Pengobatan Patah Tulang
Jika Anda didiagnosis mengalami patah tulang, rencana perawatan akan tergantung pada jenis dan area pada tubuh yang cedera. beberapa jenis pengobatan fraktur adalah:
- Penggunaan gips
Plester atau gips fiberglass adalah jenis perawatan patah tulang yang paling umum dilakukan, karena gips membantu menjaga area yang cedera stabil dan mencegah potongan tulang yang rusak bergerak saat patah tulang. Gips dipasang untuk menjaga tulang yang patah berada pada posisi yang tepat saat mereka sembuh.
- Fiksasi Eksternal
Dalam operasi jenis ini, pin atau sekrup logam ditempatkan ke tulang yang patah di atas dan di bawah lokasi fraktur. Pin atau sekrup dihubungkan ke batang logam di luar kulit. Perangkat ini adalah kerangka penstabil yang menahan tulang pada posisi yang tepat saat mereka sembuh.
Dalam kasus di mana kulit dan jaringan lunak lain di sekitar fraktur rusak parah, fixator eksternal dapat diterapkan sampai operasi dapat ditoleransi.
- Fiksasi Internal
Selama operasi ini, fragmen-fragmen tulang pertama-tama diposisikan ulang (dikurangi) dalam penyelarasan normalnya, dan kemudian disatukan dengan sekrup-sekrup khusus atau dengan memasang pelat-pelat logam ke permukaan luar tulang. Fragmen juga dapat disatukan dengan memasukkan batang ke bawah melalui ruang sumsum di tengah tulang.
Pencegahan Patah Tulang
- Nutrisi dan sinar matahari
Tubuh pada dasarnya membutuhkan asupan kalsium yang cukup untuk kesehatan tulang. Sumber kalsium yang baik bisa Anda dapatkan dari susu, yoghurt, keju, dan sayuran berdaun hijau gelap.
Tubuh juga membutuhkan vitamin D untuk menyerap kalsium. Anda bisa mendapatkan vitamin D dengan berjemur dibawah sinar matahari (disarankan dipagi hari), makan telur, dan ikan berminyak.
- Aktivitas fisik
Latihan yang membuat tulang Anda kuat misalnya angkat beban, berlari, berjalan, berlari, melompat, dan menari, atau latihan apa pun itu yang dapat menguatkan tulang. Dengan begitu Anda dapat mencegah patah tulang.
Penyebab
Penyebab fraktur yang paling umum adalah:
- Trauma, seperti terjatuh, kecelakaan dalam berkendara, atau cedera saat pertandingan sepak bola bisa menyebabkan patah tulang
- Osteoporosis, penyakit yang melemahkan tulang dan membuatnya cenderung patah atau rapuh
- Terlalu sering digunakan, gerakan berulang dapat melelahkan otot dan memberi lebih banyak kekuatan pada tulang. Ini dapat menyebabkan fraktur stres. Fraktur stres lebih sering terjadi pada atlet.
Gejala
Sebagian besar patah tulang atau fraktur disertai dengan nyeri hebat ketika cedera awal terjadi. Ini bisa menjadi lebih buruk ketika Anda bergerak atau menyentuh area yang terluka. Dalam beberapa kasus, Anda bahkan bisa pingsan karena rasa sakit dan mungkin juga merasa pusing karena syok.
Tanda dan gejala fraktur lainnya meliputi:
- Bengkak, kemerahan, dan memar di area yang terluka
- Kesulitan menopang berat badan dengan area luka
- Angulation (area yang terkena mungkin tertekuk pada sudut yang tidak biasa)
- Deformitas, anggota tubuh mungkin terlihat "tidak pada tempatnya" atau sebagian tulang mungkin menusuk melalui kulit
- Terlihat pucat.
Diagnosis Patah Tulang
Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, mengidentifikasi tanda dan gejala, dan membuat diagnosis.
Cara paling umum untuk mengetahui patah tulang adalah dengan rontgen, yang memberikan gambar tulang dengan jelas. Dokter kemungkinan akan menggunakan hasil rontgen untuk menentukan diagnosis jenis fraktur dan bagian mana yang cedera.
Dalam beberapa kasus, MRI atau CT scan juga dapat dilakukan.
https://nonton08.com/live-by-night/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar