Selasa, 20 April 2021

Selain Joe Taslim, Ada Max Huang Widjaja Jadi Karakter di Mortal Kombat

 Film Mortal Kombat akan tayang pada 14 April 2021 di Tanah Air. Mengejutkannya bukan hanya Joe Taslim saja aktor asal Indonesia di film ini, ada juga Max Huang Widjaja.

Sebelumnya dikabarkan bahwa film Mortal Kombat akan tayang pada 23 April. Namun melalui postingan di Instagram, Joe Taslim mengungkapkan bahwa film ini siap rilis di bioskop Indonesia pada 14 April, yang mana empat hari lagi terhitung dari berita ini dibuat.


Hal yang cukup mengejutkan yakni bahwa Joe Taslim bukan satu-satunya aktor asal Indonesia yang bermain di film Mortal Kombat. Ada Max Huang, pria keturunan Indonesia yang diungkapkan oleh Joe Taslim sebagai anak Medan.


"Mortal Kombat akan segera rilis di Indonesia, dan bagi kalian yang belum tahu, Ayah saya lahir di Sumatra, Indonesia. Kami menggunakan nama keluarga Widjaja (terjemahan China = Huang). Jadi saya sangat bangga juga bisa mewakili Bendera Indonesia bersama Joe Taslim," kata Max, dikutip detikINET dari postingan Twitter @themaxhuang, Sabtu (10/4/2021).


Max Huang sendiri berperan sebagai Kung Lao dalam film Mortal Kombat. Sedangkan Joe Taslim berperan sebagai karakter ikonik yakni Sub Zero.


Setelah trailer perdana film Mortal Kombat rilis, penggemar dibuat kagum oleh penampilan yang sangat memukau dari Joe Taslim ketika memerankan Sub Zero. Pertarungan singkat dengan Scorpion di trailer tersebut, membuat penggemar semakin tidak sabar ingin menyaksikan penampilan lengkap aktor asal Indonesia, Joe Taslim.


Film ini disutradarai oleh Simon McQuoid, yang akan tayang perdana di bioskop dan HBO pada bulan April. Namun sepertinya untuk wilayah Asia memiliki jadwal yang berbeda. Contohnya saja di Indonesia, Mortal Kombat akan tayang pada 14 April di bioskop.


Kemudian di Singapore, Thailand, Taiwan, Korea Selatan, kabarnya film ini telah tayang pada 8 April. Begitu pula di negara lain, Mortal Kombat memiliki jadwal tayang yang berbeda.

https://nonton08.com/movies/taxi/


Merger Gojek dan Tokopedia Sudah di Depan Mata


Proses merger Gojek dan Tokopedia sudah di depan mata. Kedua perusahaan tinggal meminta persetujuan pemegang saham.

Demikian diungkap oleh tiga sumber yang mengetahui aksi korporasi tersebut kepada Reuters. Disebutkan kalau para pemegang saham menyetujui, kedua perusahaan ini tinggal menyelesaikan transaksi beberapa minggu ke depan.


"Syarat kesepakatan semuanya telah disepakati. Ini menyatukan dua perusahaan yang tidak saling bersaing satu sama lain," kata sumber tersebut.


Sebelumnya detikFinance memberitakan kalau kabar merger Gojek dan Tokopedia kembali mencuat. Namun belum banyak komentar yang keluar dari kedua unicorn tersebut.


Chief of Corporate Affairs Gojek Nila Marita tidak membantah soal kabar Gojek dan Tokopedia merger. Ia hanya mengatakan bahwa ini hanya isu yang beredar.


"Kami memahami bahwa ada banyak diskusi yang beredar terkait isu ini, namun kami tidak dapat berkomentar saat ini. Jika ada informasi yang dapat disampaikan terkait aksi perusahaan, kami akan memberitahu teman-teman media dan para pemangku kepentingan sesegera mungkin," ujarnya saat dihubungi, Jumat (9/4/2021).


Begitu juga dari pihak Tokopedia yang belum mau membahas soal merger Gojek dan Tokopedia saat ini.


"Sayangnya belum ada yang bisa kami sampaikan saat ini. Jika ada aksi korporasi, kami pasti akan menyampaikannya kepada publik," ujar Nuraini Razak, VP of Corporate Communications, Tokopedia.


Dilansir dari CNBC Indonesia, ada tiga sumber menyebut Gojek dan Tokopedia sudah resmi merger hari ini. Kabar terbaru Gojek sudah mengumumkan kepada karyawan soal aksi korporasi merger dengan Tokopedia.


Namun mereka tak mau disebutkan namanya karena ini dianggap masalah sensitif. "Gojek Tokopedia resmi merger. Sudah diumumkan dalam internal Townhall meeting mereka," ujar salah satu sumber.

https://nonton08.com/movies/the-soong-sisters/


Toko Online Jack Ma Kena Denda Rp 40 Triliun

 Alibaba, raksasa toko online yang didirikan Jack Ma, kena denda luar biasa besar oleh regulator pemerintah China. Jumlahnya USD 2,75 miliar atau lebih dari Rp 40 triliun, merupakan denda anti monopoli terbesar yang pernah dijatuhkan di China.

Penalti itu setara dengan 4% pendapatan Alibaba di tahun 2019. Seperti dikutip detikINET dari CNBC, Sabtu (10/4/2021), investigasi anti monopoli dari regulator China menyebut Alibaba telah menyalahgunakan posisi dominannya di pasar. Investigasi ini digelar secara resmi pada bulan Desember silam.


Investigasi dilakukan di tengah menghilangnya Jack Ma dari pandangan publik usai mengkritik sistem keuangan pemerintah China di Oktober 2020. Sejak saat itu, perusahaannya termasuk Ant Financial dan Alibaba seakan diobok-obok oleh pemerintah China.


Regulator State Administration for Market Regulation (SAMR) menyebut Alibaba bersalah karena sejak tahun 2015 telah mencegah para merchant di tokonya untuk menggunakan platform online yang lain. Hal inilah yang dinyatakan sebagai pelanggaran karena menghalangi kompetisi.


Alibaba sendiri mengaku menerima keputusan denda tersebut. "Alibaba tidak akan mencapai pertumbuhan kami tanpa regulasi dan layanan pemerintah serta dukungan dari seluruh konstituen yang krusial dalam perkembangan kami," demikian pernyataan Alibaba.


"Ini adalah kasus anti monopoli paling besar di China. Pasar sudah mengantisipasi akan adanya penalti ini, tapi orang harus memperhatikannya lagi karena investigasinya tidak cuma anti monopoli tapi bisa juga divestasi aset media," cetus Hong Hao, pengamat pasar di Hong Kong.


Sebelumnya diberitakan, Alibaba kabarnya juga diminta oleh pemerintah China untuk melepas aset media yang mereka miliki. Sebut saja koran berbahasa Inggris terbesar di Hong Kong, South China Morning Post.

https://nonton08.com/movies/special-female-force/


Selain Joe Taslim, Ada Max Huang Widjaja Jadi Karakter di Mortal Kombat


Film Mortal Kombat akan tayang pada 14 April 2021 di Tanah Air. Mengejutkannya bukan hanya Joe Taslim saja aktor asal Indonesia di film ini, ada juga Max Huang Widjaja.

Sebelumnya dikabarkan bahwa film Mortal Kombat akan tayang pada 23 April. Namun melalui postingan di Instagram, Joe Taslim mengungkapkan bahwa film ini siap rilis di bioskop Indonesia pada 14 April, yang mana empat hari lagi terhitung dari berita ini dibuat.


Hal yang cukup mengejutkan yakni bahwa Joe Taslim bukan satu-satunya aktor asal Indonesia yang bermain di film Mortal Kombat. Ada Max Huang, pria keturunan Indonesia yang diungkapkan oleh Joe Taslim sebagai anak Medan.


"Mortal Kombat akan segera rilis di Indonesia, dan bagi kalian yang belum tahu, Ayah saya lahir di Sumatra, Indonesia. Kami menggunakan nama keluarga Widjaja (terjemahan China = Huang). Jadi saya sangat bangga juga bisa mewakili Bendera Indonesia bersama Joe Taslim," kata Max, dikutip detikINET dari postingan Twitter @themaxhuang, Sabtu (10/4/2021).


Max Huang sendiri berperan sebagai Kung Lao dalam film Mortal Kombat. Sedangkan Joe Taslim berperan sebagai karakter ikonik yakni Sub Zero.


Setelah trailer perdana film Mortal Kombat rilis, penggemar dibuat kagum oleh penampilan yang sangat memukau dari Joe Taslim ketika memerankan Sub Zero. Pertarungan singkat dengan Scorpion di trailer tersebut, membuat penggemar semakin tidak sabar ingin menyaksikan penampilan lengkap aktor asal Indonesia, Joe Taslim.


Film ini disutradarai oleh Simon McQuoid, yang akan tayang perdana di bioskop dan HBO pada bulan April. Namun sepertinya untuk wilayah Asia memiliki jadwal yang berbeda. Contohnya saja di Indonesia, Mortal Kombat akan tayang pada 14 April di bioskop.


Kemudian di Singapore, Thailand, Taiwan, Korea Selatan, kabarnya film ini telah tayang pada 8 April. Begitu pula di negara lain, Mortal Kombat memiliki jadwal tayang yang berbeda.

https://nonton08.com/movies/the-secrets-of-007/