Rabu, 16 Juni 2021

Slovenia Sudah 'Kiss Bye' ke Corona, Ini Strateginya

 Slovenia resmi mengakhiri status krisis virus Corona. Kementerian Kesehatan Slovenia menyatakan telah mencabut status gawat darurat pandemi COVID-19. Apa strateginya?

Negara pesisir sub-Alpin, Eropa Tengah ini, selama delapan bulan, melakukan lockdown ketat dan menutup semua akses keluar-masuk wilayahnya.


Dikutip dari Reuters, pencabutan status ini memungkinkan warga beraktivitas normal. Meski demikian kegiatan olahraga dan kebudayaan akan berjalan dengan kapasitas 75 persen.


Pun bagi warga yang ingin melakukan aktivitas di ruang publik adalah mereka yang telah divaksinasi, negatif COVID-19, atau telah pulih dari infeksi sebelumnya.


"Beberapa tindakan pencegahan akan tetap berlaku, seperti persyaratan untuk memakai masker wajah di dalam ruangan di depan umum dan menjaga jarak aman dari orang lain," kata sekretaris Kementerian Kesehatan, Franc Vindisar.


Sekitar 45 persen populasi orang dewasa Slovenia telah menerima satu dosis vaksin COVID-19, sementara 32 persen menerima dua suntikan.

https://kamumovie28.com/movies/born-a-champion/


Khusus DKI! Daftar Lokasi Vaksin Corona untuk 18 Tahun ke Atas


Vaksinasi COVID-19 tahap ketiga kini resmi menyasar seluruh penduduk yang berusia di atas 18 tahun. Di awal, pelaksanaannya hanya berlaku untuk warga yang berdomisili di DKI, mencakup Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Barat, dan Kepulauan Seribu.

Hal tersebut ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan RI dengan sejumlah pertimbangan, salah satunya adalah karena data kasus COVID-19 di Jakarta yang mengalami lonjakan selama sepekan terakhir.


Sejumlah fasilitas kesehatan yang tersebar di DKI Jakarta pun kini telah resmi membuka vaksinasi bagi penduduk DKI Jakarta yang memenuhi persyaratan.


Berikut daftar lokasi vaksinasi Corona untuk warga berusia 18 tahun di DKI Jakarta:


(Update 16 Juni 2021)


Masjid Daarul Adzkar Lebak Bulus (Jakarta Selatan)

Jadwal:


16 Juni 2021: RW 05 (semua RT) dan RW 06 (RT 1-7).

17 Juni 2021: RW 07 (RT 1-5) dan RW 08 (RT 1-5).

21 Juni 2021: RW 09.

Waktu: 08.00-12.00 WIB.


Syarat:


KTP DKI Jakarta.

Domisili DKI Jakarta dibuktikan dengan surat keterangan domisili dari RT.

Bekerja di DKI Jakarta dengan membawa surat keterangan bekerja atau ID Card.

Melakukan pendaftaran di TAUTAN INI

RSUD Tanjung Priok (Jakarta Utara)

Jadwal: Senin-Jumat pukul 08.00-14.00 WIB.


Syarat:


Peserta vaksinasi berusia 18-59 tahun dan dalam keadaan sehat.

Membawa KTP DKI Jakarta atau surat keterangan domisili di DKI Jakarta.

Membawa surat keterangan bekerja di DKI Jakarta bagi pegawai yang bekerja di DKI Jakarta.

Melakukan pendaftaran di TAUTAN INI

Informasi lebih lanjut hubungi 0877-2049-8182.



Puskesmas Kelurahan Cililitan (Jakarta Timur)

Jadwal: Senin-Jumat pukul 07.00-11.00 WIB.


Kuota: 150 orang/hari.


Syarat:


Usia 18 tahun ke atas.

Membawa fotokopi KTP DKI Jakarta atau surat keterangan domisili di DKI Jakarta dari RT setempat.

Bagi pegawai yang bekerja di DKI Jakarta bisa membawa surat keterangan bekerja.

Membawa pulpen.

RSUD Koja (Jakarta Utara)

Jadwal: Senin-Jumat pukul 08.00-12.00 WIB.


Syarat:


Untuk seluruh warga DKI Jakarta berusia 18 tahun ke atas, khususnya warga Jakarta Utara.

Memiliki KTP/surat keterangan domisili/surat keterangan bekerja di DKI Jakarta.

Plaza Slipi Jaya (Jakarta Barat)

Jadwal: 15-30 Juni 2021, Senin-Jumat pukul 09.00-15.00 WIB.


Syarat:


Membawa KTP DKI Jakarta atau surat keterangan domisili di DKI Jakarta dari RT/RW.

Bagi pegawai yang bekerja di DKI Jakarta membawa surat keterangan bekerja.

Melakukan pendaftaran di TAUTAN INI

Informasi lebih lanjut hubungi 0816-1448-377

Puskesmas Kelurahan Cipinang (Jakarta Timur)

Jadwal: Senin-Jumat pukul 08.00-11.00 WIB.


Kuota: 80 orang/hari.


Syarat:


Membawa fotokopi KTP DKI Jakarta atau surat keterangan domisili di DKI Jakarta.

Berusia 18 tahun ke atas.

https://kamumovie28.com/movies/american-fighter/

Update Terkini Perkembangan Vaksin Merah Putih, Jadinya Kapan Ready?

  Indonesia mengimpor beberapa jenis vaksin Corona, seperti Sinovac, AstraZeneca, dan Sinopharm, untuk memerangi pandemi COVID-19 yang kini semakin melonjak. Di samping itu, Indonesia juga mengembangkan vaksin Merah Putih, yakni vaksin yang dibuat sendiri oleh ilmuwan lokal.

Saat ini, ada tujuh kandidat vaksin Merah Putih yang sudah menunjukkan perkembangan yang menjanjikan.

https://kamumovie28.com/movies/that-enchanting-night/


Dari tujuh kandidat tersebut, dua di antaranya yaitu yang dikembangkan oleh Universitas Airlangga dan Lembaga Eijkman, sudah mengalami perkembangan yang signifikan. Bahkan salah satunya diprediksi bisa segera mendapat emergency use authorization (EUA) pada awal 2022 mendatang.


Berikut perkembangan terkini riset vaksin Merah Putih di 7 institusi yang terlibat.


1. Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman

Platform: Subunit Protein Rekombinan


Progres: Lembaga Eijkman dan PT Bio Farma tengah melakukan ekspresi protein spike. Diperkirakan melakukan uji preklinis pada November 2021.


Untuk uji klinis fase 1-3, diperkirakan bisa dilakukan pada Januari 2022 sampai Agustus 2022 dan EUA diharapkan bisa keluar pada September tahun depan.


"Lembaga Eijkman sudah menyelesaikan 90 persen lebih fase RBD-nya dan saat ini sedang dalam proses transisi dari RBD ke industri, yaitu Bio Farma," kata Direktur Lembaga Biologi Molekuler Eijkman (LBME) Prof Amin Subandrio dalam Rapat RDP Komisi VII DPR RI, Rabu (16/6/2021).


2. Universitas Airlangga (Unair)

Platform: Inactivated Virus


Progres: Tengah melalui uji preklinis. Diperkirakan akan melakukan uji klinik fase 1-3 pada Agustus 2021 dan mendapat EUA pada Maret 2022.


3. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI)

Platform: Rekombinan


Progres: Sudah mendapat protein rekombinan fusi. Diperkirakan seed vaccine bisa siap pada Agustus 2021, kemudian uji preklinis pada Januari 2022. Jika berjalan lancar, uji klinis bisa dilakukan pada April-Desember 2022 dan mendapat EUA pada Januari 2023.


Bagaimana perkembangan vaksin Merah Putih yang dikembangkan UI hingga ITB? Klik ke halaman selanjutnya.


4. Institut Teknologi Bandung (ITB)

Platform: Subunit Protein Rekombinan dan Adenovirus Vector


Progres: Purifikasi Protein Subunit dan Produksi Vector Adenovirus sudah dilakukan. Masuk dalam tahap uji imunogenisitas di tahun ini.


5. Universitas Indonesia (UI)

Platform: DNA, mRNA, dan Virus Like Particles


Progres: Untuk vaksin berbasis DNA diperkirakan bisa mulai melakukan uji klinik fase 1 dan 2 pada Januari-Juni 2022. Kemudian EUA diharapkan bisa keluar pada Juli 2022. Sementara itu, untuk platform mRNA dan virus Like Particles, masih belum diketahui detail perkembangannya.


6. Universitas Gadjah Mada (UGM)

Platform: Subunit Protein Rekombinan


Progres: Pengembangan dan pemurnian DNA sudah dilakukan. Diperkirakan akhir 2021 ini sudah dapat dilakukan uji imunogenisitas.


7. Universitas Padjadjaran (Unpad)

Platform: Protein Rekombinan dan Peptida, igY Anti-RBD spike SARS-CoV-2 sebagai kandidat dari vaksin pasif covid-19.


Progres: Sudah mengajukan izin ke komisi etik hewan untuk penggunaan hewan dalam uji coba dan uji toksisitas.


Diperkirakan seed vaksin Merah Putih dari institusi ini bisa diperoleh September 2021, uji preklinis bisa selesai pada Oktober 2021, uji klinik 1-3 diperkirakan selesai pada September 2022, dan akan mendapatkan EUA pada September 2022.

https://kamumovie28.com/movies/project-a-part-ii/