Senin, 13 Juli 2020

Ahli Pesimistis Vaksin yang Dikebut Tahun Depan Bisa Ampuh Lawan Corona

Ilmuwan dari berbagai negara kini tengah berlomba-lomba dalam membuat vaksin Corona. Namun, seorang ahli dari Perancis merasa pesimis vaksin Corona yang efektif 100 persen membasmi COVID-19 akan tersedia pada 2021.
Ahli tersebut bernama Arnaud Fontanet, ia merupakan seorang pakar epidemiologi dari Perancis yang juga aktif memberi saran kepada pemerintah dalam penanganan COVID-19. Menurutnya, masih sangat kecil kemungkinnya vaksin yang direncanakan tersedia pada tahun depan akan ampuh melawan virus Corona.

"Vaksin butuh waktu pengembangan selama bertahun-tahun," kata Fontanet dalam perbincangan di televisi BFMTV, dikutip dari AFP.

"Tentu saja, ada banyak upaya baru yang belum pernah dilakukan sebelumnya dalam mengembangkan vaksin. Tetapi, saya akan terkejut jika kita memiliki vaksin yang efektif pada 2021," lanjutnya.

Karena itu, ia memperingatkan warga untuk lebih serius lagi dalam menjaga jarak sosial. Sebab, akhir dari krisis pandemi ini masih sangat jauh.

Masker Bedah Kurang Rapat Menutup Wajah? Tips Viral Ini Mungkin Berguna

 Saat ini, masker kain lebih dianjurkan dibanding masker medis. Namun dalam kenyataan, masker bedah masih banyak dipakai dalam keseharian karena praktis dan tidak selangka di awal-awal pandemi.
Meski material yang digunakan punya kemampuan filtrasi yang baik, kenyataannya masker bedah tidak selalu bisa menutupi hidung dan mulut dengan sempurna. Hampir selalu ada celah yang memungkinkan kuman keluar masuk ke sistem pernapasan.

Dalam sebuah video yang viral di media sosial, seorang dokter gigi Olivia Cui membagikan tips menggunakan masker bedah agar bisa menutup dengan sempurna. Tips ini mungkin berguna bagi mereka yang mengandalkan masker bedah.

Pertama, Cui menyarankan untuk membuat simpul dengan loop atau tali pengait di kedua sisi. Simpul dibuat sedekat mungkin dengan kain filter. Dalam video tersebut, Cui menunjukkan masker bedah jadi lebih rapat menutupi hidung dan mulut.

DKI-Jatim Tertinggi, Ini Sebaran 1.282 Kasus Baru Corona RI Per 13 Juli

 Indonesia kembali mengumumkan adanya penambahan kasus baru virus Corona COVID-19. Hari ini ada 1.282 kasus baru positif sehingga total sudah 76.981 kasus. Hingga Senin (13/7/2020), ada sebanyak 36.689 pasien sembuh dan 3.656 meninggal dunia.
"Kita dapatkan hasil positif terkonfirmasi sebanyak 1.282 orang, sehingga akumulasi totalnya menjadi 76.981," kata juru bicara pemerintah untuk penanganan virus Corona COVID-19, Achmad Yurianto, Senin (13/7/2020).

Berikut detail sebaran virus Corona di Indonesia per 13 Juli:

DKI Jakarta: 281
Jawa Timur: 219
Sulawesi Selatan: 124
Jawa Tengah: 100
Papua: 98
Kalimantan Selatan: 72
Jawa Barat: 83
Bali: 62
Sumatera Selatan: 50
Sumatera Utara: 44
Kalimantan Tengah: 26
Maluku: 26
Nusa Tenggara Barat: 23
Sulawesi Utara: 20
Maluku Utara: 13
DI Yogyakarta: 8
Sulewesi Tenggara: 7
Banten: 6
Kalimantan Barat: 5
Kalimantan Timur: 5
Gorontalo: 4
Riau: 3
Kalimantan Utara: 1
Lampung: 1
Sulawesi Barat: 1

Artis FTV Diduga Terlibat Prostitusi, Awas 5 Penyakit dari Seks Berisiko

Seorang wanita diduga artis FTV berinisial HH (23) diamankan polisi karena dugaan terlibat prostitusi. Ia diamankan bersama seorang pria di dalam kamar salah satu hotel di Medan.
"Ada yang diduga muncikari menawarkan ke orang-orang di Medan bisa menghadirkan artis-artis dalam rangka prostitusi. Ini sedang kita dalami," kata Kapolrestabes Medan Kombes Riko Sunarko di Medan, Senin (13/7/2020) dini hari.

Dari sisi kesehatan, prostitusi termasuk ke dalam perilaku seks berisiko karena membuat seseorang berganti-ganti pasangan seks. Semakin sering berganti pasangan maka risiko untuk terkena penyakit infeksi menular seksual akan semakin besar.

Berikut 5 penyakit infeksi menular seksual yang harus diwaspadai dari perilaku seks berisiko:

1. Klamidia
Klamidia dikenal sebagai 'silent infection' karena 75 persen wanita dan 50 persen pria tidak mengalami gejala yang jelas. Bukan berarti klamidia tidak berbahaya dan bisa tak ditangani, karena bisa jadi malah menyebar ke bagian tubuh lain dan menyebabkan nyeri serta ketidaksuburan. Klamidia juga bisa menyerang anus dan tenggorokan.

Gejala yang ditimbulkan antara lain:

- Keluar cairan tak biasa dari vagina, penis, atau rektum
- Rasa terbakar dan gatal di kelamin pria
- Nyeri saat kencing
- Haid yang banyak atau keluar darah di antara waktu haid
- Nyeri perut bawah dan pelvis
- Nyeri perut bawah pada wanita saat seks
- Keluar darah selama atau setelah seks
- Testis membengkak dan sakit

2. Gonorea
Infeksi kedua yang paling umum ditemukan adalah gonorea yang merupakan infeksi bakteri. Seperti klamidia, gonorea juga bisa menyebabkan baik pria dan wanita tak lagi subur. Separuh wanita bahkan tak menyadari gejala-gejalanya.

Berikut gejala yang harus diwaspadai:

- Keluarnya cairan berwarna kuning atau hijau
- Rasa terbakar saat kencing
- Nyeri di perut
- Haid yang banyak atau keluar darah di antara waktu haid
- Bengkak di kulup penis
- Bengkak di testis

3. Herpes genital
Herpes di alat kelamin sangat menular dan bisa menyebar dengan mudah. Setelah ditangani, virus masih akan ada di tubuhmu dan bisa mengalami outbreak nantinya. Meski bisa ditangani, herpes ini tidak bisa disembuhkan. Sekali outbreak bisa bertahan dua hingga empat minggu. Beberapa ruam dan luka bisa sembuh selama 5-10 hari dan akan mengering dan tidak akan meninggalkan bekas.

Berikut gejalanya:

- Gejala seperti flu, misalnya demam, sakit kepala, nyeri dan sakit
- Rasa tajam, merinding, atau gatal di area kelamin atau anus
- Bintil berisi cairan muncul di beberapa area kelamin atau anus
- Nyeri saat kencing
- Keluarnya cairan tak biasa dari vagina atau penis

4. Sifilis
Sifilis mungkin tidak terlalu umum seperti infeksi lainnya. Jika tertular, pengidapnya akan mengalami tiga tahap dan jika ditemukan lebih awal akan lebih cepat disembuhkan. Berikut tahap-tahapnya:

- Tahap satu, merupakan sifilis primer yang gejalanya muncul 2-4 minggu kemudian. Muncul luka kecil yang tidak sakit, merupakan pintu di mana infeksi masuk. Terkadang bisa muncul di bibir, amandel, tangan, atau pantat. Luka ini bisa menghilang setelah 2-6 minggu.

- Tahap dua, merupakan sifilis sekunder yang muncul beberapa minggu setelah luka sembuh. Nantinya akan muncul luka yang tak gatal di telapak tangan atau kaki, bintil kecil di dekat vagina atau anus, gejala seperti flu, bengkak di leher, ketiak atau selangkangan, turunnya berat badan, noda putih di lidah atau langit-langit mulut, dan pitak di rambut.

- Tahap tiga infeksi sudah menyebar luas di dalam tubuh menyebabkan komplikasi.

5. HIV
HIV atau human immunodeficiency virus biasanya ditularkan melalui seks vaginal atau anal. Virus ini menyerang sistem kekebalan tubuh dan menjadikannya tak mampu melawan infeksi. HIV bisa ditularkan melalui darah, cairan semen, dan vagina. Jika tak ditangani segera, HIV bisa menjadi AIDS atau acquired immunodeficiency syndrome yang membahayakan.

Gejalanya mulai dari:

- Berat badan turun
- Mencret terus menerus
- Keringat dingin tengah malam
- Infeksi penyakit lain yang terus-terusan kambuh dan membahayakan
https://cinemamovie28.com/midara-na-ao-chan-wa-benkyou-ga-dekinai-episode-4/