Video seorang gadis asyik berjoget di warung kopi kawasan Mojosari, Mojokerto menjadi viral di media sosial. Yang membuat heboh warganet, dalam aksi jogetnya, remaja putri berseragam sekolah ini diduga di bawah pengaruh alkohol.
Video berdurasi 29 detik itu pertama kali diunggah akun Tamz Rere di salah satu grup facebook Mojokerto pada Rabu (4/12) sekitar pukul 21.54 WIB. Hingga siang ini, postingan video tersebut telah disukai 216 kali dan mendapatkan 125 komentar warganet.
Diiringi musik disko, gadis yang memakai seragam sekolah warna biru ini asyik bergoyang di dalam warkop. Dia berjoget sambil memejamkan mata. Goyangannya nampak seirama dengan musik yang mengiringi.
Saat gadis ini asyik bergoyang, di belakangnya nampak seorang pria berkaus merah yang menertawainya. Seorang gadis yang duduk di belakangnya juga ikut tertawa. Gadis ini memakai seragam sekolah sama dengan gadis yang sedang berjoget.
Gadis berwajah cantik ini tetap asyik bergoyang meski menjadi bahan tertawaan orang di sekitarnya. Diduga remaja putri ini sedang mabuk usai menenggak minuman keras. Bagian atas kemejanya nampak basah, kedua matanya nampak merah, serta dia nyaris terjungkal saat berjoget di akhir video.
Video aksi joget gadis ini pun menuai beragam komentar dari netizen. Ada yang menyebutnya sedang mabuk, ada pula yang menyebutkan identitas sekolah remaja putri ini.
"Mendem t arek iki. Kok rodok smpoyongan (mabuk ta anak ini kok sedikit sempoyongan)," tulis akun Heru pada kolom komentar yang dikutip detikcom, Kamis (5/12/2019).
"Ketok ane arek SMA 1 mozar iki (kelihatannya anak SMA 1 mozar/Mojosari ini)," kata pemilik akun Bidin Sadisbro mengungkap identitas sekolah gadis di dalam video tersebut.
Viral Pengakuan Ganjar Pranowo Soal Nonton Porno, Ini Komentar Psikolog
Dalam sebuah perbincangan dengan Deddy Corbuzier di channel Youtube, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membuat pengakuan tentang film porno. Ia mengaku pernah menonton film porno dan baginya tidak ada masalah selama tidak menyebarkannya.
"Kalau saya menonton film porno salahnya di mana? Saya dewasa, punya istri. Yang gak boleh itu saya kirim-kirim itu karena yang mengirim itu kena UU ITE dengan tuduhan menyebarkan," ujarnya.
"Kadang-kadang sebagai orang dewasa kan perlu, saya sehat kok, kecuali tiap hari saya bicara hal tentang pornografi, saya sebarin, sorrylah," tegasnya.
Terkait kontroversi yang muncul, Ganjar telah menyampaikan klarifikasi dan meminta agar menonton wawancaranya secara utuh.
Tentang perilaku menonton porno itu sendiri, psikolog Ayu Mandari menyebut video porno memang menyebabkan efek yang tidak baik untuk tubuh, terutama otak. Namun, ini akan terjadi jika orang itu melakukannya secara berulang dan dengan frekuensi yang cukup intens.
"Memang menonton video atau konten porno bisa merusak otak, tapi kembali lagi ke pribadi masing-masing. Kalau terus dilakukan secara berulang dan frekuensinya intens, bisa menimbulkan adiksi atau kecanduan yang akhirnya bisa merusak otak," jelas Ayu pada detikcom, Rabu (4/12/2019).
Apakah itu akan berpengaruh pada perilaku, ia tidak bisa memastikannya. Ayu mengatakan, jika dilihat dari efek video porno itu sendiri yang bisa memicu hasrat seksual, pemikiran, serta meningkatkan fantasi seksual, orang itu semakin terdorong untuk mempraktikkan apa yang dia lihat.
"Untuk mencegah itu terjadi, mungkin dia harus mendapatkan pelampiasan yang tepat jika hasratnya tidak bisa tertahan lagi. Balik lagi ke pribadi orang itu sendiri," ujarnya.
Dampak film porno pada perilaku menurutnya dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kepribadian, intelegensi, atau lingkungan yang memang sangat mempengaruhi. Namun, orang masih dikatakan normal, jika menonton video seperti itu 1-2 kali atau setelah menonton tidak muncul keinginan untuk melihatnya lagi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar