Beres umroh di Arab Saudi, Paul Pogba lanjut liburan ke Dubai dan Abu Dhabi. Dia pun terkesima dengan Masjid Sheikh Zayed.
Paul Pogba, pesepakbola Manchester United liburan ke Dubai dan Abu Dhabi, setelah melakukan ibadah umroh di Arab Saudi. Bersama keluarga dan rekan senegaranya, Kurt Zouma, dia mendatangi Masjid Sheikh Zayed.
Hal itu terlihat dalam Instagram Stories di Instagram pribadinya, @paulpogba seperti dilihat detikcom, Minggu (26/5/2019). Pogba merekam momen-momen kunjungannya ke Masjid Sheikh Zayed.
Awal mulanya, Pogba bercanda dengan Zouma. Pogba seolah jadi fans, lalu minta berfoto dengan Zouma yang merupakan pemain Chelsea (yang musim 2018/2019 kemarin dipinjamkan ke Everton).
Namun ketika melihat Masjid Sheikh Zayed lebih dekat Pogba pun terkesima. Tak lagi bercanda dengan Zouma, dia begitu takjub melihat masjidnya.
"Masya Allah," begitu kata Pogba.
Lewat Instagram Stories, Pogba menampilkan sudut-sudut keindahan Masjid Sheikh Zayed. Tak ayal, Masjid Sheikh Zayed memang disebut-sebut sebagai salah satu masjid terindah sedunia.
Gaya bangunan masjidnya adalah campuran arsitektural Mughal (India, Pakistan, Bangladesh) dan Moor (Maroko). Menara-menara masjidnya pun ada yang bergaya bangunan ala Mesir dan Turki.
Warna putih mendominasi Masjid Sheikh Zayed. Kolam-kolam di teras masjidnya, makin membuat panorama elok dipandangi.
Bicara soal kemegahan, Masjid Sheikh Zayed memiliki lampu gantung di ruangan salat yang disebut terbesar di dunia dihiasi oleh 40 juta kristal swarovski. Soal karpet, karpet di ruangan salatnya punya luas 5.700 meter persegi yang dikerjakan oleh 12 ribu pengrajin karpet dari Iran selama 16 bulan. Karpetnya terbuat dari wol asli Selandia Baru.
Masjidnya dibangun tahun 1996 dan selesai pada 2007. Bahkan, Masjid Sheikh Zayed punya perpustakaan di bagian utara dengan koleksi buku tentang pengetahuan Islam, sejarah Islam, kebudayaan-kebudayaan Islam dan kaligrafi. Yang unik, terbitan buku-buku di sana ada dalam bahasa Inggris, Prancis, Jerman, Italia dan Korea.
Jumlah kunjungan Masjid Sheikh Zayed mencapai rata-rata 1 juta turis per tahun. Turis yang mau berkunjung ke masjid ini diwajibkan memakai pakaian sopan. Para turis wanita akan dipinjamkan jilbab sebelum memasuki bagian dalam masjid.
China Rancang Kereta Berkecepatan 600 Km/Jam
Soal teknologi, China tak mau kalah dari negara lain. terbaru, sedang dirancang kereta berkecepatan 600 km per jam!
Dilansir dari CNN Travel, Minggu (26/5/2019) China Railway Rolling Stock Corporation (CRRC) sedang merancang kereta high-speed magnetic-levitation (maglev). Jika berjalan lancar, akan diproduksi pada tahun 2021.
Kereta tersebut kini sedang dirancang di Qingdao, kota di bagian timur China. Nantinya, kereta maglev akan beroperasi menghubungkan kota-kota besar di China.
"Contoh Beijing ke Shanghai, dibutuhkan sekitar 4,5 jam dengan pesawat, sekitar 5,5 jam dengan kereta api berkecepatan tinggi, dan hanya akan sekitar 3,5 jam dengan kereta maglev, "kata wakil kepala CRRC, Ding Sansan, bagian kepala tim penelitian dan pengembangan.
Kereta Maglev menggunakan tolakan magnet, untuk melayang dan mengurangi gesekan, serta mendorongnya melaju. 3 Tahun sudah penelitian untuk kereta ini, lima set prototipe sudah disiapkan sebagai dasar teknis untuk badan kereta yang ringan dan berkekuatan tinggi.
Kita tunggu saja!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar