Kamis, 27 Agustus 2020

Diberi Kejutan Baby Shower, Ibu Hamil Ini Tertular Corona Lalu Meninggal

 Kisah pilu menimpa Camila Graciano, ia tengah hamil dan sangat takut tertular COVID-19 sebelumnya. Teman-teman tempat Camila bekerja pun memutuskan untuk mengadakan baby shower di rumah Camila, tidak di luar rumah.
Namun, tanpa disadari, salah satu teman yang mengadakan baby shower positif COVID-19. Dikutip dari Dailystar, teman Camila yang terinfeksi COVID-19 saat menghadiri pesta tidak mengalami gejala apapun.

Tetapi setelah beberapa hari kondisi temannya ini semakin memburuk dan dinyatakan positif virus COVID-19.

"Segera setelah itu (temannya) menjadi sangat buruk dan memberitahu yang lain yang ada di sana (pesta baby shower). Sayangnya, saudara perempuan saya (Camila) adalah salah satu dari mereka yang terinfeksi," ujar Daniel, saudara laki-laki Camila.

Tiga hari setelah pesta, Camila dilarikan ke rumah sakit. Namun, rumah sakit di dekat rumahnya penuh dan Camila tidak mendapatkan ruang perawatan. Akhirnya, Camila dibawa ke kota lain yaitu Goiania untuk mendapatkan perawatan intensif.

Keadaan Camila semakin memburuk dan terpaksa bayi di dalam kandungannya harus dilahirkan dengan cara induksi. Anak Camila terlahir prematur tetapi kondisinya baik-baik saja dan dirawat dalam inkubator.

"Keponakan saya menunjukkan tanda-tanda yang baik, dia bernapas sendirian di inkubator, dan tidak membutuhkan oksigen," ucap Daniel.

Setelah melahirkan, Camila menunjukkan kondisi yang sehat, seperti paru-paru membaik, detak jantung meningkat dan tekanan darahnya normal. Keluarga Camila memiliki harapan besar agar dia akan segera pulih. Namun, setelah beberapa hari kondisi Camila mulai memburuk dan keesokan harinya ia dinyatakan meninggal.

"Pada hari Jumat dia mulai memburuk, virus Corona telah membuat kondisinya semakin memburuk, dan dia tidak memiliki kesempatan," kata Daniel.

Vaksin Corona Moderna Berhasil Ciptakan Antibodi pada Lansia, Berapa Harganya?

 Vaksin Corona Moderna disebut sukses menghasilkan antibodi pada orang tua dan lansia. Antibodi yang dihasilkan bahkan diklaim lebih tinggi daripada yang dimiliki pasien sembuh COVID-19.
Dikutip dari CNBC, vaksin Moderna diuji pada 10 orang dewasa mulai dari 56 hingga 70 tahun. Ada sepuluh orang dewasa berusia 71 tahun ke atas.

Masing-masing peserta menerima dua dosis 100 mikrogram vaksin hingga 28 hari. Vaksin Moderna disebut tidak memiliki efek samping yang membahayakan.

Beberapa efek samping yang dirasakan di antaranya kelelahan, menggigil, sakit kepala, dan nyeri di bagian suntikan. "Sebagian besar gejala hilang dalam dua hari," kata Moderna, dikutip dari CNBC.

Mei lalu, Moderna mengungkap data awal yang menunjukkan vaksin Corona menghasilkan antibodi di 45 orang dewasa sehat. Namun para ahli mengingatkan studi tersebut masih dalam fase kecil.

Ada kemungkinan perbedaaan untuk populasi lain termasuk lansia dengan tingkat imunitas yang lebih rendah. Maka dari itu, data baru ini menimbulkan harapan terkait adanya vaksin Corona yang aman dipakai pada akhir tahun atau awal 2021.

Moderna sebelumnya melakukan uji klinis fase ketiga pada 30 ribu orang untuk memastikan efektivitas dan keamanan vaksin. Uji klinis ini diprediksi rampung pada Oktober mendatang.

Vaksin Moderna dikenakan harga US$ 32 hingga US$ 37 atau sekitar 400 ribu hingga 500 ribu rupiah per dosis untuk vaksin virus corona. Presiden Amerika Serikat Donald Trump sendiri berencana membeli 100 juta dosis vaksin Moderna dalam kesepakatan senilai US$ 1,53 miliar.

