Selasa, 11 Mei 2021

Agar Tak Kembung, Hindari 5 Kombinasi Makanan Ini saat Buka Puasa

 Berbagai variasi makanan saat berbuka puasa memang terlihat terlalu menggiurkan untuk sekadar dilewati begitu saja. Namun, sejumlah makanan tersebut bisa berpotensi menyebabkan kembung, lho.

Selain makan berlebihan, kombinasi makanan tidak tepat saat berbuka puasa bisa menyebabkan perut menjadi terasa tidak nyaman. Selain itu, kombinasi makanan yang salah juga bisa menyebabkan kelelahan hingga mengganggu kualitas tidur di malam harinya.


Dikutip dari laman Arabian Business, berikut 5 kombinasi makanan yang sebaiknya dihindari saat berbuka puasa agar perut tidak kembung.


1. Buah setelah makan berat

Mengonsumsi makanan pencuci mulut, seperti buah, setelah makan berat ternyata bisa menyebabkan masalah pencernaan, lho. Sebab, kandungan gula dalam buah-buahan yang telah bercampur dengan protein dan lemak akan bertahan lebih lama di dalam perut, sehingga menyebabkan perut terasa kembung.


2. Makanan tinggi garam

Makanan yang mengandung tinggi garam bisa berisiko meningkatkan tekanan darah, batu ginjal, sakit kepala, otot jantung membesar, dan gagal jantung. Sementara itu, efek jangka pendek yang bisa dirasakan langsung setelah berbuka puasa dengan makanan asin adalah perut terasa kembung, mudah haus, dan sakit kepala ringan.


3. Protein dan tepung

Baca juga: 3 Varian Corona 'Ganas' Masuk Indonesia, Ini Sebarannya

Kombinasi protein dan tepung dalam sekali makan bisa menyebabkan perut menjadi kembung. Sebab, kedua makanan ini membutuhkan tingkat keasaman berbeda untuk dicerna oleh tubuh. Saat berbuka, sebaiknya konsumsi protein tanpa lemak dan sayur-sayuran untuk menghindari lonjakan insulin yang bisa menyebabkan kelelahan.


4. Susu dan jus jeruk

Kedua minuman tersebut memang segar untuk diminum saat berbuka puasa. Namun, jika dikombinasikan, keduanya bisa menyebabkan rasa tak nyaman pada perut. Sebab, rasa asam pada jeruk yang bercampur dengan susu bisa mengakibatkan perut terasa mual, peradangan kronis, hingga napas menjadi tak sedap.


5. Kurma dan susu

Berbuka dengan kurma memang terasa mengenyangkan dan dianjurkan. Akan tetapi, sebaiknya jangan dikombinasikan dengan meminum susu. Pasalnya, jika tidak dilakukan dengan benar, kedua kombinasi ini bisa beracun. Jika memang sudah terbiasa dengan kombinasi kedua ini, pastikan kurma tersebut sudah sangat matang.

https://kamumovie28.com/movies/underworld-blood-wars/


Tsunami COVID-19, 'Crazy-Rich' India Kabur Pakai Jet Pribadi


 Crazy-rich India rela membayar harga tinggi demi melarikan diri dari negaranya setelah tsunami COVID-19 melanda negeri Bollywood itu.

Dalam sepekan terakhir, India terus menerus mencatat rekor kasus baru dan rekor kematian virus Corona yang membuat fasilitas rumah sakit juga krematorium kewalahan karenanya.


Angka-angka kasus baru yang fantastis membuat orang kaya di India membayar puluhan bahkan ratusan juta untuk penerbangan menit terakhir dan jet pribadi sesaat sebelum pembatasan perjalanan diberlakukan.


Dikutip dari Business Insider, salah satu tujuan populer adalah Uni Emirat Arab yang jaraknya tidak terlalu jauh dari negara itu. Belakangan, Uni Emirat Arab melarang pelancong India untuk memasuki negaranya.


Seorang juru bicara perusahaan charter Air Charter Service India mengatakan kepada AFP bahwa jumlah minat terhadap jet pribadi "benar-benar gila".


"Kami memiliki 12 penerbangan menuju Dubai besok dan setiap penerbangan benar-benar penuh," katanya.


Penyedia jet pribadi lainnya, Enthrall Aviation, mengatakan pihaknya telah kewalahan dengan ratusan pertanyaan selama beberapa hari terakhir.


Menurut Sunday Times, setidaknya delapan jet pribadi diterbangkan ke Inggris dari India dalam 24 jam terakhir karena Inggris menerapkan larangan perjalanannya sendiri di negara itu. Dilaporkan bahwa jet mungkin dihargai lebih dari £100.000 atau sekitar Rp 1.988.310.277 untuk disewa dalam penerbangan sembilan jam.


India tengah menghadapi gelombang kedua virus Corona yang menghancurkan. Bahkan dilaporkan setiap empat menit, satu orang pasien COVID-19 meninggal dunia.

https://kamumovie28.com/movies/adventurous-treasure-island/

Sabtu, 08 Mei 2021

Sempat Disebut Varian Kongo, WNI Mojokerto Dipastikan Kena Corona B117

 Dinas Kesehatan Jawa Timur meluruskan informasi simpang-siur tentang kasus virus Corona yang sempat disebut varian Kongo. Meski dialami Warga Negara Indonesia (WNI) di Mojokerto sepulang dari Kongo, dipastikan virusnya adalah varian B117 atau sering disebut varian Inggris.

"Variannya B117, tapi beliau [pasien] datang dari kegiatan di Kongo," kata Kepala Dinkes Jatim dr Herlin Ferliana saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Kamis (6/5/2021).


Informasi senada juga disampaikan oleh Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) dr Siti Nadia Tarmizi. Menurut dr Nadia, varian B117 punya karakteristik yang bisa memperparah gejala COVID-19.


"Corona B117 menyebabkan penularan yang lebih cepat artinya berpotensi menjadi superspreader, mempengaruhi tingkat keparahan penyakit, gejala orang yang terinfeksi dari tingkat ringan ke parah, dan berujung pada kematian," jelas dr Nadia kepada detikcom.


Meski demikian, dr Herlin memastikan pasien yang dimaksud saat ini sudah negatif. Hasil tracing menunjukkan, tidak terjadi penularan dari kasus varian B117 tersebut.


Pada Kamis (6/5/2021), dr Herlin mengungkap temuan kasus COVID-19 pada WNI yang baru datang dari perjalanan dinas ke Kongo, Afrika. Kasus tersebut ditemukan di Kabupaten Mojokerto dan saat ini sudah sembuh.

Pengelompokan varian COVID-19

Dari berbagai varian virus Corona yang ada saat ini, Organisasi Kesehatan Dunia WHO saat ini mencatat 3 varian yang masuk kategori Variant of Concern (VOC). Ketiganya adalah:


B117 atau varian Inggris

B1351 atau varian Afrika

P1 atau varian Brazil.

Sementara itu, varian Corona B1617 atau varian India yang juga sudah ditemukan di DKI Jakarta, dikategorikan sebagai Variant of Interest (VOI). Kategori ini diindikasikan memiliki mutasi yang berpengaruh pada karakteristik virus, tetapi masih butuh bukti dan penelitian lebih lanjut untuk memastikan.

https://nonton08.com/movies/dirty-weekend/


Agar Tak Cepat Haus Lagi, Sebaiknya Minum Apa Saat Sahur?


 Menjaga dan mengatur asupan makanan dan minuman yang masuk ke tubuh selama menjalankan puasa di bulan Ramadhan merupakan hal yang penting. Hal itu dilakukan agar kesehatan tubuh tetap terjaga meski tubuh tidak mendapatkan makanan dan minuman selama 12 jam lebih.

Selain itu, kini umat muslim di seluruh dunia juga menjalankan bulan puasa di tengah kondisi pandemi COVID-19. Dalam kondisi tersebut, penting untuk imunitas tubuh tetap terjaga agar tidak terinfeksi virus corona.


Tingkat cairan tubuh berpengaruh kepada kondisi dan ketahanan tubuh untuk melakukan aktivitas sepanjang hari. Mengonsumsi cairan yang cukup dapat menghindarkan tubuh dari sakit kepala, dehidrasi, pusing dan kelelahan.


Canel Oner seorang ahli diet dari Universitas Medipol mengatakan bahwa seseorang harus minum minimal 2 liter air setiap hari, maka saat berbuka puasa harus minum satu atau dua gelas air dan kemudian minum sisanya sampai sahur.


Seringkali saat membahas asupan selama berpuasa, orang-orang berfokus kepada makanan apa saja yang baik untuk dikonsumsi selama berpuasa. Tetapi, menyepelekan minuman yang masuk ke dalam tubuh.


Beberapa orang menganggap apa yang membuat dahaga atau rasa haus hilang, otomatis dianggap cukup untuk dapat dikonsumsi selama menjalankan puasa.


Padahal beberapa minuman justru harus dihindari untuk kelancaran menjalankan puasa seharian. Sedangkan, beberapa minuman lainnya juga diketahui memberikan kesegaran yang lebih lama pada tubuh.

https://nonton08.com/movies/everyday-is-valentine/