Kesuburan seorang pria ditentukan oleh kualitas sperma. Butuh pemeriksaan laboratorium untuk memastikannya, tetapi bisa juga dikira-kira dari penampakannya.
Salah satunya dari warna cairannya. Normalnya memang berwarna putih, tetapi pada kondisi tertentu cairan sperma bisa berubah warna.
Dikutip dari berbagai sumber, berikut ini 4 warna sperma yang menandakan kondisi kesehatan:
1. Putih
Sperma yang jernih, berwarna putih, atau keabu-abuan merupakan kondisi sperma yang sehat dan normal. Pada dasarnya, ciri-ciri sperma putih dan keabu-abuan memiliki tekstur kental dan cenderung pekat. Hal ini karena jumlah sel sperma cukup tinggi.
Kondisi sperma berwarna putih dan keabu-abuan, merupakan langkah yang tepat saat merencanakan kehamilan bersama pasangan. Sebab, warna sperma tersebut adalah ciri-ciri pria mengalami kesuburan.
2. Kuning
Warna sperma yang kuning belum tentu menandakan adanya gangguan kesehatan. Sebab, bisa saja cairan sperma bercampur dengan urine di saluran uretra atau karena seseorang sudah lama tidak ejakulasi.
Namun, perlu diperhatikan bahwa adanya kemungkinan lain yang menyebabkan sperma selalu berwarna kuning. Adanya indikasi kamu mengalami leukocytospermia, yaitu infeksi karena kondisi tingginya jumlah sel darah putih di dalam air mani.
3. Hijau
Sperma berwarna kehijauan menandakan kamu terkena infeksi. Umumnya, infeksi yang menyerang area kantung kemih maupun infeksi menular seksual (IMS). Kamu, perlu berhati-hati dengan penyakit menular seksual dari pasangan. Sebaiknya konsultasi dengan dokter agar mengetahui penyebab sperma berwarna hijau.
4. Merah
Kondisi sperma berwarna merah muncul karena hematospermia atau adanya darah di dalam sperma. Dalam beberapa kasus, sperma berwarna disebabkan oleh masturbasi yang terlalu kasar. Tetapi, bisa saja adanya infeksi prostat. Jika mengalami sperma berwarna merah, sebaiknya segeralah periksa ke dokter.
Kisah-kisah Pilu Pasien COVID-19 Viral di Medsos, Ini yang Paling Menyentuh
Cuitan seorang karyawan rumah sakit di Jakarta, Annisa Alifaradila, viral di media sosial. Dalam cuitannya, ia membagikan ragam kisah pasien yang sedang berjuang melawan infeksi virus Corona COVID-19.
Menurut Annisa, dari lima kisah yang ia ceritakan ada satu yang paling membuat hatinya miris selama menangani pasien Corona, yakni kisah seorang ibu (G) berhati tegar yang harus tabah mengetahui suami dan mertuanya meninggal dunia, yang diduga karena COVID-19. Terlebih anak (S) dari ibu itu pun sedang berjuang melawan penyakit yang sama menimpa keluarganya.
"Mungkin yang paling membekas bagi saya cerita nomor satu tentang bagaimana seorang ibu harus menguatkan diri sendiri di tengah kedukaan yang bertubi-tubi demi menemani anaknya yang masih kuat berjuang juga," kata Annisa kepada detikcom, Minggu (13/9/2020).
Annisa menceritakan, berbagai macam musibah yang diterima ibu itu mungkin bisa menghancurkan mentalnya. Namun, ia tetap tegar menghadapi kenyataan dan terus mendampingi anaknya agar bisa sembuh dari COVID-19.
"Setiap cerita ke kita rasanya nggak pernah terlontar keluhan sedikit pun. Belum lagi beliau selalu mengambil hikmah dan bersyukur di balik setiap musibah," ucapnya.
"Beliau benar-benar tidak memberi jeda bagi dirinya untuk berduka dan mengeluh karena tahu anaknya sangat membutuhkan dukungannya," ujar Annisa.
Sudah terlalu banyak orang yang menderita akibat pandemi COVID-19. Maka dari itu, yuk mulai biasakan untuk mematuhi protokol kesehatan.
https://indomovie28.net/special-mission-take-ratings-2/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar