Sabtu, 17 April 2021

Keseringan Tenggak Minuman Berenergi, Mahasiswa 21 Tahun Kena Gagal Jantung

 Seorang mahasiswa terkena gagal jantung usai minum minuman berenergi terlalu banyak. Ia bisa mengonsumsi empat kaleng minuman 500 ml per hari selama dua tahun.

Dikutip dari Daily Star, kasus ini terungkap dalam laporan studi di jurnal BMJ. Mahasiswa berusia 21 tahun ini langsung menjalani perawatan intensif selama empat bulan.


Ia mengalami sesak napas dan berat badannya turun secara drastis. Petugas medis bahkan sempat mempertimbangkan apakah dirinya harus segera melakukan transplantasi organ.


Tes darah, scan, dan pembacaan EKG mengungkapkan bahwa ia mengidap gagal jantung dan ginjal. Penulis studi dari Guy's dan St Thomas 'NHS Foundation Trust di London mengonfirmasi kasus ini.


"Kami melaporkan kasus gagal jantung biventrikel parah yang berpotensi terkait dengan konsumsi minuman energi yang berlebihan pada pria berusia 21 tahun," sebutnya.


"Kardiotoksisitas yang diinduksi minuman energi dianggap sebagai penyebab paling mungkin," jelas penulis.


Tak ada riwayat penyakit

Pasalnya, mahasiswa ini sebelumnya tak memiliki riwayat penyakit apapun. Namun, kebiasaan buruk seperti terbiasa mengonsumsi minuman berenergi dengan masing-masing kaleng mengandung 160 mg kafein disebut jadi pemicunya.


Pasien yang tidak disebutkan namanya ini pertama kali mengeluhkan gejala tremor hingga jantung terasa berdebar. Ia pun kerap terganggu saat mengerjakan tugas kuliahnya.


"Ketika saya minum hingga empat minuman energi per hari, saya menderita tremor dan jantung berdebar-debar, yang mengganggu kemampuan saya untuk berkonsentrasi pada tugas-tugas harian dan studi saya di universitas," bebernya.


"Saya juga menderita sakit kepala migrain parah yang sering terjadi selama saya tidak minum minuman berenergi. Ini juga membatasi kemampuan saya untuk melakukan tugas sehari-hari dan bahkan aktivitas santai seperti pergi ke taman atau berjalan-jalan," tuturnya.


Pengalaman ini sangat traumatis baginya. Usai sembuh, ia mengingatkan semua orang untuk berhati-hati dalam mengonsumsi minuman berenergi.


Baginya, banyak orang yang terjebak karena minuman berenergi sangat adiktif, mirip dengan merokok. Kebiasaan yang sama buruknya.


"Saya pikir label peringatan, mirip dengan merokok, harus dibuat untuk menggambarkan potensi bahaya bahan dalam minuman energi," sarannya.


Seperti diketahui, para pakar kesehatan kerap menjelaskan bahaya mengonsumsi terlalu banyak minuman berenergi. Dalam kasus yang sangat jarang, hal ini bahkan bisa berakibat fatal, seperti kasus yang dialami John Reynolds, pria 41 tahun dari California, yang meninggal karena serangan jantung akibat kebiasaan minum energinya.

https://indomovie28.net/movies/ben-hur/


Dear Suami, 4 Hal Ini Bikin Gairah Wanita Ngedrop Saat Bercinta


Saat membahas seks, semua orang tentunya memiliki preferensinya masing-masing. Beberapa orang mungkin memilih fokus pada sesi foreplay sebelum bercinta, sedangkan beberapa lainnya mungkin lebih memilih untuk langsung masuk ke sesi bercinta.

Dalam sebuah survey yang dilakukan di Inggris, Amerika Serikat, dan Australia terhadap 3.000 orang, 9 dari 10 pria dilaporkan mengalami orgasme saat bercinta. Sementara itu hanya 7 dari dari 10 wanita mencapai klimaks saat berhubungan intim.


Dengan adanya perbedaan hasil survey tersebut terhadap pria dan wanita, maka pria harus lebih memperhatikan pasangannya saat bercinta. Terkadang, pria tidak menyadari bahwa sejumlah hal yang mereka lakukan saat bercinta justru membuat wanita kesulitan mencapai orgasme lantaran mereka merasa tidak nyaman.


Dikutip dari laman Times of India, berikut 4 hal yang kerap dilakukan pria, tetapi tidak disukai oleh wanita saat bercinta.


1. Kurang foreplay

Kurangnya sesi 'pemanasan' atau foreplay sebelum bercinta sering kali membuat kebanyakan wanita merasa kecewa. Sebab, foreplay justru merupakan sesi penting agar wanita bisa terstimulasi sebelum dipenetrasi. Alih-alih langsung terburu-buru untuk penetrasi, pria harus sedikit bersabar dan meluangkan waktu untuk foreplay dulu di awal sesi bercinta.


2. Bertanya tentang orgasme berkali-kali

Pria harus tahu, bahwa tidak sedikit wanita yang mengalami kesulitan penetrasi saat bercinta. Meski sering kali muncul rasa penasaran apakah pasangan sudah mencapai klimaks atau belum, pria sebaiknya menghindari bertanya terkait hal tersebut. Apalagi jika dilakukan berkali-kali. Pasalnya, hal tersebut akan membuatnya lebih sulit mencapai orgasme.

https://indomovie28.net/movies/the-children-of-huang-shi/

Didukung Pemerintah, Vaksin Merah Putih Ditargetkan Rampung Awal 2022

 Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K Lukito menegaskan pihaknya mendukung percepatan proses penelitian hingga proses produksi vaksin Merah Putih.

Penny menyebut proses penelitian untuk vaksin Merah Putih yang dilakukan Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman sudah sesuai dengan ketentuan pengembangan vaksin yang disyaratkan BPOM.


Penny menjabarkan tahapan penelitian dalam pengembangan vaksin harus memenuhi standar high-tech dan advance, sehingga semua tahapan harus diikuti dengan hati-hati. Ia mengulas, Presiden Joko Widodo juga telah mengingatkan pengembangan vaksin harus mengikuti persyaratan dan tahapan yang komprehensif.

https://indomovie28.net/movies/the-eliminators/


"Kami sudah menerbitkan tools pengembangan vaksin di lembaga riset dan kami menyambut baik bahwa progres sudah berjalan dan tentu kita harus bersabar," ujar Penny dikutip dalam keterangan tertulis, Jumat (16/4/2021).


BPOM, kata Penny, memberikan pendampingan, relaksasi, juga terobosan yang tetap mengedepankan mutu dan keamanan dalam pengembangan vaksin Merah Putih. Ia menyampaikan pemerintah juga bekerja sama dengan semua pihak, baik lembaga penelitian, universitas, produsen vaksin seperti Bio Farma dan lembaga terkait untuk mendapatkan vaksin yang berkhasiat dan aman.


"Kita all out membantu sehingga vaksin Merah Putih ini bisa secepatnya sesuai timeline yang ada atau akan dipercepat, kita lihat nanti progresnya untuk bisa terwujud setiap tahapannya," cetus Penny.


Kepala Biologi Molekuler (LBM) Eijkman Amin Subandrio menerangkan penelitian untuk vaksin Merah Putih telah memasuki tahap akhir untuk pengembangan bibit vaksin selama 12 bulan. Eijkman saat ini dalam tahap optimasi agar vaksin yang diproduksi berkualitas baik. Selain itu juga proses pengalihan vaksin dari skala R&D di laboratorium ke skala industri untuk dilakukan uji klinis juga tengah dijalankan.


"Proses selanjutnya akan lebih banyak dilakukan Bio Farma, tetapi Eijkman tidak lepas tangan tetap terlibat sampai dengan uji klinis fase 1,2, dan 3," jelas Amin.


Berdasarkan keterangan Penny, BPOM memperkirakan vaksin Merah Putih yang diproduksi Bio Farma sudah bisa menyelesaikan uji klinis pada semester I-2022 dan proses produksi sudah berjalan pada semester I-2022.


Adapun vaksin Merah Putih yang dikembangkan Universitas Airlangga Bersama Biotis saat ini sudah masuk tahap pre klinik dan diharapkan sudah masuk uji klinis pada kuartal IV-2021.Harapannya awal tahun 2022 sudah bisa diproduksi secara massal. Saat ini BPOM sedang melakukan pendampingan terhadap Biotis," urai Penny.


Direktur Utama PT Bio Farma Honesti Basyir menyatakan pihaknya terus mempersiapkan produksi vaksin Merah Putih. Bio Farma juga menjalin kolaborasi dengan pihak ketiga, termasuk perusahaan farmasi swasta.


"Saat ini kami juga sedang memproduksi vaksin lain, sehingga Bio Farma butuh berkolaborasi saat proses produksi massal vaksin Merah Putih dengan pihak ketiga," terang Basyir.

https://indomovie28.net/movies/far-north/