Jaksa Agung ST Burhanuddin berkunjung di KPK. Ia langsung masuk ke gedung KPK.
Pantuan detikcom, ST Burhanuddin tiba di KPK Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (8/11/2019) sekitar pukul 07.50 WIB. Ia tiba dengan mobil dinas dengan nomor polisi RI-50.
Ia terlihat mengenakan pakaian batik. ST Burhanuddin menyalami sejumlah petugas KPK sebelum masuk ke dalam gedung KPK.
ST Burhanuddin belum bicara banyak mengenai kedatangan ke KPK. Ia pun langsung masuk ke gedung KPK.
"Nanti saja ya," kata ST Burhanuddin.
Pertemuan antara Jaksa Agung ST Burhanuddin dan KPK berlangsung tertutup.
Sebelumnya, Menteri Sosial Juliari Batubara dan Kapolri Jenderal Idham Azis juga berkunjung ke KPK pada Senin (4/11). Pertemuan Mensos Juliari dan KPK membahas terkait data warga miskin dan BPJS, sedangkan pertemuan dengan Kapolri Idham
Azis membahas terkait koordinasi pemberantasan korupsi dan penuntasan kasus Novel.
3 Posisi Jaksa Agung Muda Kosong, ST Burhanuddin Tunggu Jokowi
Saat ini ada 3 jabatan jaksa agung muda (JAM) dari total 6 posisi yang kosong. Jaksa Agung Sanitiar (ST) Burhanuddin mengaku tengah menunggu keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengisi kekosongan tersebut.
"Untuk Plt (pelaksana tugas), satu hari saya masuk kerja setelah dilantik sudah saya tandatangani Plt untuk diajukan tapi saya tidak akan menyebutkan siapanya," kata Burhanuddin di gedung Nusantara II, kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (7/11/2019).
Seperti diketahui, ada 6 posisi JAM, yaitu Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan (Jambin), Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel), Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum (Jampidum), Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun), serta Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas). Sedangkan 3 posisi yang kosong adalah Jambin, Jamdatun, dan Jampidum.
"Sekarang (surat yang diajukan) sudah di Sekretariat Presiden," imbuh Burhanuddin di hadapan anggota Dewan di Komisi III DPR tersebut.
Burhanuddin pun berharap dalam beberapa hari ke depan sudah bisa dimulai rapat Tim Penilai Akhir (TPA). Dia ingin segera bekerja sesuai dengan instruksi dari Jokowi.
"Jujur saja, saya diminta bergerak cepat tapi kondisi saya pincang," ucapnya.
Memang sebelumnya Burhanuddin dalam rapat dengan Komisi III DPR itu dicecar soal posisi 3 Plt JAM tersebut. Anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan mempertanyakan soal ini ke Burhanuddin.
Suksesi jabatan JAM di Kejaksaan Agung (Kejagung) memang melalui proses panjang. Awalnya nama-nama diajukan dan diseleksi melalui TPA seperti disebutkan Burhanuddin di atas. Barulah kemudian hasil dari TPA disetor ke presiden. Para calon JAM itu nantinya akan ditetapkan dalam keputusan presiden (keppres).
Suksesi jabatan JAM di Kejaksaan Agung (Kejagung) memang melalui proses panjang. Awalnya nama-nama diajukan dan diseleksi melalui TPA seperti disebutkan Burhanuddin di atas. Barulah kemudian hasil dari TPA disetor ke presiden. Para calon JAM itu nantinya akan ditetapkan dalam keputusan presiden (keppres).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar