun.


"Dengan merekrut 3.000 orang sukarelawan, Moderna berharap hasil pengujian akan diperoleh sekitar pertengahan tahun 2021," tutur Colleen Hussey, juru bicara Moderna.


Hasil penelitian tersebut akan menjadi pertimbangan Moderna untuk menilai kelayakan pemberian vaksin pada anak usia 6 bulan hingga 11 tahun, di akhir tahun ini.


AstraZeneca - Oxford

University of Oxford yang bermitra dengan AstraZeneca pun mulai menggelar uji klinis vaksinnya ke kelompok umur yang lebih muda pada Februari lalu. Pengujian itu akan menentukan apakah vaksin efektif untuk anak-anak berusia antara 6 tahun dan 17 tahun.


Penelitian ini melibatkan 300 partisipan dan dilakukan secara bertahap untuk melihat interval waktu paling tepat dari pemberian dosis 1 ke dosis selanjutnya. Dalam waktu 12 bulan, akan dilakukan 5 kali tes darah untuk melihat berapa lama respons imun bertahan.


"Walaupun sebagian besar anak-anak cenderung tidak terdampak oleh virus Corona dan cenderung tidak terdampak oleh infeksi, penting untuk menjaga keamanan dan respons imun terhadap vaksin pada anak-anak dan anak muda untuk melihat manfaat vaksin pada anak-anak," ujar Chief Trial Investigator Vaksin Oxford Profesor Andrew Pollard.


Biotec - Sinopharm

Vaksin COVID-19 yang dikembangkan oleh China National Biotec Group (CNBG), anak perusahaan Sinopharm, diklaim aman digunakan bagi anak usia 3 hingga 17 tahun. Vaksin ini diharapkan bisa segera disetujui pemerintah China sehingga bisa langsung digunakan.


Chairman CNBG Yang Xiaoming mengatakan, keamanan ini berdasarkan hasil data uji klinis yang telah dilakukan CNBG.


"Penggunaan vaksin dapat diperluas untuk mereka yang berusia antara tiga dan 17 tahun sebelum Maret,"


Menurutnya, anak-anak berusia tiga hingga lima tahun yang sistem kekebalannya masih berkembang, harus diawasi dengan cermat dan ketat selama vaksinasi.

https://movieon28.com/movies/traffic/

Genshin Impact Segera Rilis di PS5, Visual Makin Gahar!

 Pengembang dan penerbit miHoYo telah mengonfirmasi bahwa open-world RPG Genshin Impact akan tersedia di PS5. Game ini awalnya dirilis untuk PS4 pada bulan September dan saat ini dapat dimainkan di PS5.

Mengutip Collider, tetapi ada yang berbeda nih, detikers, khusus PS5. Versi next-gen yang baru akan menampilkan visual dan performa game yang lebih ditingkatkan lagi.


Genshin Impact adalah game open-world yang memungkinkan pemain untuk mengambil peran sebagai karakter yang dikenal sebagai 'Traveler'. Perjalanannya selama cerita berkisar pada nasib saudara mereka yang hilang saat mereka menjelajahi dunia Teyvat.


"Saat ini, pemain dapat menjelajahi Mondstadt dan Pelabuhan Liyue, dua dari tujuh kota besar di Teyvat, masing-masing dengan budaya unik, cerita, dan lanskap sekitarnya yang luas, serta menawarkan keragaman makhluk, monster, rahasia, juga harta karun untuk ditemukan pemain. Kota, cerita, karakter, dan acara musiman lainnya akan dirilis saat game berlangsung," seperti tertulis dalam rilis.


Menurut miHoYo, PlayStation 5 adalah platform yang ideal untuk meningkatkan open-world yang luas yang ditampilkan di Genshin Impact. PS5 memungkinkan tim untuk memasukkan lebih banyak pemikiran dan ide ke dalam game.


"Itulah mengapa kami telah bekerja untuk menghadirkan versi asli PlayStation 5 dari game tersebut kepada para pemain kami secepat mungkin," jelas Presiden miHoYo Forrest Liu dalam sebuah pernyataan.


Pembaruan terbaru game ini, Versi 1.3, dirilis pada awal 2021 dan berisi acara musiman seputar 'Teyvat's New Year for Travelers' untuk merayakan salah satu tradisi tertua Liyue - Latern Rite.


Pada laporan ini, Genshin Impact untuk PS5 belum menetapkan tanggal rilis, tetapi sepertinya akan segera dirilis segera. Saat ini, game tersebut juga gratis dimainkan di PC, PS4, Android, dan iOS.

https://movieon28.com/movies/valley-of-love/


4 Vaksin Corona Sedang Diuji untuk Anak-anak dan Bayi


Jelang tahun ajaran baru di masa pandemi, pemerintah mengumumkan rencana sekolah tatap muka secara terbatas pada Juli 2021. Berbarengan dengan itu, sejumlah vaksin Corona sedang diuji untuk anak-anak dan bayi.

Vaksin Corona memang diprediksi belum akan siap untuk digunakan secara luas bagi anak-anak setidaknya sampai tahun ajaran 2022-2023. Namun sudah ada beberapa negara yang memberi izin darurat penggunaan vaksin untuk kelompok usia remaja ke atas.


Di Indonesia sendiri, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, hingga saat ini, belum ada uji klinis yang dilakukan seluruh produsen vaksin COVID-19 terkait dengan anak-anak.


"Soal vaksinasi anak, sampai sekarang belum ada uji klinis yang dilakukan oleh seluruh vaksin yang ada terkait dengan anak. Baru diawali saja kajiannya," kata Budi dalam konferensi pers secara virtual yang digelar Kemendikbud, Selasa (30/3).


Namun setidaknya, saat ini ada tiga vaksin Corona yang menjanjikan bisa segera diberikan pada anak-anak. Berikut ini perkembangan dari ketiga vaksin tersebut, dikutip detikINET dari berbagai sumber, Sabtu (3/4/2021):

https://movieon28.com/movies/the-message/