Sabtu, 21 November 2020

Diklaim 90 Persen Efektif, Ini Efek Samping Vaksin COVID-19 Moderna dan Pfizer

 Menyusul Pfizer-BioNTech, perusahaan farmasi Moderna juga mengumumkan hasil awal uji klinis vaksin COVID-19 yang dikembangkannya. Efektivitas vaksin tersebut diklaim mencapai 94,5 persen.

"Efektivitas keseluruhan luar biasa. Ini hari luar biasa," kata Tal Zaks, chief medical officer Moderna, dikutip dari BBC News.


Sebelumnya, Pfizer-BioNTech juga mengklaim vaksin COVID-19 buatannya memiliki tingkat efektivitas di atas 90 persen.


Kedua vaksin tersebut merupakan salah satu dari sejumlah kandidat potensial vaksin COVID-19 yang saat ini masih menjalani uji klinis tahap 3. Meski dinilai efektif, kedua vaksin ini juga memiliki efek samping.


Dirangkum detikcom, berikut perbandingan efek samping antara vaksin COVID-19 Moderna dan Pfizer-BioNTech.


Vaksin COVID-19 Moderna

Dari 30 ribu relawan uji coba vaksin COVID-19 Moderna, sebagian di antaranya mengalami efek samping ringan-sedang. Misalnya, mengalami nyeri di area suntikan, kelelahan, nyeri sendi, dan sakit kepala.


"Mayoritas efek samping ringan atau sedang dalam tingkat keparahan," ucap Moderna, dikutip dari Fox News.


CEO Moderna Stephane Bancel mengatakan efek samping ini hanya berlangsung sebentar dan bisa pulih sendiri tanpa harus mengonsumsi obat. Artinya, vaksin ini secara umum dapat ditoleransi dengan baik oleh tubuh.


"Saya selalu mengingatkan, memiliki sedikit reaksi kekebalan adalah sinyal baik. Sistem kekebalan Anda bekerja karena vaksin sedang diaktifkan," ujar Bancel.


Meski begitu, beberapa partisipan mengaku mengalami keluhan parah setelah penyuntikan kedua, yakni 10 persen mengalami kelelahan hingga sulit melakukan aktivitas sehari-hari dan 9 persen mengeluhkan nyeri badan.


Vaksin COVID-19 Pfizer-BioNTech

Menurut keterangan para relawan yang mendapat suntikan pertama vaksin COVID-19 Pfizer-BioNTech, ada beberapa efek samping yang dirasakan. Di antaranya adalah sakit kepala dan nyeri otot, seperti yang muncul setelah melakukan vaksin flu.


Hal ini pun diungkapkan oleh Glenn Deshields (44) dari Austin, Texas, dan Carrie (45) dari Missouri. Mereka berdua adalah relawan vaksin COVID-19 Pfizer-BioNTech.


Glenn mengatakan, ia merasa 'teler yang parah' seperti mabuk usai disuntik vaksin buatan Pfizer-BioNTech tersebut, namun efeknya tidak berlangsung lama.


Sementara Carrie mengeluhkan sakit kepala, nyeri di tubuh, hingga demam setelah mendapat suntikan pertamanya pada bulan September lalu.


"Efek sampingnya tampak meningkat setelah dosis kedua bulan lalu," jelasnya yang dikutip dari Express UK.

https://tendabiru21.net/movies/i-saw-the-devil/


65 Staf WHO Dilaporkan Terinfeksi Virus Corona


Ada 65 kasus COVID-19 di markas Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di Jenewa, Swiss, termasuk lima orang yang bekerja di tempat itu dan melakukan kontak satu sama lain, demikian isi surel internal yang diperoleh Associated Press.

Pihak WHO menyebut tengah menyelidiki bagaimana staf mereka terinfeksi dan belum bisa memastikan apakah penularan terjadi di kantor. WHO mengkonfirmasi kasus tersebut pada Senin (16/11) untuk pertama kalinya kepada publik.


Sebanyak 49 dari keseluruhan kasus terjadi dalam delapan pekan terakhir. Pengungkapan itu muncul di tengah lonjakan kasus di Eropa dan kota Jenewa.


"Sesuai protokol standar, rekan-rekan ini menerima perhatian medis yang diperlukan dan memulihkan diri di rumah. Lima kasus terakhir menjadikan jumlah total anggota yang dilaporkan terkena dampak dari angkatan kerja yang berbasis di Jenewa menjadi 65 orang sejak awal pandemi," bunyi surel tersebut.


Menurut surel tersebut, sekitar setengah dari infeksi yang tercatat sejauh ini terjadi pada orang-orang yang bekerja dari rumah. Tetapi 32 orang lainnya adalah staf yang biasa bekerja di kantor, di mana biasanya ada 2.000 orang yang berada di gedung itu.


Surel itu tidak menyebutkan siapa saja staf yang terinfeksi, tapi seorang staf WHO yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan kepada pers bahwa lima kasus terkait termasuk anggota kepemimpinan direktur jenderal WHO yang juga tim spesialis pengendalian infeksi.


"Sepengetahuan saya, klaster yang sedang diselidiki adalah bukti pertama dari potensi penularan di WHO," kata Direktur Eksekutif Program Keadaan Darurat WHO, Michael Ryan kepada jurnalis.


Dua minggu lalu, Kepala teknis WHO untuk COVID-19, Maria Van Kerkhove, mengatakan belum ada transmisi di markas besar hingga saat itu, tetapi menambahkan bahwa badan tersebut sedang memantaunya.


Awal bulan ini, Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus, melakukan karantina mandiri usai dilaporkan terlibat kontak dengan seseorang yang dinyatakan positif virus corona.

https://tendabiru21.net/movies/danger-close/

Ingin Ngemil Tapi Takut Gemuk? Ini 7 Menu Sehat yang Bisa Dicoba

 Saat sedang menjalani program diet, keinginan untuk mengemil tidak dapat dihindari. Beberapa camilan yang dikonsumsi dapat menambah angka pada timbangan. Hal tersebut tidak menutup kemungkinan bahwa ada camilan enak dan sehat yang bisa dikonsumsi untuk bantu turunkan berat badan.

Pilihan makanan yang sehat dengan banyak protein dan nutrisi menjadi incaran banyak orang. Beberapa camilan dapat membantu tetap merasa kenyang sepanjang hari dan membatasi keinginan mengonsumsi makanan yang tidak sehat. Dikutip dari Healthline, berikut camilan sehat yang bisa dikonsumsi sekaligus membantu menurunkan berat badan.


1. Kacang

Jika camilan sehat dan bergizi adalah menu yang dicari, maka kacang adalah jawabannya. Mengonsumsi kacang dapat menurunkan risiko penyakit jantung, membantu mencegah kanker, depresi, dan beberapa penyakit tertentu lainnya. Meskipun kaya akan lemak, kacang sangat mengenyangkan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa makan kacang dalam jumlah sedang dapat membantu menurunkan berat badan.


Kacang mengandung lemak sehat, protein, dan serat. Di dalam 28 gram kacang terkandung 180 kalori. Mudah disimpan di manapun, kacang cocok dijadikan camilan sore atau dapat dibawa ketika bepergian.

https://tendabiru21.net/movies/the-rhythm-section/


2. Irisan apel dengan selai kacang

Irisan apel dan selai kacang akan nikmat jika dimakan di saat bersamaan. Apel kaya serat dan antioksidan polifenol yang dapat menyehatkan usus dan mengurangi risiko penyakit jantung. Selai kacang terbukti meningkatkan kolesterol HDL (kolesterol baik) dan mengurangi LDL (kolesterol jahat) dan trigliserida.


Tambahkan irisan apel ukuran sedang dengan satu sendok makan selai kacang alami. Campuran dengan takaran yang pas memberikan keseimbangan rasa manis, tekstur renyah, dan lembut dengan kalori di bawah 200.


3. Batang seledri dengan krim keju

Campuran batang seledri dan krim keju merupakan camilan klasik yang mengenyangkan dan rendah karbohidrat. Seledri mengandung luteolin, yaitu antioksidan yang mengurangi peradangan dan dapat membantu mencegah kanker. Untuk membuat olahan camilan ini, gunakan lima batang seledri kecil dengan 60 gram krim keju.


4. Keripik kale

Kale kaya akan serat dan antioksidan seperti quercetin dan kaempferol. Dua senyawa tersebut mampu menurunkan tekanan darah dan dapat mengurangi risiko kanker usus besar. Dalam 67 gram kale mentah terkandung vitamin A, vitamin C, dan vitamin K.


Buat keripik kale dengan 67 gram daun kale, satu sendok makan minyak zaitun, dan seperempat sendok teh garam. Campurkan semua bahan ke dalam mangkuk. Letakkan potongan kale di atas loyang dan panggang pada suhu 175 derajat celcius selama 10-15 menit. Nikmati keripik kale sebagai camilan di pagi atau sore hari.


5. Cokelat hitam dan kacang almon

Cokelat hitam mengandung flavanol yang dapat menurunkan tekanan darah dan mengurangi risiko penyakit jantung, dengan syarat cokelatnya mengandung setidaknya 70% kakao padat. Kacang almon mengandung lemak tak jenuh tunggal yang menyehatkan jantung dan mengontrol gula darah. Studi juga menunjukkan bahwa campuran keduanya dapat mengurangi nafsu makan dan menurunkan berat badan.


6. Telur rebus

Telur mengandung banyak protein, serta vitamin K2 dan vitamin B12. Sifatnya yang mengenyangkan dan dapat mengurangi jumlah kalori yang akan dikonsumsi, hal itu yang akan dapat membantu turunkan berat badan. Dua telur rebus mengandung sekitar 140 kalori dan 13 gram protein. Konsumsi telur dengan jumlah yang tepat akan membantu program diet yang sedang dijalankan.


7. Edamame

Camilan ini kaya akan antioksidan kaempferol, yang terbukti menurunkan berat badan dan gula darah yang dilakukan pada hewan. Edamame tinggi folat dan mineral, termasuk zat besi, magnesium, dan mangan.


Dalam 155 gram edamame terkandung sekitar 17 gram protein dan 180 kalori. Rebus edamame ke dalam air mendidih selama beberapa menit, pastikan untuk tidak terlalu lembek. Tiriskan edamame yang telah direbus, lalu makan sebagai camilan saat bersantai.

https://tendabiru21.net/movies/the-love-section/