- Kerusuhan yang sampai mengakibatkan korban tewas di Gedung Capitol, Washington DC, AS membuat para bos teknologi ikut prihatin, termasuk Mark Zuckerberg. Pendiri dan CEO Facebook ini mengecam kekerasan yang dilakukan oleh para suporter Donald Trump dan menyebutnya sebagai momen tergelap dalam sejarah Amerika.
"Ini adalah momen gelap di sejarah negara kita dan saya tahu banyak dari kalian merasa ketakutan dan cemas tentang apa yang terjadi di Washington DC," tulis Zuck dalam memo pada para karyawan Facebook yang dikutip detikINET dari Business Insider, Kamis (7/1/2021).
"Saya secara pribadi sedih dengan adanya kerusuhan massa ini, yang memang demikian adanya. Transisi kekuasaan yang damai adalah fungsi penting dari demokrasi dan kita perlu pemimpin politik kita memimpin dengan teladan dan mengutamakan negara lebih dulu," lanjutnya.
Mark Zuckerberg pun berpesan agar situasi saat ini di Amerika masuk dalam kategori darurat dan Facebook harus melakukan langkah-langkah yang diperlukan demi keselamatan orang banyak. Sementara para pegawai Facebook di Washington terus dipantau agar tetap dalam keadaan aman.
VP of Integrity Facebook Guy Rosen dan VP of Global Policy Management Facebook Monika Bickert telah mengatakan Facebook menganggap kejadian hari ini sebagai keadaan darurat dan menggolongkan kelompok yang menyerang Capitol sebagai 'individu dan organisasi berbahaya'.
"Kami dikejutkan dengan kekerasan di Capitol hari ini. Kami memperlakukan kejadian ini sebagai keadaan darurat," kata Rosen dan Bickert.
Adapun akun Donald Trump di Facebook juga telah dikunci selama 24 jam lantaran dianggap makin memperparah kerusuhan dengan postingannya, bukannya mencoba mendamaikan massa yang beringas. Mark Zuckerberg mencoba bertindak tegas.
https://movieon28.com/movies/seduction-2/
Proyek Roro Jonggrang Telkom, Luncurkan Satelit Tahun 2024
Anak usaha Telkom, yaitu Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) diberi waktu sampai dengan tahun 2024 untuk meluncurkan satelit baru mereka. Dengan waktu yang mepet bak proyek Roro Jonggrang, apakah Telkomsat mampu?
Doni Ismanto dari Indotelko Forum mengatakan bahwa pengerjaan manufaktur satelit biasanya dilakukan dalam dua tahun. Kemudian, setelah itu mencari slot peluncuran yang umumnya antriannya bisa setahun.
"Tapi, sekarang bisnis peluncuran satelit sudah kompetitif sejak ada SpaceX. Jadi, waktu empat tahun itu sudah cukup, malah bisa lebih cepat peluncurannya," kata Doni, Kamis (7/1/2021).
Namun demikian, yang menjadi catatan adalah mencari pendanaan untuk membuat dan peluncuran satelit itu. Doni mengasumsikan bahwa Telkom bisa saja Nerbitin Bond atau mencari pinjaman.
"Ini nggak sulit bagi Telkom, soalnya financial statementnya positif," imbuh dia.
Telkomsat sendiri dipilih untuk mengamankan slot orbit 113 derajat BT, usai Indosat Ooredoo memilih untuk tidak melanjutkan bisnis satelit pasca kegagalan peluncuran satelit Nusantara Dua pada April lalu.
Satelit yang tadinya menggantikan satelit Palapa D yang berakhir 2020, gagal mencapai orbit akibat terjadinya anomali saat peluncuran. Salah satu dampak kegagalan peluncuran satelit Nusantara Dua adalah potensi penghapusan filing satelit Indonesia di slot orbit 113 BT oleh International Telecommunication Union (ITU), karena Indonesia tidak dapat menempatkan satelit di slot orbit 113 BT dalam batas waktu yang ditetapkan.
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah mengajukan permohonan perpanjangan masa laku filing satelit Indonesia di slot orbit 113 BT. Radio Regulations Board ITU menerima permohonan Indonesia tersebut dan diberikan waktu hingga 31 Desember 2024 untuk menempatkan satelit di slot orbit 113 BT.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar