Seorang bocah laki-laki berusia 12 tahun dilaporkan tewas saat baterai ponselnya meledak mengenai wajahnya. Peristiwa nahas tersebut terjadi di desa Matwar, Halia, India.
Dilansir detiKINET dari Times Now News, bocah yang diketahui bernama Monu ini saat kejadian tengah mencoba menguji daya baterainya menggunakan charger Jadoo.
Ia memasukkan dan menjepit baterai ponselnya menggunakan pengisi daya tersebut. Satu jam kemudian, dia memutuskan untuk memeriksa daya dengan menyentuhnya dan dalam waktu cepat baterainya langsung meledak hingga merobek wajahnya.
Siswa kelas enam ini dikabarkan langsung meninggal di tempat kejadian karena luka yang parah di bagian wajahnya.
Mendengar ledakan tersebut anggota keluarga bergegas ke kamar Monu dan menemukannya sudah terbaring tak berdaya penuh darah. Monu segera dibawa ke rumah sakit di Matwar namun sayang nyawanya tak terselamatkan. Keluarga Monu telah melakukan upacara kremasi tanpa memberitahukan kejadian ini kepada pihak polisi.
Kejadian semacam ini di India bukan kali ini saja terjadi. Insiden ponsel meledak hingga menewaskan pengguna juga terjadi pada tahun 2019 di mana seorang pria tewas saat ponsel meledak di saku celananya.
Saat itu ia sedang tertidur. Istri korban memberitahu polisi bahwa peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 02.30. Pria itu menderita luka bakar yang parah dalam ledakan tersebut.
Di tahun 2019 lainnya, seorang pria di Odisha meninggal setelah ponselnya meledak saat mengisi daya. Korban yang diidentifikasi sebagai Kuna Pradhan itu bekerja sebagai buruh bangunan di Paradip.
Ponsel itu meledak saat dia pergi tidur setelah menyalakan ponsel di malam hari. Masalah ini terungkap setelah pekerja lain yang tidur di dekatnya melihat asap di dalam kamarnya. Para saksi mata menemukan pria tersebut tewas dengan wajah dan bagian tubuh lainnya hangus.
https://nonton08.com/movies/hardcore-comedy/
Tim Cook Buka-bukaan Soal Masa Depannya di Apple
- Tim Cook sudah menjabat sebagai CEO Apple selama sepuluh tahun sejak menggantikan Steve Jobs di tahun 2011. Dalam wawancara dengan jurnalis Kara Swisher, Cook pun buka-bukaan soal masa depannya di Apple.
Setelah menghabiskan satu dekade sebagai pemimpin Apple, Cook mengatakan sepertinya ia tidak akan bertahan di posisinya dalam 10 tahun ke depan.
"10 tahun lagi? Mungkin tidak," kata Cook seperti dikutip dari Business Insider, Rabu (7/4/2021).
"Saya bisa mengatakan bahwa saya merasa hebat saat ini. Dan tanggalnya belum ditetapkan. Tapi 10 tahun lagi adalah waktu yang lama, dan mungkin tidak 10 tahun lagi," imbuhnya.
Cook sudah bergabung bersama Apple selama lebih dari 20 tahun. Ia kemudian dipilih sebagai CEO setelah Steve Jobs mundur dari posisinya di tahun 2011 karena penyakit yang dideritanya.
Sejak saat itu, Cook menjadi wajah perusahaan dan memamerkan iPhone, Apple Watch serta deretan produk Apple lainnya. Ia juga memimpin Apple menjadi perusahaan dengan valuasi lebih dari USD 2 triliun.
Tapi saat ini usia Cook sudah menginjak 60 tahun. Wajar jika ia tidak ingin disibukkan lagi dengan urusan memimpin salah satu perusahaan terbesar di dunia begitu usianya menginjak 70 tahun.
Sepertinya Cook akan bertahan selama beberapa tahun lagi sambil memikirkan calon penerusnya. Tahun lalu, Bloomberg mengatakan Apple mulai memikirkan rencana suksesi dengan beberapa kandidat CEO termasuk Jeff Williams dan John Ternus.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar