Kamis, 05 Desember 2019

SBY: Terima Kasih Pak Jokowi dan Tim Dokter atas Pengobatan Bu Ani

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengirimkan tim dokter kepresidenan untuk membantu pengobatan Ani Yudhoyono. Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), lalu mengucapkan terima kasih.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi dan pemerintah, utamanya tim dokter kepresidenan atas perhatian dan bantuan yang diberikan dalam pengobatan Ibu Ani," kata SBY lewat video dari Singapura, Rabu (13/2/2019).

Selain kepada Jokowi, dia berterima kasih kepada semua pihak yang sudah mendoakan Ibu Ani. Doa-doa untuk Ibu Ani juga mengalir lewat media sosial.

"Saya juga menyampaikan terima kasih atas ucapan dan doa kesembuhan kepada Ibu Ani, yang disampaikan oleh para sahabat di Tanah Air yang tidak bisa saya sebutkan satu per satu. Termasuk yang melalui media sosial," ucapnya.

Ani Yudhoyono saat ini dirawat di National Universtiy Hospital Singapura karena sakit kanker darah. SBY memohon doa untuk kesembuhan sang istri.

"Atas nama Ibu Ani dan keluarga besar SBY, saya mohon doa dari para sahabat agar Allah SWT, Tuhan Yang Mahakuasa, dengan takdir dan kuasanya, memberikan kesembuhan kepada istri tercinta, Ibu Ani, atau Kristiani Herawati binti Sarwo Edhie Wibowo, agar Ibu Ani dapat kembali menjalankan kegiatan sehari-harinya di Tanah Air," ungkapnya.

Andi Arief: Pak Jokowi Kirim Dokter Tangani Penyembuhan Ani Yudhoyono

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat (PD) Andi Arief menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memerintahkan dokter kepresidenan untuk menangani istri Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ani Yudhoyono. Ani Yudhoyono tengah sakit dan dirawat di rumah sakit di Singapura.

"Pak Jokowi atas amanat UU telah memerintahkan dokter kepresidenan untuk menangani/bekerja sama dengan dokter di Singapura melakukan langkah-langkah terbaik untuk penyembuhan Ibu Ani Yudhoyono," kata Andi Arief dalam akun Twitter-nya, seperti yang dilihat detikcom, Selasa (12/2/2019).

Andi berharap bantuan dokter dari Jokowi bisa mempercepat kesembuhan Ani Yudhoyono. Dia juga meminta seluruh pihak mendoakan kesembuhan istri SBY tersebut.

"Mudah-mudahan, dengan doa kita semua, Ibu Ani segera sembuh," ujarnya.

Andi Arief juga sebelumnya mengunggah foto Bu Ani tengah dirawat di RS di Singapura. Bu Ani tampak tengah terbaring saat dijenguk mantan Panglima TNI Djoko Suyanto.

Andi mengatakan Ani Yudhoyono sedang dalam tahap observasi. Dia meminta doa dari masyarakat Indonesia untuk kesembuhan Bu Ani.

"Bu Ani sedang tahap observasi, mohon doa dari masyarakat Indonesia untuk Bu Ani agar bisa kembali beraktivitas. Mohon maaf jika banyaknya masyarakat yang mau menjenguk namun karena alasan tertentu pihak tim kedokteran untuk sementara melarang. Sekali lagi mohon doa dan terima kasih atas perhatiannya," ucap Andi.

Andi Arief Unggah Foto Kondisi Ibu Ani Yudhoyono Dirawat di RS

Istri presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ani Yudhoyono, tengah sakit dan dirawat di rumah sakit di Singapura. Begini kondisi Bu Ani saat dirawat di Singapura.

Wasekjen Partai Demokrat (PD) Andi Arief mengunggah foto Bu Ani tengah dirawat di RS di Singapura. Bu Ani tampak tengah berbaring saat dijenguk mantan panglima TNI Djoko Suyanto.

"ALLOH akan menyembukan," cuit Andi Arief sebagai keterangan foto unggahannya, seperti dilihat pada Selasa, (12/2/2019).

Sebelum cuitan itu, Andi Arief juga mengunggah foto-foto Bu Ani saat muda. Andi kembali menuliskan doa dan harapannya untuk Bu Ani sebagai keterangan foto unggahannya.

"Alloh akan menyembuhkan, tetap kuat dan semangat Bu Ani yudhoyono," tulis Andi.

Perihal Bu Ani dirawat di Singapura sebelumnya disampaikan Andi Arief. Hingga saat ini, belum diketahui sakit apa yang tengah diderita Bu Ani.

Andi mengatakan Bu Ani sedang dalam tahap observasi. Dia meminta doa dari masyarakat Indonesia untuk kesembuhan Bu Ani.

"Bu Ani sedang tahap observasi, mohon doa dari masyarakat Indonesia untuk Bu Ani agar bisa kembali beraktivitas. Mohon maaf jika banyaknya masyarakat yang mau menjenguk namun karena alasan tertentu pihak tim kedokteran untuk sementara melarang. Sekali lagi mohon doa dan terima kasih atas perhatiannya," ucap Andi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar