Kamis, 05 Desember 2019

Peneliti Ungkap Misteri Mumi yang Diduga Jenazah Alien

Mumi bernama Ata pertama kali ditemukan tahun 2002-2003 lalu di sebuah kota terpencil dekat gurun Atacama, Chili. Ata sempat membuat heboh karena fisiknya yang tidak biasa dengan tulang padat, berukuran kecil, dan tengkorak lonjong.

Oleh sebab itu Ata sempat dikira sebagai jenazah alien atau hewan primata lain yang tidak diketahui. Nah terkait hal tersebut studi terbaru yang dipublikasi di jurnal Genome Research mengkonfirmasi bahwa Ata adalah manusia.

Investigasi genetik menemukan bahwa mumi Ata adalah jenazah dari seorang anak perempuan yang memiliki beberapa mutasi. Hal ini kemungkinan membuat Ata mengalami berbagai kondisi seperti dwarfisme, skoliosis, dan abnormalitas pada jaringan tulang dan otot.

Dilihat dari maturitas tulang awalnya peneliti mengira bahwa Ata berusia 6-8 tahun ketika meninggal. Namun setelah diteliti lagi disesuaikan dengan kondisi genetiknya Ata kemungkinan besar meninggal di dalam rahim atau tidak lama setelah lahir.

"Apa yang terlihat sangat mencolok dan membuat kita berspekulasi awal adalah keanehan yang ada pada tulangnya, terlihat matang dari kepadatan dan bentuk," ujar Profesor Garry Nolan ahli mikrobiologi dan imunologi dari Stanford University School of Medicine.

"Kematangan tulang membuat tubuhnya terlihat dewasa meski spesimen sendiri berukuran kecil. Hal ini membuat para peneliti terdorong untuk melakukan riset. Jadi sekarang kami percaya bahwa satu atau beberapa mutasi genetik penyebabnya," lanjut Prof Garry.

Menurut peneliti Ata kemungkinan meninggal karena kecacatannya membuat ia sulit untuk makan. Umur muminya masih cukup muda yaitu tidak lebih dari 40 tahun.

"Bermula dari cerita penemuan alien yang meledak hingga internasional, tapi sebetulnya ini cerita tragedi. Seorang wanita melahirkan anak cacat, mengawetkannya menjadi mumi, lalu menjualnya," kata Prof Garry.

Kegunaan Obat Tradisional untuk Penyakit Tertentu

Halo Dok, benarkah munculnya obat tradisional di pasaran dapat mengobati penyakit tertentu? Adakah efek samping dari mengonsumsi obat di pasaran tersebut?

R (Perempuan, 18 tahun)

Jawaban

Terima kasih atas pertanyaannya. Obat-obatan tradisional adalah obat-obatan yang berasal dari herbal atau tumbuh-tumbuhan. Biasanya obat-obatan tradisional digunakan sebagai tambahan pada upaya pengobatan suatu penyakit atau pemeliharaan kesehatan tubuh.

Banyak orang percaya bahwa produk-produk yang di label 'natural' adalah aman dan baik untuk dikonsumsi. Ini tidak sepenuhnya benar, karena mayoritas obat-obatan tradisional yang beredar tidak di uji klinis seperti halnya produk obat-obatan yang diresepkan oleh dokter. Bahkan obat-obatan tradisional mungkin saja memiliki efek samping yang tidak diperkirakan muncul sebelumnya.

Bila Anda ingin mengonsumsi obat-obatan tradisional, carilah informasi dari sumber-sumber yang terpercaya, konsultasikan kepada dokter bilamana Anda memiliki keraguan saat Anda akan mengonsumsi obat-obatan tradisional. Semoga informasi yang saya sampaikan bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar