Kamis, 05 Desember 2019

Viral Binatang Transparan di Air Minum Bisa Bikin Sakit, Ini Faktanya

Di media sosial beredar informasi adanya binatang transparan yang hidup di air minum, bisa membuat sakit bila tak sengaja tertelan. Netizen diimbau untuk berhati-hati sebelum minum air, pastikan sudah dimasak sampai matang.

"Makanya sering sakit tenggorokan kalo abis minum air galon langsung," ujar satu pengguna Facebook yang ikut membagikan informasi pada 28 November 2019 dan unggahannya dibagikan ulang lebih dari 200 kali.

Benarkah hal tersebut? Penelusuran detikcom dengan tools InVid menemukan bahwa gambar yang sama juga diunggah oleh situs SciTechDaily tahun 2013 lalu. Dalam artikel disebut binatang ini adalah foto larva belut laut, leptocephalus, yang ditangkap oleh peneliti Mie Prefecture Fisheries Research Institute di Jepang.

Leptocephalus punya ciri khas memiliki badan transparan karena tubuhnya tidak memproduksi sel darah merah sampai beranjak dewasa. Ia menghabiskan hidupnya di daerah dekat permukaan laut dengan mengonsumsi partikel-partikel kecil.

Situs pencari fakta Africa Check pernah menanyakan kemungkinan hewan ini masuk ke dalam air minum pada perusahaan air kemasan Afrika Selatan, Process Water Technologies. Menurut wakil perusahaan, Colin Basch, sangat kecil kemungkinannya karena sang belut pada titik transparan itu hidup di laut bukan air tawar.

Belum lagi proses pengolahan air yang ketat tentunya akan mendeteksi dan menghilangkan bila ada hewan seperti belut di dalam air minum.

Tidak ditemukan laporan atau jurnal ilmiah yang menyebut seseorang pernah mengalami masalah kesehatan karena tidak sengaja menelan leptocephalus. Di beberapa negara seperti Jepang belut ini malah dijadikan hidangan lezat.

Viral Anak Sapi Berwajah Manusia Lahir di Argentina, Ini Penjelasan Ahli

Sebuah video menjadi viral di media sosial lantaran menunjukkan kondisi unik dari seekor anak sapi. Makhluk itu lahir di Provinsi Santa Fe, Argentina dengan tengkorak yang tidak sempurna dan kedua mata di bagian depan. Wajahnya terlihat mirip dengan manusia.

Dikutip dari Mirror, pakar genetika Nicolas Magnago mengatakan bahwa kondisi anak sapi itu tidak terlepas dari mutasi genetik yang cukup langka, sehingga menyebabkan wajahnya mirip dengan manusia.

"Mutasi adalah perubahan dalam sekuensing DNA yang ditransfer ke keturunan sapi. Itu adalah mutasi spontan yang disebabkan oleh aksi mutagen, agen fisik, kimia atau biologis, yang mengubah sekuensing genetiknya," jelasnya.

Sayangnya, anak sapi itu meninggal beberapa jam setelah kelahirannya. Dan tidak dijelaskan, apakah pemiliknya membawa anak sapi itu ke ahli genetik untuk dipelajari kondisinya.

Ini bukan pertama kalinya hewan terlahir dengan mutasi genetik yang menyebabkan kondisinya langka. Pada awal tahun ini, muncul anak sapi dengan dua kepala, empat mata, dan dua mulut di Himachal Pradesh, India.

Sementara di waktu yang berdekatan, di Distrik Udaipur ada pula kasus anak sapi yang lahir memiliki dua mata namun posisinya saling berdekatan, hampir menyerupai cyclop atau makhluk bermata satu.

Viral Gadis Berseragam Sekolah Diduga Mabuk Asyik Goyang di Warkop Mojokerto

Video seorang gadis asyik berjoget di warung kopi kawasan Mojosari, Mojokerto menjadi viral di media sosial. Yang membuat heboh warganet, dalam aksi jogetnya, remaja putri berseragam sekolah ini diduga di bawah pengaruh alkohol.

Video berdurasi 29 detik itu pertama kali diunggah akun Tamz Rere di salah satu grup facebook Mojokerto pada Rabu (4/12) sekitar pukul 21.54 WIB. Hingga siang ini, postingan video tersebut telah disukai 216 kali dan mendapatkan 125 komentar warganet.

Diiringi musik disko, gadis yang memakai seragam sekolah warna biru ini asyik bergoyang di dalam warkop. Dia berjoget sambil memejamkan mata. Goyangannya nampak seirama dengan musik yang mengiringi.

Saat gadis ini asyik bergoyang, di belakangnya nampak seorang pria berkaus merah yang menertawainya. Seorang gadis yang duduk di belakangnya juga ikut tertawa. Gadis ini memakai seragam sekolah sama dengan gadis yang sedang berjoget.

Gadis berwajah cantik ini tetap asyik bergoyang meski menjadi bahan tertawaan orang di sekitarnya. Diduga remaja putri ini sedang mabuk usai menenggak minuman keras. Bagian atas kemejanya nampak basah, kedua matanya nampak merah, serta dia nyaris terjungkal saat berjoget di akhir video.

Video aksi joget gadis ini pun menuai beragam komentar dari netizen. Ada yang menyebutnya sedang mabuk, ada pula yang menyebutkan identitas sekolah remaja putri ini.

"Mendem t arek iki. Kok rodok smpoyongan (mabuk ta anak ini kok sedikit sempoyongan)," tulis akun Heru pada kolom komentar yang dikutip detikcom, Kamis (5/12/2019).

"Ketok ane arek SMA 1 mozar iki (kelihatannya anak SMA 1 mozar/Mojosari ini)," kata pemilik akun Bidin Sadisbro mengungkap identitas sekolah gadis di dalam video tersebut.

Viral Pengakuan Ganjar Pranowo Soal Nonton Porno, Ini Komentar Psikolog

Dalam sebuah perbincangan dengan Deddy Corbuzier di channel Youtube, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membuat pengakuan tentang film porno. Ia mengaku pernah menonton film porno dan baginya tidak ada masalah selama tidak menyebarkannya.

"Kalau saya menonton film porno salahnya di mana? Saya dewasa, punya istri. Yang gak boleh itu saya kirim-kirim itu karena yang mengirim itu kena UU ITE dengan tuduhan menyebarkan," ujarnya.

"Kadang-kadang sebagai orang dewasa kan perlu, saya sehat kok, kecuali tiap hari saya bicara hal tentang pornografi, saya sebarin, sorrylah," tegasnya.

Terkait kontroversi yang muncul, Ganjar telah menyampaikan klarifikasi dan meminta agar menonton wawancaranya secara utuh.

Tentang perilaku menonton porno itu sendiri, psikolog Ayu Mandari menyebut video porno memang menyebabkan efek yang tidak baik untuk tubuh, terutama otak. Namun, ini akan terjadi jika orang itu melakukannya secara berulang dan dengan frekuensi yang cukup intens.

"Memang menonton video atau konten porno bisa merusak otak, tapi kembali lagi ke pribadi masing-masing. Kalau terus dilakukan secara berulang dan frekuensinya intens, bisa menimbulkan adiksi atau kecanduan yang akhirnya bisa merusak otak," jelas Ayu pada detikcom, Rabu (4/12/2019).

Apakah itu akan berpengaruh pada perilaku, ia tidak bisa memastikannya. Ayu mengatakan, jika dilihat dari efek video porno itu sendiri yang bisa memicu hasrat seksual, pemikiran, serta meningkatkan fantasi seksual, orang itu semakin terdorong untuk mempraktikkan apa yang dia lihat.

"Untuk mencegah itu terjadi, mungkin dia harus mendapatkan pelampiasan yang tepat jika hasratnya tidak bisa tertahan lagi. Balik lagi ke pribadi orang itu sendiri," ujarnya.

Dampak film porno pada perilaku menurutnya dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kepribadian, intelegensi, atau lingkungan yang memang sangat mempengaruhi. Namun, orang masih dikatakan normal, jika menonton video seperti itu 1-2 kali atau setelah menonton tidak muncul keinginan untuk melihatnya lagi.