Jumat, 24 Januari 2020

Bintan Triathlon 2019 Akan Dikemas dalam Suasana Lebaran

Event sport tourism Bintan Triathlon 2019 bakal berlangsung spesial karena digelar dalam suasana Lebaran. Bintan Triathlon bakal digelar di Bintan Lagoon Resort, Bintan, Kepulauan Riau, pada 7-9 Juni 2019.

Menteri Pariwisata Arief Yahya pun menilai bahwa pelaksanaan Bintan Triathlon akan berlangsung istimewa. Sebab, gelaran event ini akan disertai dengan sebuah momen besar, yakni hari raya Idul Fitri.

"Pelaksanaan Bintan Triathlon 2019 akan terasa berbeda tahun ini. Yang membuat beda adalah momentumnya karena masih dalam suasana Hari Raya," papar Arief dalam keterangannya, Selasa (28/5/2019).

Menurutnya, momentum ini memiliki banyak keuntungan yang bisa dimanfaatkan Bintan. Bintan Triathlon 2019 juga memiliki agenda yang padat. Keseruan pun akan dimulai sejak hari pertama event.

"Ada manfaat ganda yang bisa didapat Bintan dari pelaksanaan Bintan Triathlon di Hari Raya. Pertama jelas mereka menjual event-nya. Namun, suasana Lebaran juga bisa dikemas dan ditawarkan ke peserta dan wisatawan. Mereka bisa mendapat suasana yang mungkin tidak bisa dijumpai di negaranya, khususnya buat peserta asal Amerika dan Eropa," papar mantan Dirut PT Telkom itu.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata Rizki Handayani mengatakan setiap peserta bakal dibuat betah dengan rangkaian kegiatan yang digelar.

"Banyak agenda untuk para peserta. Sebelum event utama, mereka bisa mengikuti kegiatan. Dan tidak hanya buat peserta, anak-anak dan keluarga juga akan terlibat. Ada Beach Soccer for Kids, ada Sunset Swim Classic, Yoga Session, dan masih banyak lagi. Semua terlibat," tuturnya.

Ketua Tim Calendar of Event Kementerian Pariwisata Esthu Reko Astuty juga menjamin Bintan Triathlon 2019 bakal seru. Sebab, event ini selalu mendapat perhatian peserta mancanegara.

"Event ini selalu ramai, selalu bisa menarik perhatian peserta mancanegara. Bahkan, Bintan Triathlon bisa dibilang event triathlon paling diminati di Indonesia," pungkas Esthy yang juga menjabat Staf Ahli Menteri Bidang Multikultural Kementerian Pariwisata.

Sail to Natuna 2019 Hadirkan Beragam Kemeriahan

Untuk memeriahkan event tahunan Sail to Natuna 2019, beragam kegiatan bakal dihelat seperti lomba kupas dan kukur kelapa, lomba tepuk bantal, tari balon, hingga city tour. Semua dihelat untuk menambah kemeriahan acara yang akan berlangsung pada 10-15 Juni mendatang.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Natuna, Hardiansyah mengatakan bahwa Sail to Natuna juga didukung Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau dan Kementerian Pariwisata (Kemenpar). Dengan support tersebut, ia berharap gelaran Sail to Natuna semakin meriah.

"Setidaknya akan ada 32 yacht peserta mancanegara yang ambil bagian pada Sail To Natuna tahun ini. Beberapa di antaranya dari negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura. Seperti tahun-tahun sebelumnya, saya yakin event ini akan meriah. Bahkan lebih meriah dari tahun 2018," ujar Hardiansyah dalam keterangannya, Selasa (28/5/2019).

Kepala Dispar Kepulauan Riau Boeralimar menambahkan, wilayah Kepulauan Riau memiliki potensi wisata bahari yang cukup indah dan potensial untuk diangkat ke dunia internasional. Potensi tersebut menyebar hampir di seluruh kabupaten/kota, salah satunya di Natuna.

"Sail to Natuna 2019 menjadi salah satu upaya kami untuk mempromosikan potensi pariwisata bahari di Provinsi Kepulauan Riau. Dengan kegiatan ini, kami berharap dapat lebih mengangkat keindahan laut yang ada di sini, sehingga berdampak pada tingkat kunjungan wisatawan," jelasnya.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani mengatakan Sail to Natuna 2019 masuk dalam rangkaian Festival Bahari Kepri. Festival Bahari Kepri ini meliputi beragam kegiatan, mulai dari Nongsa Reggata Batam, Sail to Lingga, Sail to Natuna, Sail to Anambas pada Juli, dan puncaknya akan berlangsung pada September 2019 nanti.

"Festival Bahari Kepri merangkum serangkaian acara, mulai dari kegiatan bahari, seni budaya, permainan tradisional, hingga kuliner. Event ini sejalan dengan program Sail Nasional untuk memperkenalkan potensi wisata bahari Kepri ke yachters dan boaters luar negeri," ungkapnya.

Asdep Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional I Kemenpar Dessy Ruhati pun menegaskan event ini sudah menjadi kegiatan bergengsi skala internasional sejak beberapa tahun terakhir. Ia berharap tahun ini kegiatan tersebut bisa mendongkrak angka kunjungan wisatawan mancanegara melebihi tahun 2018.

"Kami sangat optimis target 4 juta wisman untuk Kepri bakal tercapai dengan mudah. Event ini bisa mengandalkan wisatawan cross border karena Kepri berada di wilayah perbatasan antara Singapura dan Malaysia," terangnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar