Jumat, 24 Januari 2020

Untuk Pertama Kalinya Panda Albino Terekam Kamera

Biasanya panda memiliki warna hitam putih. Tapi untuk pertama kalinya dalam sejarah, seekor panda albino yang berwarna putih terekam kamera di China.

Seekor panda albino berwarna putih yang langka terekam kamera pengawas di Wolong Nature Reserve, Kota Wenchuan, Provinsi Sichuan, China. Potongan gambar bersejarah ini dirilis ke publik pada Sabtu (25/5) lalu.

Dihimpun detikcom dari beberapa sumber, Selasa (28/5/2019), panda raksasa memang identik dengan warna bulu hitam-putih. Jarang sekali ada panda albino yang bulunya putih semua.

Tapi rekaman gambar dari kamera inframerah yang dipasang di hutan dataran tinggi Wolong Nature Reserve berhasil mengungkap fakta, bahwa ada juga panda albino. Ini merupakan momen pertama kalinya panda albino tertangkap mata kamera.

Dari foto yang beredar, panda albino ini memiliki bulu berwarna putih dan juga mata berwarna merah. Para ahli menyebut kelainan albino pada panda bisa terjadi, tapi kemungkinannya kecil. Maka penemuan panda albino ini jadi penting bagi ilmu pengetahuan.

"Ini pertama kalinya panda raksasa albino terekam kamera. Penemuan ini mengindikasikan ada mutasi gen pada populasi panda. Dilihat dari fotonya, panda albino ini terlihat kuat dan langkahnya mantap. Itu menandakan mutasi gen di panda ini tidak berefek banyak pada kehidupannya," kata Li Sheng, peneliti panda di Peking University School of Life Science seperti dikutip dari South China Morning Post.

Para peneliti menyebut akan terus melakukan monitoring untuk melihat apakah ada hubungan antara panda albino ini dengan populasi panda yang lain. Diperkirakan usia panda albino ini sekitar 1-2 tahun.

Karena menderita kelainan albino, panda ini mungkin akan lebih sensitif terhadap sinar matahari. Para peneliti akan melanjutkan untuk mengintai panda langka ini dengan cara menambah kamera pengawas.

Sensus tahun 2014 menyebut ada sekitar 1.800 ekor panda raksasa yang hidup secara liar di alam. Status panda sendiri rentan punah menurut daftar IUCN.

Tarik Turis India, Sejumlah Baliho Wonderful Indonesia Dipasang di Mumbai

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) semakin masif dalam menarik wisatawan mancanegara (wisman) asal India ke Indonesia. Sejumlah strategi pun disiapkan, salah satunya dengan mem-branding Wonderful Indonesia melalui hoarding yang menghiasi Kota Mumbai, India.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Kemenpar Nia Niscaya mengatakan India adalah pasar potensial terbesar di Asia Selatan. Dalam kurun waktu dua tahun terakhir, India menjadi Top 10 penyumbang wisman.

"Jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung pada periode Januari sampai dengan Desember 2018 adalah sebanyak 595.060 orang. Naik sebesar 10.83% dibandingkan periode yang sama di tahun 2017 sebanyak 536.902 orang," ungkap Nia dalam keterangannya, Selasa (28/5/2019).

Menurut Nia, Mumbai merupakan kota terpadat di India dan terpadat kesembilan di dunia dengan populasi diperkirakan berjumlah 18,4 juta orang. Sejumlah hoarding pun menghiasi jalanan di Kota Mumbai sebanyak 6 unit.

"Hoarding menampilkan destinasi Banyuwangi, Bali, Jawa Tengah, Jakarta, dan Nusa Tenggara Timur yang akan terpasang selama 26 Mei hingga 23 Juni 2019," sebut Nia.

Strategi serupa telah dilakukan pada tahun sebelumnya. Dengan strategi ini, diharapkan semakin banyak masyarakat mancanegara, khususnya India agar tertarik untuk berkunjung ke destinasi wisata di Indonesia.

Menteri Pariwisata Arief Yahya pun mengatakan bahwa meningkatnya kunjungan wisatawan India juga tidak terlepas dari beragam kebijakan dan konektivitas yang kian baik.

"Termasuk pemberlakuan bebas visa (free visa) dan penguatan konektivitas penerbangan yang telah dilakukan," ujar Arief.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar