Pemerintah melaporkan 3.737 kasus baru COVID-19 yang terkonfirmasi pada hari Jumat (11/9/2020). Total kasus terkonfirmasi saat ini sudah mencapai 210.940 kasus, semenjak virus Corona mewabah di Indonesia.
DKI Jakarta lagi-lagi menjadi provinsi dengan penambahan kasus paling tinggi sebanyak 964 kasus, disusul Jawa Tengah sebanyak 566 kasus baru per 11 September.
Dikutip dari laman covid19.go.id, ada sebanyak 2.707 kasus sembuh hingga hari ini, sementara kasus kematian Corona totalnya mencapai 88 orang. Total kumulatif pasien sembuh sebanyak 150.217 orang dan 8.544 meninggal.
Berikut detail sebaran 3.737 kasus baru Corona di Indonesia pada Jumat (11/9/2020):
DKI Jakarta: 964 kasus
Jawa Tengah: 566 kasus
Jawa Timur: 362 kasus
Jawa Barat: 272 kasus
Riau: 182 kasus
Kalimantan Timur: 152 kasus
Sulawesi Selatan: 151 kasus
Aceh: 145 kasus
Bali: 144 kasus
Sumatera Utara: 131 kasus
Maluku: 117 kasus
Kalimantan Selatan: 74 kasus
Sumatera Selatan: 55 kasus
Papua: 54 kasus
DI Yogyakarta: 49 kasus
Papua Barat: 49 kasus
Banten: 46 kasus
Sumatera Barat: 37 kasus
Sulawesi Tenggara: 34 kasus
Kalimantan Tengah: 33 kasus
Bengkulu: 30 kasus
Sulawesi Utara: 21 kasus
Kepulauan Riau: 17 kasus
Nusa Tenggara Barat: 9 kasus
Kalimantan Barat: 8 kasus
Sulawesi Tengah: 8 kasus
Bangka Belitung: 7 kasus
Maluku Utara: 7 kasus
Jambi: 5 kasus
Kalimantan Utara: 2 kasus
Lampung: 2 kasus
Sulawesi Barat: 2 kasus
Gorontalo: 2 kasus
Update Corona Indonesia 11 September: 3.737 Kasus Baru, Total 210.940
Jumlah kasus positif virus Corona COVID-19 di Indonesia pada Jumat (11/9/2020), bertambah 3.737. Total menjadi 210.940 positif, 150.217 sembuh, dan 8.544 meninggal.
Sementara itu, jumlah spesimen yang diperiksa tercatat sebanyak 31.813 dan jumlah pasien suspek tercatat 94.886 kasus.
Detail perkembangan virus Corona di Indonesia pada Jumat (11/9/2020), adalah sebagai berikut:
1. Kasus positif bertambah 3.737 menjadi 210.940
2. Pasien sembuh bertambah 2.707 menjadi 150.217
3. Pasien meninggal bertambah 88 menjadi 8.544
Sebelumnya pada Kamis (10/9/2020), jumlah kasus positif virus Corona COVID-19 tercatat 207.203 kasus, sembuh 147.510, dan meninggal 8.456 kasus.
Benarkah RS di DKI Terancam Kolaps? Ini Kata Kemenkes
Keputusan Pemprov DKI Jakarta memberlakukan kembali PSBB total salah satunya didasari oleh tingginya angka penularan COVID-19 yang berdampak pada kapasitas pelayanan rumah sakit. Terlebih beberapa rumah sakit rujukan Corona di DKI Jakarta disebut sudah hampir penuh.
Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI Prof Abdul Kadir menyebut per 11 September, tempat tidur di ruang isolasi rumah sakit rujukan COVID-19 sudah terisi 72 persen.
"Khususnya di DKI Jakarta, dari data itu terlihat kenaikan jumlah pasien yang signifikan. Dari jumlah pasein, jumlah tempat tidur yang tersedia, memang saat ini sudah mencapai 72 persen yang terisi di seluruh RS di DKI," katanya dalam webinar yang diselenggarakan Kemenkes, Jumat (11/9/2020).
Prof Kadir menambahkan saat ini ada beberapa rumah sakit di DKI Jakarta yang ruang isolasinya sudah mencapai 100 persen dan tak ada lagi tempat tidur yang tersedia. Hanya saja, menurutnya, masih ada beberapa rumah sakit yang kapasitas bednya masih mencukupi.
"Tidak berarti semua rumah sakit kondisinya seperti itu. Ada beberapa rumah sakit yang kondisinya justru masih ada yang kosong," ujarnya.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sendiri memprediksi, jika pembatasan atau PSBB tak diberlakukan, dikhawatirkan pada 17 September 2020, 4.052 tempat tidur isolasi di wilayah tersebut akan terisi penuh sampai 100 persen.
https://cinemamovie28.com/fallen/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar