Kamis, 07 Januari 2021

Rusuh Gedung Capitol, Zuckerberg Sebut Amerika Dalam Kegelapan

 - Kerusuhan yang sampai mengakibatkan korban tewas di Gedung Capitol, Washington DC, AS membuat para bos teknologi ikut prihatin, termasuk Mark Zuckerberg. Pendiri dan CEO Facebook ini mengecam kekerasan yang dilakukan oleh para suporter Donald Trump dan menyebutnya sebagai momen tergelap dalam sejarah Amerika.

"Ini adalah momen gelap di sejarah negara kita dan saya tahu banyak dari kalian merasa ketakutan dan cemas tentang apa yang terjadi di Washington DC," tulis Zuck dalam memo pada para karyawan Facebook yang dikutip detikINET dari Business Insider, Kamis (7/1/2021).


"Saya secara pribadi sedih dengan adanya kerusuhan massa ini, yang memang demikian adanya. Transisi kekuasaan yang damai adalah fungsi penting dari demokrasi dan kita perlu pemimpin politik kita memimpin dengan teladan dan mengutamakan negara lebih dulu," lanjutnya.


Mark Zuckerberg pun berpesan agar situasi saat ini di Amerika masuk dalam kategori darurat dan Facebook harus melakukan langkah-langkah yang diperlukan demi keselamatan orang banyak. Sementara para pegawai Facebook di Washington terus dipantau agar tetap dalam keadaan aman.


VP of Integrity Facebook Guy Rosen dan VP of Global Policy Management Facebook Monika Bickert telah mengatakan Facebook menganggap kejadian hari ini sebagai keadaan darurat dan menggolongkan kelompok yang menyerang Capitol sebagai 'individu dan organisasi berbahaya'.


"Kami dikejutkan dengan kekerasan di Capitol hari ini. Kami memperlakukan kejadian ini sebagai keadaan darurat," kata Rosen dan Bickert.


Adapun akun Donald Trump di Facebook juga telah dikunci selama 24 jam lantaran dianggap makin memperparah kerusuhan dengan postingannya, bukannya mencoba mendamaikan massa yang beringas. Mark Zuckerberg mencoba bertindak tegas.

https://movieon28.com/movies/seduction-2/


Proyek Roro Jonggrang Telkom, Luncurkan Satelit Tahun 2024


Anak usaha Telkom, yaitu Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) diberi waktu sampai dengan tahun 2024 untuk meluncurkan satelit baru mereka. Dengan waktu yang mepet bak proyek Roro Jonggrang, apakah Telkomsat mampu?

Doni Ismanto dari Indotelko Forum mengatakan bahwa pengerjaan manufaktur satelit biasanya dilakukan dalam dua tahun. Kemudian, setelah itu mencari slot peluncuran yang umumnya antriannya bisa setahun.


"Tapi, sekarang bisnis peluncuran satelit sudah kompetitif sejak ada SpaceX. Jadi, waktu empat tahun itu sudah cukup, malah bisa lebih cepat peluncurannya," kata Doni, Kamis (7/1/2021).


Namun demikian, yang menjadi catatan adalah mencari pendanaan untuk membuat dan peluncuran satelit itu. Doni mengasumsikan bahwa Telkom bisa saja Nerbitin Bond atau mencari pinjaman.


"Ini nggak sulit bagi Telkom, soalnya financial statementnya positif," imbuh dia.


Telkomsat sendiri dipilih untuk mengamankan slot orbit 113 derajat BT, usai Indosat Ooredoo memilih untuk tidak melanjutkan bisnis satelit pasca kegagalan peluncuran satelit Nusantara Dua pada April lalu.


Satelit yang tadinya menggantikan satelit Palapa D yang berakhir 2020, gagal mencapai orbit akibat terjadinya anomali saat peluncuran. Salah satu dampak kegagalan peluncuran satelit Nusantara Dua adalah potensi penghapusan filing satelit Indonesia di slot orbit 113 BT oleh International Telecommunication Union (ITU), karena Indonesia tidak dapat menempatkan satelit di slot orbit 113 BT dalam batas waktu yang ditetapkan.


Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah mengajukan permohonan perpanjangan masa laku filing satelit Indonesia di slot orbit 113 BT. Radio Regulations Board ITU menerima permohonan Indonesia tersebut dan diberikan waktu hingga 31 Desember 2024 untuk menempatkan satelit di slot orbit 113 BT.

https://movieon28.com/movies/seduction/

Pegawai WFH Bikin Perusahaan Rawan Kena Serangan Siber

 - Pandemi COVID-19 memaksa banyak pegawai untuk bekerja dari rumah alias WFH. Kebijakan ini pun membuat instansi tempat kerja mereka rawan terkena serangan siber.

Saat menyampaikan prediksi keamanan siber 2021, Country Manager untuk Trend Micro Indonesia, Laksana Budiwiyono mengatakan jaringan rumah dan software yang digunakan untuk bekerja dari jarak jauh akan menjadi target serangan dari penjahat siber.


"Threat actors atau pelaku kejahatan cyber security akan mengubah yang sebelumnya targetnya ke korporasi ini mulai masuk ke home office," kata Laksana dalam media briefing virtual, Kamis (7/1/2021).


"Karyawan yang bekerja di rumah, terutama karyawan pentingnya, mereka kalau aksesnya dari rumah tapi proteksinya tidak baik itu risikonya akan cukup tinggi," sambungnya.


Trend Micro juga memprediksi banyak aplikasi enterprise dan cloud yang akan mengungkap celah keamanan yang kritis. Misalnya aplikasi Microsoft Teams, SharePoint, Office 365 dan Exchange.


Hacker dan penjahat siber disebut lebih memilih kerentanan di layanan populer untuk melancarkan serangannya. Pegawai yang sedang WFH dan harus mengakses informasi sensitif menggunakan layanan-layanan ini pun diimbau agar berhati-hati.


Bicara soal celah keamanan, Laksana mengatakan di tahun 2021 penjahat siber akan lebih sigap dalam mengeksploitasi celah yang baru saja ditemukan. Perusahaan pun dituntut untuk lebih cepat dalam menambal celah seperti ini.


Untuk mengurangi potensi ancaman di tahun 2021, Trend Micro memberikan sejumlah saran bagi perusahaan dan pegawai yang harus bekerja dari rumah. Misalnya untuk mengakses informasi sensitif dari rumah, disarankan untuk menggunakan VPN yang terpercaya.


"VPN juga bisa nggak secure kalau menggunakan VPN yang kurang legitimasi tinggi atau VPN yang gratis. Ada celah keamanan yang penjahat bisa nyusup dari situ. Akibatnya bisa terjadi pencurian data," jelas Laksana.


Selain itu, perusahaan diminta untuk mempertahankan kontrol akses yang ketat, baik untuk jaringan perusahaan atau jaringan rumah. Laksana juga menekankan pentingnya perusahaan memegang prinsip zero trust.


Tidak hanya mengandalkan teknologi dan infrastruktur keamanan, perusahaan juga diminta untuk mengedukasi pegawainya agar tidak sampai menjadi korban serangan siber. Apalagi saat ini serangan lewat email spam masih tinggi.


Perusahaan juga diminta untuk meningkatkan praktek keamanan dan manajemen patching agar lebih cepat menambal celah yang ditemukan. Langkah ini juga harus didukung dengan meningkatkan deteksi celah oleh ahli keamanan.


"Kalau ada suatu serangan atau kejadian satu dua laptopnya diserang, bisa tahu tracing-nya, forensiknya ini karena apa, dari mana penyebabnya apa," pungkas Laksana.

https://movieon28.com/movies/everafter/


Rusuh Gedung Capitol, Zuckerberg Sebut Amerika Dalam Kegelapan


 - Kerusuhan yang sampai mengakibatkan korban tewas di Gedung Capitol, Washington DC, AS membuat para bos teknologi ikut prihatin, termasuk Mark Zuckerberg. Pendiri dan CEO Facebook ini mengecam kekerasan yang dilakukan oleh para suporter Donald Trump dan menyebutnya sebagai momen tergelap dalam sejarah Amerika.

"Ini adalah momen gelap di sejarah negara kita dan saya tahu banyak dari kalian merasa ketakutan dan cemas tentang apa yang terjadi di Washington DC," tulis Zuck dalam memo pada para karyawan Facebook yang dikutip detikINET dari Business Insider, Kamis (7/1/2021).


"Saya secara pribadi sedih dengan adanya kerusuhan massa ini, yang memang demikian adanya. Transisi kekuasaan yang damai adalah fungsi penting dari demokrasi dan kita perlu pemimpin politik kita memimpin dengan teladan dan mengutamakan negara lebih dulu," lanjutnya.


Mark Zuckerberg pun berpesan agar situasi saat ini di Amerika masuk dalam kategori darurat dan Facebook harus melakukan langkah-langkah yang diperlukan demi keselamatan orang banyak. Sementara para pegawai Facebook di Washington terus dipantau agar tetap dalam keadaan aman.

https://movieon28.com/movies/the-touchables/