Rabu, 19 Mei 2021

Mumi Berlidah Emas Ditemukan, Usianya 2.000 Tahun

  Tim ilmuwan di Polandia mengatakan telah menemukan mumi Mesir pertama dalam kondisi sedang hamil. Awalnya mumi ini dikira sebagai seorang pendeta dengan jenis kelamin laki-laki.

Penemuan ini ditemukan oleh peneliti di Warsaw Mummy Project dan diterbitkan dalam Journal of Archaelogical Science. Proyek ini menggunakan teknologi seperti X-ray dan uji komputer untuk mempelajari artefak yang ada di National Museum of Warsaw.


Dalam artikel jurnal tersebut, peneliti dari proyek tersebut mengatakan mumi tersebut dulunya merupakan perempuan dengan status sosial yang tinggi, berusia antara 20 dan 30 tahun, yang meninggal dunia di abad pertama sebelum Masehi.


"Yang ditampilkan di sini adalah satu-satunya contoh mumi perempuan hamil yang diketahui dan gambar radiologi pertama dari janin tersebut," tulis peneliti dalam laporannya, seperti dikutip dari BBC News, Jumat (30/4/2021).


Dengan melihat ukuran kepala janin yang ada di rahim, ilmuwan memperkirakan usianya antara 26 dan 30 minggu saat ibunya meninggal dunia karena alasan yang tidak diketahui.


Di bagian perut mumi tersebut ditemukan empat bundel yang diduga sebagai organ tubuh yang telah dibalsem dan dibungkus. Tapi ilmuwan menemukan bahwa janin tersebut tidak dikeluarkan dari rahim.


Para ilmuwan mengaku tidak tahu mengapa janin tersebut tidak dipisahkan dan dibalsem secara terpisah. Mereka berspekulasi hal ini dilakukan karena kepercayaan tentang hidup setelah kematian atau ada kesulitan saat ingin memisahkan janin dengan ibunya.


Mumi ini pertama kali disumbangkan kepada University of Warsaw pada tahun 1826. Tulisan di dalam peti mati dan sarkofagus tempat mumi tersebut bersemayam membuat banyak ahli mengira mumi itu dulunya adalah pendeta laki-laki bernama Hor-Djehuti.

Tapi setelah berhasil mengidentifikasi mumi tersebut sebagai perempuan, ilmuwan percaya mumi itu dulunya sempat ditempatkan di peti mati yang salah oleh penjual barang antik pada abad ke-19, ketika penjarahan dan pembungkusan kembali mumi cukup sering ditemukan.


Dari hasil pemindaian ini, ilmuwan menemukan setidaknya 15 item yang masih utuh di dalam bungkus mumi, termasuk jimat berbentuk mumi. Selanjutnya, ilmuwan berharap akan mempelajari sejumlah jaringan kecil untuk mengetahui penyebab kematian mumi perempuan tersebut.

https://maymovie98.com/movies/king-cobra/


Samsung Rilis 4 Laptop Galaxy Book Pro Baru


 Samsung menjual Galaxy S21 series dengan harga yang lebih murah ketimbang lini Galaxy S20. Tapi berapa biaya yang dikeluarkan Samsung untuk memproduksi lini ponsel flagship ini?

Firma analitik Counterpoint Research baru saja merilis bill of materials (BoM) untuk Galaxy S21 series. Ternyata perkiraan ongkos produksi Galaxy S21 series berada di kisaran USD 400 sampai USD 530.


Untuk Galaxy S21 yang menjalankan Exynos 2100 dengan konfigurasi 8GB/256GB, memiliki BoM sebesar USD 414. Counterpoint tidak mengungkap BoM untuk Galaxy S21+, tapi mereka mengatakan dua varian ini berhasil menghemat biaya produksi masing-masing sebesar 12% dan 13% ketimbang pendahulunya.


Untuk diketahui, harga Galaxy S21 dan Galaxy S21+ saat peluncuran masing-masing sebesar USD 799 dan USD 999. Harga keduanya USD 200 lebih murah ketimbang Galaxy S20 dan Galaxy S20.


Dalam laporannya, Counterpoint penghematan ongkos ini dipengaruhi oleh perubahan hardware seperti dihilangkannya kamera 3D ToF (di varian Galaxy S21+) dan resolusi layar yang lebih rendah.


Varian Galaxy S21+ juga hadir dengan RAM yang lebih kecil dibandingkan dengan Galaxy S20+. Keputusan Samsung untuk menjual Galaxy S21 series tanpa charger dan earphone di kotak penjual juga berkontribusi terhadap penurunan biaya produksi, seperti dikutip dari Android Authority, Jumat (30/4/2021).


Sementara itu varian dengan perkiraan biaya produksi tertinggi adalah Galaxy S21 Ultra dengan BoM sebesar USD 533. Ini adalah BoM untuk varian yang menggunakan Snapdragon 888 dengan konfigurasi 12GB/128GB dan jaringan 5G mmWave.


Menariknya, BoM untuk Galaxy S21 Ultra yang menggunakan Snapdragon 888 lebih tinggi ketimbang varian yang menggunakan Exynos 2100. Mungkin karena tidak adanya komponen mmWave dan penggunaan chipset buatan sendiri.


Counterpoint mengatakan BoM ini 7% lebih murah ketimbang Galaxy S20 Ultra. Seperti diketahui, Galaxy S21 Ultra dilepas dengan harga USD 1.199 yang juga USD 200 lebih murah ketimbang pendahulunya.


Ongkos produksi Galaxy S21 Ultra bisa lebih rendah berkat pergantian ke prosesor yang memiliki modem terintegrasi, pengurangan jumlah modul antena mmWave, serta dihilangkannya charger dan earphone dari kotak penjualan.


Tapi biaya untuk konektivitas Galaxy S21 Ultra jadi lebih tinggi karena tambahan fitur untuk mendukung ultra-wide band (UWB) dan stylus S Pen.

https://maymovie98.com/movies/deadlocked/

Mimpi Besar Bukit Algoritma, Uji Coba 5G Hingga Pusat Inovasi

  Dhanny Handoko, sang pemilik lahan Cikidang Plantation Resort, mengaku tidak setuju Bukit Algoritma dibuat menjadi Silicon Valley. Sebuah konsep besar dia tuturkan kepada tim detikcom saat menemuinya belum lama ini.

Dia mengatakan tim perintis Jawa Barat dulunya ingin membuat kawasan ruang tumbuh kembang sumber daya manusia (SDM). Telah dibuat pula kerangka kerja yang memadukan inovasi, teknologi, investasi seiring dengan seni budaya, empati dan kemandirian.

https://maymovie98.com/movies/kung-fu-panda-legends-of-awesomeness-good-croc-bad-croc/


"Jadi bukan seperti Silicon Valley yang ramai dibicarakan. Kalau kemarin kami bilang Cipta Kerja dan Cipta Kreasi," kata Dhanny saat ditemui di Country Club Cikidang Plantation Resort, Sukabumi belum lama ini.


Dijelaskan lebih lanjut, dalam usulan kawasan KEK Sukabumi, ruang tumbuh kembang SDM yang dikembangkan harus memahami, bisa mengadopsi, dan mengadaptasi kemajuan teknologi. Tapi di lain sisi ada Cipta Kreasi yang turut mengembangkan seni budaya, rasa empati, serta kemandirian masyarakat lokal atau di sekitar wilayah tersebut.


"Nanti lewat Cipta Kreasi ini masyarakat kita yang di sini memiliki daya kolaborasi. Ketemu dengan teman-teman rekan-rekan yang akan membawa inovasi atau menjadikannya sebagai ruang rumah untuk mereka berkembang," ujar pria yang menjadi Direktur Utama PT Bintang Raya Loka Lestari.


"Jadi misalkanlah kalau teknologi itu kan suka copy paste. Kalau mobil listrik acuan saat ini Tesla, tapi pada saatnya akan hadir mobil listrik, mungkin masyarakat kita di sini yang mengembangkan diri lewat seni budaya memberikan masukan, 'eh mobil listrik ini kalau bumpernya dikasih sentuhan Maung Siliwangi pasti cakep' seperti itulah," sambung Dhanny.

Karena itu konsep Cipta Kerja dan Cipta Kreasi tidak dapat disamakan dengan Silicon Valley yang ada sekarang.


"Mungkin pemahamannya jangan Silicon Valley yang sekarang, tapi Silicon Valley yang dulu," tegasnya.


Tempat Inovasi Ekonomis


Dhanny mengungkapkan sejumlah pihak ada yang mempertanyakan letak Bukit Algoritma yang berada di daerah yang begitu tersembunyi, di tengah perkebunan sawit. Menurutnya jika membangun kawasan yang sustainability, green, dan ramah lingkungan tidak dapat dilakukan di kota.


Selain itu inovasi tidak hanya datang dari kota, banyak orang daerah menciptakan penemuan penting, salah satunya bioplastik dari singkong.


"Kalau anak-anak muda ini mungkin baru SMA atau SMK terus kemudian harus tinggal di tanda kutip kota yang biaya hidupnya mahal, gimana? Nah kami di sini kalau dari perkebunan ini kan pertama area memang masih relatif ekonomis."


Dhanny berharap Bukit Algoritma menjadi pilihan inovator-inovator muda yang akan timbul dari desa-desa atau wilayah yang belum terbangun. Karena kawasan ini sudah ada kemandirian pangan, sehingga mereka fokus berimajinasi dan berinovasi.


"Minimal walaupun dibilang jelek, dibilang apa, kami sudah punya atap, kami sudah punya ruang. Saya jamin untuk makan harganya ekonomis," sambung Dhanny.


"Ibaratnya kalau mereka startup, selama kami bisa terima dan setujui, makan minum tinggal teken aja. Kalau sukses nanti bayarnya pakai saham, siapa tau mereka jadi (seperti) Gojek, jadi unicorn," lanjutnya.


Untuk diketahui Bukit Algoritma di Cikidang, Sukabumi digadang-gadang bakal jadi 'Silicon Valley'-nya Indonesia. Proyek tersebut diinisiasi oleh PT Bintang Raya Loka Lestari.


Proyek tersebut dipimpin oleh Budiman Sudjatmiko sebagai Ketua Pelaksana KSO Kiniku Bintang Raya KSO. Sedangkan kontraktornya adalah BUMN PT Amarta Karya (AMKA). Groundbreaking pembangunan rencananya akan dilakukan pada Mei setelah Hari Raya Idul Fitri.

https://maymovie98.com/movies/the-skeleton-key/