Rabu, 16 Juni 2021

Ronaldo Benar! Soda Tingkatkan Risiko Ginjal Rusak, Mending Air Putih

 Cristiano Ronaldo sedang panas diperbincangkan gara-gara menolak Coca Cola suguhan sponsor dalam sesi konferensi pers Euro 2020. Terlihat sentimen, Ronaldo menggeser jauh-jauh kedua botol cola di hadapannya dan memilih sebotol air putih.

Meski bikin Coca Cola merugi 4 juta dolar Amerika Serikat, bintang Portugal ini justru banyak diapresiasi di dunia maya. Pasalnya, Ronaldo memang disebut-sebut atlet paling peduli soal kesehatan. Ia gamblang menyatakan ketidaksukaannya pada minum seperti cola dan lebih memilih air putih.


Seberbahaya apa sih minuman cola?

Sebuah studi Kasus Kontrol Penyakit Ginjal Kronis Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan RI pada 2014 menunjukan, konsumsi minuman berkarbonasi seperti soda lebih dari sekali tiap hari selama beberapa tahun bisa meningkatkan risiko gagal ginjal.


"Kemungkinan untuk menderita Penyakit Ginjal Kronis atau gagal Ginjal adalah sebesar 6,45 kali dibanding dengan orang yang tidak minum minuman berkarbonasi," terang Kepala Balitbangkes saat itu, Prof Dr Tjandra Yoga Aditama, dalam rilisnya.

Menurut riset tersebut, minuman berkarbonasi dikonsumsi oleh 1,1 persen penduduk Indonesia. Kelompok usia 13-18 tahun mendominasi dengan proporsi sebesar 1,8 persen.


Angka konsumsi minuman bersoda mencapai 2,4 gram/orang/hari, lebih tinggi dibandingkan konsumsi alkohol yakni 1,9 gram/orang/hari, dan teh yakni 1,6 gram/orang/hari.


Menanggapi riset ini, Asosiasi Industri Minuman Ringan (ASRIM) kala itu menyampaikan bantahan. Lewar rilis kepada media, penyakit ginjal kronis disebabkan oleh berbagai risiko, bukan semata-mata karena minuman bersoda.


Konsultan ginjal dan hipertensi dari RS Cipto Mangunkusumo, Prof Dr Parlindungan Siregar, SpPD-KGH, menjelaskan bahwa sebenarnya memang bukan soda yang menyebabkan gagal ginjal. Akan tetapi, kandungan pemanis berupa fruktosa pada minuman tersebut memang bisa memicu asam urat dan endapan di ginjal.


"Sebenarnya bukan soda yang merusak ginjal, tapi fruktosanya. Fruktosa ini meningkatkan asam urat yang akan mengendap di ginjal," kata dokter spesialis penyakit dalam, Prof Parlindungan kala itu.


Beberapa jenis minuman ringan menggunakan pemanis buatan fruktosa. Diketahui, 1 botol cola mengandung 10 sendok teh gula tambahan. Sementara menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), konsumsi gula tidak boleh lebih dari 6 sendok teh dalam 1 hari.

https://kamumovie28.com/movies/its-a-mad-mad-mad-world-ii/


Tawarkan Vaksin Nusantara, Terawan: RI Tak Mau Duluan Akhiri COVID-19?


Eks Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto merasa vaksin Nusantara berbasis dendritik yang dia prakarsai tak memiliki persoalan. Ia mengaku uji klinis vaksin Nusantara mengikuti kaidah baru pembuatan vaksin dendritik lantaran belum pernah ada yang membuatnya untuk mengatasi COVID-19.

"Saya bingung, apa titik persoalannya. Buat kami sebagai peneliti itu merasa ndak ada persoalan. Kaidah yang kami gunakan adalah kaidah yang baru. Karena apa? Dendritic cell vaccine ini belum ada yang pernah mengerjakan untuk COVID-19," jelasnya dalam rapat bersama Komisi VII DPR RI, Rabu (16/6/2021).


"Jadi tentunya harus menggunakan kaidah-kaidah yang baru yang beda, karena disuntikkan ke badan kita ya, dendritik sel kita sendiri, bukan dari orang lain, tentunya titik temu persoalan-persoalan itu tergantung duduk bersama," sambungnya.


Menyoal apakah vaksin Nusantara buatan Amerika atau Indonesia, Terawan menyinggung hal tersebut hanya berdasarkan persepsi saja. Ia, yang sempat menjabarkan cara pembuatan vaksin dendritik di depan Komisi VII DPR RI, menegaskan para peneliti memahami betul cara pembuatannya sehingga publik bebas menilai apakah vaksin benar buatan anak bangsa atau produksi Amerika.


"Dan bisa juga karena ada teman ini merupakan jalinan riset bersama ya ada juga teman Amerika, ada juga teman Indonesia. Nah, itu mau disebut bagaimana, terserah dari jalan berpikirnya," kata dia.


"Yang paling penting kami percaya bahwa semua punya good way, punya keinginan yang baik, dan saya percaya, kalau kita bersama-sama, duduk bersama, kita mampu menyelesaikan pandemi ini dengan benar," jelasnya.

https://kamumovie28.com/movies/the-expendables/

10 Manfaat Habbatussauda, Jintan Hitam Penangkal Penyakit

 Habbatussauda atau jintan hitam dikenal sebagai obat herbal. Manfaat habbatussauda sangat banyak, salah satunya dapat mengobati beberapa kondisi kesehatan. Tidak diragukan lagi bahwa pengobatan dengan habbatussauda telah dilakukan selama ribuan tahun.

Habbatussauda terbukti memiliki sifat anti-oksidan dan anti-kanker, ini dapat membantu meredakan peradangan di dalam tubuh termasuk kulit ketika dioleskan. Manfaat habbatussauda ternyata bukan hanya bisa digunakan sebagai pengobatan kesehatan saja, tetapi bisa juga sebagai kecantikan.


Dikutip dari Healthline, terdapat beberapa manfaat habbatussauda bagi kesehatan dan kecantikan yang tidak perlu diragukan lagi


1. Mengurangi tekanan darah tinggi

Mengonsumsi habbatussauda selama dua bulan telah terbukti mengurangi tekanan darah tinggi, pada orang yang tekanan darahnya meningkat.


2. Menurunkan kolestrol tinggi

Habbatussauda tinggi dengan asam lemak sehat yang dapat membantu menjaga kadar kolestrol sehat.


3. Memperbaiki gejala rheumatoid arthritis

Mengonsumsi habbatussauda dapat membantu mengurangi gejala rheumatoid arthritis inflamasi.


4. Mengurangi gejala asma

Efek anti-inflamasi dari habbatussauda dapat meluas hingga memperbaiki gejala asma, ini dapat mengurangi peradangan di saluran pernapasan dan dapat membantu gejala bronkitis.


5. Mengurangi sakit perut


Mengonsumsi habbatussauda dapat meredakan sakit perut dan kram. Manfaat habbatussauda juga dapat membantu mengurangi gas dalam perut, perut kembung dan tumbuhnya bisul.


6. Mengurangi timbulnya jerawat

Dalam jurnal Dermatology & Dermatologic Surgery, mengoleskan pelembab yang mengandung habbatussauda secara rutin dapat mengurangi timbulnya jerawat.


7. Melembabkan rambut

Habbatussauda dapat dioleskan ke rambut untuk melembutkan dan membuatnya bersinar.


8. Psoriasis

Menggunakan habbatussauda pada kulit juga telah terbukti mengurangi timbulnya plak akibat psoriasis.


9. Melembutkan kulit

Habbatussauda telah ditambahkan ke minyak pelembab untuk meningkatkan kelembapan dan hidrasi kulit.


10. Menyembuhkan luka

Mengaplikasikan habbatussauda juga telah terbukti mengurangi peradangan dan keberadaan bakteri untuk membantu penyembuhan luka, walaupun habbatussauda tidak membantu dalam menumbuhkan serat kolagen baru, namun manfaat habbatussauda dapat merangsang kulit baru yang sehat.

https://kamumovie28.com/movies/bless-this-house/


Ronaldo Benar! Soda Tingkatkan Risiko Ginjal Rusak, Mending Air Putih


Cristiano Ronaldo sedang panas diperbincangkan gara-gara menolak Coca Cola suguhan sponsor dalam sesi konferensi pers Euro 2020. Terlihat sentimen, Ronaldo menggeser jauh-jauh kedua botol cola di hadapannya dan memilih sebotol air putih.

Meski bikin Coca Cola merugi 4 juta dolar Amerika Serikat, bintang Portugal ini justru banyak diapresiasi di dunia maya. Pasalnya, Ronaldo memang disebut-sebut atlet paling peduli soal kesehatan. Ia gamblang menyatakan ketidaksukaannya pada minum seperti cola dan lebih memilih air putih.


Seberbahaya apa sih minuman cola?

Sebuah studi Kasus Kontrol Penyakit Ginjal Kronis Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan RI pada 2014 menunjukan, konsumsi minuman berkarbonasi seperti soda lebih dari sekali tiap hari selama beberapa tahun bisa meningkatkan risiko gagal ginjal.


"Kemungkinan untuk menderita Penyakit Ginjal Kronis atau gagal Ginjal adalah sebesar 6,45 kali dibanding dengan orang yang tidak minum minuman berkarbonasi," terang Kepala Balitbangkes saat itu, Prof Dr Tjandra Yoga Aditama, dalam rilisnya.

https://kamumovie28.com/movies/double-fattiness/