Senin, 14 September 2020

Anies Larang Warga Isolasi Mandiri, Berapa Sih Kapasitas Tempat yang Tersedia?

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan selama masa PSBB ketat 14 September tidak ada lagi isolasi mandiri. Berdasarkan laporan kasus klaster rumah, beberapa warga dinilai Anies belum memahami betul cara aman isolasi mandiri.
"Kami sampaikan terima kasih kepada gugus tugas nasional, kepada pemerintah pusat yang telah berikan dukungan untuk kita bisa menitipkan warga yang harus isolasi di fasilitas isolasi mandiri, baik di Kemayoran, maupun di hotel, ataupun penginapan, ataupun di wisma dan tempat-tempat lain yang ditunjuk oleh gugus," ucap Anies, saat konferensi pers, di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Minggu (13/9/2020).

Perlu diketahui, Anies menegaskan bagi pasien yang tidak mau menjalani isolasi di tempat yang sudah disediakan, petugas kesehatan bersama dengan aparat penegak hukum akan menjemput paksa pasien tersebut.

Sementara itu, Letjen TNI Doni Monardo, Ketua Satgas Penanganan COVID-19 menjelaskan wisma atlet memiliki kapasitas yang cukup untuk menampung pasien menjalani isolasi. Wisma atlet sendiri diketahui memiliki 7 tower.

"Mereka yang berada di daerah-daerah yang secara mandiri tidak mungkin melakukan isolasi sehingga perlu adanya solusi. Dari awal kami sudah mengantisipasi ini. Bahkan pak presiden pada awal pembukaan menyampaikan bahwa wisma atlet ini kapasitas daya tampungnya besar sekali, ada 7 tower," bebernya di konferensi pers melalui kanal YouTube BNPB Minggu (13/9/2020).

Sebagai gambaran, Doni membeberkan tower 6 dan 7 di samping untuk merawat pasien ringan dan sedang, ada 39 tempat tidur ICU dan 45 tempat tidur untuk isolasi. Doni menyebut ada 84 ruangan yang bisa dimanfaatkan.

"Tower 1,2,3 itu dipakai untuk fasilitas logistik. dipakai untuk dokter istirahat, perawat kemudian pendukung lainnya logistik termasuk juga keamanan," kata Doni.

"Yang baru berfungsi tower 6 dan tower 7 untuk menerima pasien yang tadi gejala ringan dan sedang. Sedangkan tower 4 dan 5 selama ini belum difungsikan walaupun secara menyeluruh sudah siap tetapi ternyata ada hal teknis yang masih perlu perbaikan," lanjutnya.

Gangguan teknis meliputi masalah air yang tersumbat, toilet yang mampet, kabel yang rusak, karena gedung sudah lama tidak digunakan. Namun, untuk tower 5 sendiri disebut sudah mulai beroperasi sejak Sabtu malam (12/9/2020).

"Kapasitas kedua tower ini sekitar 1.600 hingga 1.700," pungkasnya.

Komunitas Gowes Desak Pesepeda Lawan Arah di Tol 'Gentleman' Minta Maaf

Ulah oknum pesepeda yang gowes di tol kemudian melawan arah bikin geram komunitas gowes. Perilaku yang membahayakan diri sendiri dan orang lain tersebut dinilai mencemarkan citra pesepeda pada umumnya.
"Kepada komunitas yang sudah melakukan pelanggaran dengan memasuki Jalur TOL agar dengan jentel segera minta maaf dan tidak mengulangi perbuatannya lagi," tegas Wakil Ketua Paguyuban Pesepeda Bogor (PPBR), Suyono Abet, saat dihubungi detikcom, Minggu (13/9/2020).

Aksi pesepeda lawan arah di tol jadi perbincangan setelah videonya viral di berbagai grup Whatsapp dan media sosial. Dinilai membahayakan, aksi ini banyak dikecam di kalangan pesepeda.

Pesepeda masuk tolViral pesepeda masuk tol. Foto: viral
Dalam video yang viral, para pesepeda tersebut melintas di ruas jalan tol. Tidak diketahui pasti lokasinya, tetapi suara yang terdengar menyebut 'tol Bogor'. Dari marka yang terlihat, tampaknya lokasinya dekat pintu tol.

Para pesepeda yang ada dalam video tersebut mengenakan jersey seragam. Namun tidak jelas betul identitas yang tercantum di jersey. Jenis sepeda yang digunakan adalah mountain bike, bukan road bike sebagaimana direkomendasikan Gubernur DKI Anies Baswedan untuk bisa masuk tol pada waktu-waktu tertentu.

Sementara itu, General Manager Representative Office 1 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division Oemi Vierta Moerdika telah mengkonfirmasi insiden tersebut. Pihaknya bersama kepolisian tengah mengidentifikasi rombongan tersebut.

"Berdasarkan keterangan petugas di lapangan serta pihak kepolisian, rombongan pesepeda tersebut masuk melalui akses masuk jalan Tol Jagorawi KM 47+200 (traffic light Ciawi), dan mencoba melawan arah dengan menyeberang di median pada KM 46+500, menuju tempat istirahat dan pelayanan (TIP) KM 45. Saat ini kejadian tersebut masih dalam pemeriksaan lanjut dari pihak kepolisian," kata Oemi, dalam keterangannya, Minggu (13/9/2020).
https://indomovie28.net/l-o-r-d-legend-of-ravaging-dynasties/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar