Senin, 19 April 2021

Heboh Penampakan Pelangi di Mars, Ini Kata NASA

 Rover robotika Perseverance yang saat ini tengah meneliti Planet Mars mengirimkan banyak foto dari sana. Salah satunya seperti menampakkan ada pelangi di Planet Merah itu sehingga menimbulkan kehebohan.

Foto tersebut memperlihatkan permukaan Mars yang gersang dan di atasnya adalah langit. Nah di langit itu, ada obyek melengkung yang sangat mirip dengan pelangi. Foto ini menyebar di media sosial dan langsung ramai diperbincangkan.


Padahal pelangi tidak mungkin ada di Mars karena tidak ada butiran air hujan di sana, tak seperti di Bumi. Lalu penampakan apa itu sebenarnya? Netizen ramai mengutarakan teori. Mungkin saja obyek itu muncul karena partikel debu di udara Mars.


NASA sepertinya memperhatikan keramaian tersebut sehingga mengutarakan jawaban atas misteri ini. Lembaga antariksa Amerika Serikat itu memastikan apa yang tampak dari rekaman foto Perseverance bukanlah pelangi seperti di Bumi.


Rupanya, pelangi ini muncul akibat lens flare atau pijar lensa yang berasal dari sistem kamera Perseverance yang dinamakan sebagai Hazcams.


"Banyak yang bertanya apakah ada pelangi di Mars? Tidak ada. Pelangi tidak mungkin ada di sana. Pelangi diciptakan oleh cahaya yang direfleksikan butiran air," sebut NASA.


"Akan tetapi tidak ada cukup air di Mars untuk kondensasi dan terlalu dingin untuk keberadaan air cair di atmosfernya, sehingga ini adalah lens flare, bukan pelangi." tambah mereka seperti dikutip detikINET dari Space.com.


Pijar lensa (Lens flare) adalah cahaya yang tercecer dalam sistem lensa optik yang umumnya muncul akibat mekanisme pembentukan citra yang tidak diinginkan, misalnya akibat pantulan internal, maupun materi lensa yang kurang homogen.

https://maymovie98.com/movies/the-touch/


Bisnis Ponsel Gulung Tikar, LG Tutup Pabrik di Tiga Negara


Setelah mengumumkan bisnis ponselnya gulung tikar, LG menutup pabrik smartphone di tiga negara, yakni Haipong di Vietnam, Qingdao di China dan Taubate di Brasil.

Vendor asal Korea Selatan ini sempat ingin memanfaatkan pabrik-pabriknya itu tapi gagal menemukan terobosan. Akhirnya mereka memutuskan untuk menutupnya.


Pabrik di Hai Phong punya fasilitas terbesar di antara dua lainnya. Tempat ini memproduksi sekitar 10 juta unit setiap tahunnya, atau sekitar setengah dari produksi smartphone LG.


Awalnya LG berharap pabrik tersebut menemukan pembeli. Namun sulit menemukan peminat karena produsen smartphone Vietnam juga memiliki jalur produksi sendiri.


Selain itu perusahaan lokal tidak mampu membayar lebih dari 100 miliar won untuk mendapatkannya. Alhasil perusahaan hanya mempertimbangkan untuk menjual site-nya saja.


Hal yang sama berlaku di pabrik Taubate dan Qingdao. Karena kedua pabrik memproduksi sekitar delapan juta hingga sembilan juta smartphone secara keseluruhan, LG Electronics diperkirakan akan kesulitan menjual lini produksinya sejak awal.


Setelah rumor tentang penjualan pabrik Taubate beredar pada akhir Februari, para eksekutif dan karyawan di pabrik tersebut telah melakukan pemogokan sejak 26 Maret karena kekhawatiran atas pekerjaannya, demikian dilansir dari BusinessKorea.

https://maymovie98.com/movies/mercy-4/

Telkom Dukung Pengembangan Inovasi Digital di KEK Singhasari

 PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mendukung pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari yang merupakan KEK pertama di Indonesia dengan zona pengembangan teknologi. Hal ini merupakan bentuk usaha Telkom dalam mendorong percepatan pemanfaatan teknologi ICT (Information & Communication Technology) serta pengembangan ekosistem digital di Indonesia,

Direktur Digital Business Telkom, M. Fajrin Rasyid menyampaikan dukungan tersebut dalam kunjungannya ke KEK Singhasari, Kamis (8/4). Adapun kunjungan ini merupakan langkah awal kerja sama antara Telkom dengan PT Intelegensia Grahatama selaku Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) KEK Singhasari.


"Telkom siap berkolaborasi dalam pengembangan inovasi digital di KEK Singhasari untuk mendukung rencana pengembangannya ke depan sebagai Digital Innovation Hub" ujar Fajrin dalam keterangan tertulis, Sabtu (10/4/2021).


Lebih lanjut Fajrin menyampaikan bahwa penciptaan ide-ide inovatif yang berpotensi menjadi bisnis digital yang sustainable dan profitable harus terus didukung oleh berbagai pihak. Dengan demikian, percepatan pemanfaatan teknologi ICT secara umum dan pengembangan ekosistem digital di Indonesia dapat terus terakselerasi.


Saat ini, Telkom yang tengah bertransformasi menjadi perusahaan telekomunikasi digital dengan fokus pada domain bisnis digital connectivity, digital platform, dan digital services, akan mendukung dan menjadi enabler untuk pengembangan inovasi tersebut.


Sebagaimana diketahui, KEK Singhasari telah ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah (PP) No. 68 Tahun 2019 pada 27 September 2019 dan terdiri atas zona pariwisata dan zona pengembangan teknologi.


Adapun rencana PT Intelegensia Grahatama dalam mengembangkan KEK Singhasari sebagai Digital Innovation Hub diharapkan dapat menjadikan ekosistem digital yang dibangun sebagai penggerak inovasi dan kreativitas pengembangan digital, serta menjadi percontohan pengembangan ekosistem digital yang terintegrasi sesuai dengan konsep smart area.


"Melalui digitalisasi dan ekosistem digital yang Telkom hadirkan, diharapkan dapat mengakselerasi langkah Indonesia untuk menjadi lebih baik lagi dan hadir sebagai kekuatan ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara," pungkas Fajrin.

https://maymovie98.com/movies/botany-bay/


Heboh Penampakan Pelangi di Mars, Ini Kata NASA


Rover robotika Perseverance yang saat ini tengah meneliti Planet Mars mengirimkan banyak foto dari sana. Salah satunya seperti menampakkan ada pelangi di Planet Merah itu sehingga menimbulkan kehebohan.

Foto tersebut memperlihatkan permukaan Mars yang gersang dan di atasnya adalah langit. Nah di langit itu, ada obyek melengkung yang sangat mirip dengan pelangi. Foto ini menyebar di media sosial dan langsung ramai diperbincangkan.


Padahal pelangi tidak mungkin ada di Mars karena tidak ada butiran air hujan di sana, tak seperti di Bumi. Lalu penampakan apa itu sebenarnya? Netizen ramai mengutarakan teori. Mungkin saja obyek itu muncul karena partikel debu di udara Mars.


NASA sepertinya memperhatikan keramaian tersebut sehingga mengutarakan jawaban atas misteri ini. Lembaga antariksa Amerika Serikat itu memastikan apa yang tampak dari rekaman foto Perseverance bukanlah pelangi seperti di Bumi.


Rupanya, pelangi ini muncul akibat lens flare atau pijar lensa yang berasal dari sistem kamera Perseverance yang dinamakan sebagai Hazcams.


"Banyak yang bertanya apakah ada pelangi di Mars? Tidak ada. Pelangi tidak mungkin ada di sana. Pelangi diciptakan oleh cahaya yang direfleksikan butiran air," sebut NASA.


"Akan tetapi tidak ada cukup air di Mars untuk kondensasi dan terlalu dingin untuk keberadaan air cair di atmosfernya, sehingga ini adalah lens flare, bukan pelangi." tambah mereka seperti dikutip detikINET dari Space.com.


Pijar lensa (Lens flare) adalah cahaya yang tercecer dalam sistem lensa optik yang umumnya muncul akibat mekanisme pembentukan citra yang tidak diinginkan, misalnya akibat pantulan internal, maupun materi lensa yang kurang homogen.

https://maymovie98.com/movies/the-botany-of-desire/