Rabu, 26 Agustus 2020

Adik Zayn Malik Lahiran di Usia 17, Netizen Kirim Pesan Ancaman Kematian

Safaa, adik Zayn Malik jadi sensasi setelah menikah di usia 17 tahun pada September 2019. Tidak banyak yang tahu bahwa Safaa melahirkan pada Januari. Kini, bayinya jadi korban ancaman kematian oleh seorang netizen.
Teman Safaa mengunggah foto bayi lima bulan Zaneyah itu di Instagramnya. Kemudian ada salah seorang netizen yang mengirim ujaran kebencian dengan mengatai Zaneyah, bahkan mendapatkan ancaman kematian hingga nyinyir karena hamil di luar nikah.

"Anakmu jelek," tulis salah seorang netizen yang tidak diketahui namanya.

"Menikah hanya untuk menutupi fakta bahwa sudah hamil," tulisnya lagi.

Temannya Safaa kemudian membalas pesan negatif tersebut dengan marah. Namun salah satu user Instagram itu malah semakin menjadi-jadi.

"Saat bayinya mati maka kamu akan mendengarnya. Semoga bayinya mati, dia jelek," tambahnya.

Safaa yang mengetahui bahwa anaknya menjadi korban ancaman kematian, mengunggah DM tersebut di akun Instagramnya. "Betapa menjijikannya dunia ini," tulis Safaa sambil menyertakan foto pesan tersebut di Instagram Story-nya.

Beberapa hari sebelumnya Safaa menuliskan tentang kebahagian menjadi seorang ibu. "Menjadi ibu muda artinya kita bertemu lebih cepat tapi juga bisa mencintai lebih lama," tulisnya di Instagram.

"Banyak orang yang bilang bahwa hidupku akan berakhir jika punya anak tapi hidupku baru saja dimulai. Kamu tidak mengambil masa depanku, kamu memberikannya yang baru. Repost jika kamu ibu yang bangga," tambahnya.

Ngeri! Cerita Wanita yang Bibirnya 'Meledak' Setelah Lakukan Filler

Seorang wanita bernama Gemma Palmer alami hal menyedihkan setelah melakukan filler bibir. Prosedur kecantikan yang dilakukan untuk membuat bibir lebih bervolume itu membuat bibir atas Gemma 'meledak' lima kali.
Wanita berusia 35 tahun ini pergi ke ahli kecantikan dan membayar £ 180 atau Rp 3,2 juta untuk filler bibir. Anehnya, cairan filler itu berkumpul di sisi kanan bibir atasnya, dan membuat mulutnya bengkak serta sakit.

Selama delapan bulan ini bibir Gemma menjadi panas dan sakit, dan kemudian 'meledak'. Para ahli mengatakan padanya bahwa pengisi bahan filler itu masih terperangkap di wajah Gemma selama dua tahun penuh setelah sebelumnya ia pernah melakukan filler.

Menurut laporan The Sun, wanita asal Litherland, Lancashire ini sedang menunggu perawatan spesialis untuk menghilangkan fillernya. Gemma juga memperingatkan wanita lain tentang bahaya bahan filler.

"Mengerikan, saya merasa sangat sakit, baik secara fisik maupun mental. Bibirku membuatku menangis dan aku sangat kesal sebelum dan sesudah bibirku 'meledak', rasa sakit dan bengkak memengaruhi hidupku sehari-hari," ungkap Gemma

"Saya benar-benar takut dan khawatir ketika bibir saya meledak, saya sangat cemas jika ini membuat saya cacat seumur hidup. Saya merasa sangat malu untuk meninggalkan rumah dan juga malu untuk memberi tahu orang-orang apa yang sebenarnya terjadi," imbuhnya.

Gemma sebelumnya pernah melakukan filler bibir pada Agustus 2017 dan tanpa masalah. Ia kemudian menyuntikkan filler lagi dan satu minggu setelah injeksi, bibir Gemma menggumpal dan terdapat benjolan yang menyakitkan di sisi kanan mulutnya.
https://kamumovie28.com/a-good-girl-2/